MEKANISME PERALIHAN KREDIT ( TAKE OVER ) PADA PT BANK MAYAPADA INTERNASIONAL TBK MAYAPADA MITRA USAHA UNIT GEMOLONG

CHRISTIANTO, JOSEPH (2010) MEKANISME PERALIHAN KREDIT ( TAKE OVER ) PADA PT BANK MAYAPADA INTERNASIONAL TBK MAYAPADA MITRA USAHA UNIT GEMOLONG. Masters thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[img]
Preview
PDF - Published Version
275Kb

Abstract

ABSTRAK Mekanisme Peralihan Kredit ( Take Over ) Pada PT Bank Mayapada Internasional Tbk Mayapada Mitra Usaha Unit Gemolong JOSEPH CHRISTIANTO B4B008151 Penelitian ini mengenai Mekanisme Peralihan Kredit (take over) yang terjadi pada PT Bank Mayapada Internasional Tbk. Mayapada Mitra Usaha Unit Gemolong. Peralihan kredit (take over)merupakan salah satu cara yang dilakukan perbankan untuk mendapatkan nasabah dengan track record perkreditan yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji mengenai mekanisme peralihan kredit (take over) dan akibat hukumnya pada PT Bank Mayapada Internasional Tbk. Mayapada Mitra Usaha Unit Gemolong. Penelitian ini bersifat yuridis empiris yaitu memakai data yang diperoleh dengan berpedoman pada segi-segi yuridis serta berpedoman pada segi-segi empiris yang dipergunakan sebagai alat bantu. Oleh karena itu, dilakukan penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder serta dilengkapi dengan penelitian lapangan untuk memperoleh data primer melalui wawancara. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa mekanisme peralihan kredit (take over) dimulai dari permohonan kredit oleh debitur beserta semua kelengkapan syarat-syarat pengajuan kredit, dilakukannya survey ke nasabah. Apabila memenuhi syarat maka dilanjutkan pembuatan proposal kredit yang akan di ajukan kepada komite kredit. Jika disetujui dilanjutkan dengan akad kredit dan pengikatan jaminan yang wajib menghadirkan debitur dan pasangan (serta penjamin jika ada). Setelah melakukan pengikatan jaminan maka debitur dengan didampingi marketing menuju ke kreditur awal untuk melakukan pelunasan dengan dana yang diperoleh dari pihak ketiga. Apabila pelunasan telah dilakukan, wajib meminta slip tanda pelunasan serta asli bukti kepemilikan jaminan untuk selanjutnya dapat dibebani Hak Tanggungan dengan terlebih dahulu dilakukan roya. Akibat hukum dari proses peralihan kredit tersebut adalah berakhirnya perjanjian antara debitur dengan bank awal dan lahir perjanjian kredit baru antara PT Bank Mayapada Internasional tbk Mayapada Mitra usaha Unit Gemolong dengan pihak debitur sehingga Hak Tanggungan lama akan hapus karena sifat accesoir yang dimilikinya. Prinsip-prinsip yang terdapat di peralihan kredit memenuhi unsur-unsur subrogasi. Apabila mekanisme Peralihan kredit (take over) di buat sama dengan mekanisme subrogasi, maka hal ini akan menghemat waktu dan biaya dalam pembebanan Hak Jaminan. Kata Kunci : peralihan kredit, Subrogasi. ABSTRACT THE MECHANISM OF CREDIT TAKE OVER AT PT BANK MAYAPADA INTERNATIONAL TBK MAYAPADA MITRA USAHA AT GEMOLONG UNIT JOSEPH CHRISTIANTO B4B008151 This research is about the mechanism of credit take over at PT Bank Mayapada International Tbk. Mayapada Mitra Usaha at Gemolong Unit. Credit take over is one among some ways usually done by banks to gain customers that are qualified and have good track record in credit maters. The purposes of this research are to analyze the mechanism of credit take over and its law consequence at PT Bank Mayapada International Tbk. Mayapada Mitra Usaha at Gemolong Unit. This research belongs to Juridical empiric. It means the data which is used were collected based on juridical dimension and also empirical dimension. Therefore, the writer used literary research to collect secondary data, and used field research through interview to get the primer data. Based on data analysis the writer concludes that the mechanism of credit take over is started from the debt supplication with completing the credit clauses and then the bank will surveying the debtor. If all complete, then followed with making credit proposal for get the agreement from the credit comitee. The debtor asked to come to the bank with his couple to signature the credit agreement and the guarantee agreement between the debtor and the bank (also the guaranter if needed). Then the marketing accompany the debt to the former creditor to discharge the lending credit by using fund from the third party. If the discharge finished, the debt should ask the discharge note, the authentic evidence of the guarantee and roya. The law consequence of credit take over that was done at PT Bank Mayapada Mitra Usaha at Gemolong Unit is the disappearances of credit agreement between debtor and former creditor, so that the guarantee right charged to guarantee object is completely remove. It is caused by the accesoir characteristic belongs to guarantee right, the other law consequence is the appearances of new credits between debtor and third party. Credit take over principles fullfil the qualifications of subrogation. If credit take over mechanism is being made to subrogation mechanism, it will result in efficient of cost and time usually needed during making guarantee right certificate. Keywords: credit take over, subrogation.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:K Law > K Law (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Notary
ID Code:24117
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:23 Nov 2010 09:44
Last Modified:23 Nov 2010 09:44

Repository Staff Only: item control page