SISTEM PENDIDIKAN NON FORMAL PADA KAWASAN KUMUH DI KECAMATAN KEMAYORAN JAKARTA PUSAT

B U D I Y O N O, B U D I Y O N O (2008) SISTEM PENDIDIKAN NON FORMAL PADA KAWASAN KUMUH DI KECAMATAN KEMAYORAN JAKARTA PUSAT. Masters thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[img]
Preview
PDF - Published Version
4Mb

Abstract

ABSTRAK Pendidikan di Indonesia menghadapi tiga tantangan besar yang sangat mendasar, yaitu krisis ekonomi, era globalisasi dan otonomi daerah. Karena hal tersebut, maka perlu dilakukan perubahan dan penyesuaian sistem pendidikan nasional. Disamping kondisi masyarakat Indonesia yang sangat komplek baik dipandang dari segi ekonomi maupun strata sosial. Masyarakat kawasan kumuh, pendidikan formal dan informal kurang memberikan kepuasan akan kebutuhan pendidikan yang diperlukan. Masyarakat kawasan kumuh dengan segala kekurangannya, mengikuti pendidikan non formal menjadi sebuah masalah besar. Hal ini disebabkan belum tersedia sistem pendidikan non formal yang sesuai dengan kondisi dan karakteristik masyarakat pada kawasan kumuh. Untuk menentukan sistem pendidikan non formal yang sesuai dengan kondisi dan karakteristik masyarakat kawasan kumuh, dilakukan penelitian yang tersusun dalam sebuah tesis yang berjudul “Sistem Pendidikan Non Formal pada Kawasan Kumuh di Kecamatan Kemayoran Jakarta Pusat”. Tesis ini bertujuan untuk menentukan jenis sistem pendidikan non formal yang sesuai dengan kondisi dan karakteristik masyarakat kawasan kumuh. Hal yang dilakukan adalah menganalisis komponen sistem pendidikan non formal dan kondisi masyarakat kawasan kumuh di Kecamatan Kemayoran Jakarta Pusat. Sedangkan sasaran penelitian ini adalah untuk melakukan identifikasi sekaligus analisis komponen sistem pendidikan non formal dan komponen masyarakat kawasan kumuh. Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pendekatan analisis kualitatif. Data didapatkan dari wawancara, observasi dan dokumentasi. Nara sumber dalam penelitian ini 33 orang dari masyarakat kawasan kumuh, pemerintah dan LSM yang terlibat baik langsung maupun tidak langsung terhadap keberadaan pendidikan non formal pada masyarakat kawasan kumuh di Kecamatan Kemayoran Jakarta Pusat. Analisis akan dilakukan terhadap komponen sistem pendidikan non formal dan komponen-komponen masyarakat kawasan kumuh di Kecamatan Kemayoran Jakarta Pusat. Kesimpulan penelitian ini bahwa sistem pendidikan non formal eksisting pada kawasan kumuh di Kecamatan Kemayoran Jakarta Pusat adalah sistem pendidikan non formal yang didasarkan pada lingkungan sosial budaya. Artinya sistem pendidikan non formal yang mempunyai program dan kegiatan di sesuaikan dengan lingkungan sosial budayanya. Jika lembaga pendidikan non formal berada pada masyarakat perkotaan, maka program diarahkan pada bidang yang cepat terkena dampak perkembangan ilmu dan teknologi. Kondisi masyarakat kawasan kumuh dengan keterbatasan akses ke pendidikan formal, pendidikan non formal adalah sebuah pilihan ideal. Namun jenis pendidikan non formal yang disediakan adalah sistem pendidikan yang sesuai dengan kondisi masyarakatnya. Sistem pendidikan non formal yang sesuai adalah sistem pendidikan non formal yang didasarkan pada pelayanan, yaitu sistem pendidikan yang bertujuan untuk melayani masyarakat sekitarnya baik program, tujuan, metode, waktu pelaksanaan sesuai dengan kemauan, kemampuan, karakteristik dan kondisi masyarakat. Rekomendasi : seyogyanya pemerintah daerah dan masyarakat menerapkan sistem pendidikan non formal yang didasarkan pada pelayanan, dengan demikian, diharapkan masyarakat kawasan kumuh mendapatkan layanan pendidikan dengan baik. Kata kunci: sistem pendidikan non formal, kawasan kumuh vi ABSTRACT Education in Indonesia facing three major challenges the very fundamental, such as the economic crisis, the era of globalization and regional autonomy. Because of this, then need to be adjustments and changes in national education system. Not with the conditions of a very complex, both are seen in terms of economic and social strata, especially the area of slums, formal and informal education to provide less satisfaction on the human needs of education will be needed. Community slums of the area with all the drawbacks, the desire will enter non-formal education to become a major problem. This is because availability is not yet a non-formal education system in accordance with the conditions and characteristics of people in the slums area. To determine the non-formal education system in accordance with the conditions and characteristics of the community area slums, in which the research is done in a thesis entitled "Non-Formal Education System in the slums area Kemayoran in Central Jakarta District." This thesis aims to analyze the component of non-formal education system and the existing conditions in the slums area Kemayoran Central Jakarta District. While the target of this research is to make the identification of system components and non-formal education component of the slums area. Research conducted using qualitative methods, with the technical approach of qualitative analysis. In this research data obtained from interviews, observation and documentation. Sources in this research area is the slums, the government and NGOs are involved either directly or indirectly against the existence of non-formal education in slums in the area of Kemayoran Central Jakarta District for 33 people. Analysis of the components will be non-formal education systems and components in the slums area Kemayoran Central Jakarta District. Conclusion of this research that non-formal education system in the slums area in Kemayoran Central Jakarta District is a non-formal education system that is based on the socio-cultural environment. Is non-formal education system that is based on the socio-cultural environment. This means that the system of non-formal education program in the match with the social cultural environment, if non-formal education institutions located in urban communities, the program focused on a program that quickly impact the development of science and technology. Conditions with all the dirty areas of limited access to formal education, non formal education system does not fit above. Non-formal education system is the appropriate non-formal education system that is based on the service, the education system that aims to serve the community surrounding the program, goals, methods, execution time in accordance with the will, capability, characteristics and conditions. Recommendations: should local governments and communities to apply non-formal education system that is based on the service, as such, the expected the slums area can follow the program correctly. Keywords: non-formal education system, the slums area.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Urban and Regional Planning
ID Code:24132
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:24 Nov 2010 08:03
Last Modified:21 Jun 2011 16:41

Repository Staff Only: item control page