HUBUNGAN HUKUM PARA PIHAK DALAM PEMBIAYAAN KENDARAAN BERMOTOR DENGAN CARA LEASING (STUDI KASUS CV. KARYA REJEKI MOTOR DI KOTA SEMARANG)

Elyviana, Elyviana (2010) HUBUNGAN HUKUM PARA PIHAK DALAM PEMBIAYAAN KENDARAAN BERMOTOR DENGAN CARA LEASING (STUDI KASUS CV. KARYA REJEKI MOTOR DI KOTA SEMARANG). Masters thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[img]
Preview
PDF - Published Version
271Kb

Abstract

ABSTRAK Perekonomian di Indonesia yang semakin sulit membuat pemerintah memperkenalkan suatu lembaga keuangan baru disamping lembaga keuangan bank untuk memenuhi kebutuhan modal atau dana dari para pengusaha yaitu lembaga pembiayaan. Lembaga pembiayaan menawarkan berbagai macam bentuk penyediaan dana untuk barang-barang modal bagi pengusaha, diantaranya adalah sewa guna usaha atau leasing. Ketentuan yang mengatur tentang sewa guna usaha atau leasing ini adalah dua surat keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia nomor: 1169/KMK.01/1991 dan nomor: 634/KMK.013/1990. Permasalahan yang akan dibahas adalah bagaimana hubungan para pihak dalam pembiayaan kendaraan bermotor dengan cara leasing. Dalam penulisan tesis ini penulis menggunakan metode pendekatan yuridis empiris, dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan mengumpulkan data primer dan data sekunder. Metode analisis data dalam penulisan tesis ini menggunakan analisis data kualitatif. Penelitian ini disimpulkan dengan menggunakan metode deduktif dan metode induktif. Kesimpulan yang dapat diambil adalah wanprestasi yang terjadi sebagian besar dilakukan oleh pihak lessee dan yang seringkali terjadi adalah masalah keterlambatan pembayaran uang angsuran pada tiap bulannya. Penyelesaian terhadap wanprestasi yang dilakukan oleh lessee dengan pendekatan secara kekeluargaan, jika tidak mengindahkan maka pihak lessee dikenakan somasi dan denda atas keterlambatan pembayaran, dan obyek leasing dapat ditarik oleh pihak lessor. Saran yang dapat diberikan oleh penulis adalah pihak lessor harus hati-hati melakukan analisa yang cermat terhadap karakter dan kemampuan membayar dari pihak lessee. Kata kunci: Leasing, Pembiayaan Kendaraan Bermotor dengan Cara Leasing, Wanprestasi dalam Leasing ABSTRACT Economic problems that occur in Indonesia has affected troubles for the government of the country to develop a newly financial institution other than banks. Financial institution offers several funding systems in form of capital goods to businessmen, for example, leasing and operational rights loan. Leasing is regulated in a memorandum of understanding signed by two ministers, Minister of Finance Republic Indonesia No. 1169/KMK.01/1991 and No. 634/KMK.013/1990. This research will discuss about correlation between customer, finance agent, and dealer in leasing process for paying credit according to goverment law. This thesis used an empirical juridicial approach, with specification of the research applies an analysis description. Method of data collection is by collecting primary and secondary data, which are subject to a qualitative analysis by using deductive and inductive methods. Conclution which can be taken is most of wan-achievement is earn by lessee and the problem usually is installment delay in payment in every month during the period of leasing. Solution for the wan-achievement problem by doing personal approach, that lessor gives some notice to attention to that matter so the drawing or reauthorizing the object of leasing by lessor. Recommendation by author is lessor must be careful to analyse the character and ability of lessee to pay credit. Keyword: Leasing, Motor Vehicle Financing by Leasing, breach in Leasing.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:K Law > K Law (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Notary
ID Code:24096
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:22 Nov 2010 10:49
Last Modified:22 Nov 2010 10:49

Repository Staff Only: item control page