DEKONSTRUKSI DOMINASI LAKI-LAKI DALAM NOVEL THE DA VINCI CODE KARYA DAN BROWN

Pujiyanti, Fariska (2010) DEKONSTRUKSI DOMINASI LAKI-LAKI DALAM NOVEL THE DA VINCI CODE KARYA DAN BROWN. Masters thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[img]
Preview
PDF - Published Version
429Kb

Abstract

ABSTRAK Novel fenomenal The Da Vinci Code karya Dan Brown menjadi pembicaraan panas sekitar lima tahun lalu. Memang sejak kemunculannya di publik, novel ini mendapatkan reaksi keras dari penganut Kristiani, karena novel ini dianggap telah melecehkan agama mereka. Novel ini mengetengahkan perspektif lain tentang mitologi Kristiani, dengan mendekonstruksi dominasi laki-laki dalam kehidupan khususnya di gereja. Dekonstruksi dominasi laki-laki inilah yang menjadi tema penelitian dan pembahasan tesis ini. Rumusan masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah: bagaimanakah novel The Da Vinci Code mendekonstruksi dominasi laki-laki. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian tesis ini adalah dekonstruksi dengan memanfaatkan teori strukturalisme model A.J. Greimas sebagai landasan untuk menemukan oposisi biner bagi langkah kerja dekonstruksi, dan perspektif feminisme dekonstruksi digunakan sebagai pembacaan feminisme atas hasil analisis dekonstruksi. Hasil analisis struktural menunjukkan adanya dua sumbu pertentangan (oposisi biner) yaitu doxa dan orthodoxa. Hasil analisis dekonstruksi dengan pembacaan perspektif feminisme dekonstruksi menunjukkan adanya dekonstruksi terhadap dominasi laki-laki yang dilakukan oleh doxa meliputi: Yesus menikah dan memiliki keturunan sehingga tidak menafikkan peran Maria Magdalena yang seorang perempuan menjadi mitra Yesus; pengakuan terhadap putri Yesus yang merupakan sebuah pengukuhan terhadap sosok perempuan, karena pada masa Yesus, kelahiran anak perempuan dianggap aib; Maria Magdalena bukan keturunan orang miskin melainkan keturunan bangsawan; Maria Magdalena bukan seorang pelacur melainkan perempuan suci; Yesus berpihak pada perempuan seiring ditunjuknya Maria Magdalena sebagai penggantinya untuk memimpin gereja; konsep ziarah pada makam perempuan yang dianggap tidak tabu; dan proklamasi doxa “so dark the con of man” yang mengindikasikan ketidaksukaan doxa pada patriarki. Novel ini juga memperkenalkan simbol-simbol yang mendekonstruksi dominasi laki-laki seperti: pentacle, the vitruvian man, dan bintang david. Simbol-simbol yang digunakan tadi mengandung arti keharmonisan antara laki-laki dan perempuan. Kata kunci: doxa, orthodoxa, paradoxa, dekonstruksi, dominasi laki-laki ABSTRACT The phenomenal novel The Da Vinci Code by Dan Brown was totally thrilling people around the world five years ago. Since it was published, the novel has got many reactions especially from the Christians, for it is considered to insult the Church. This novel tells about the other perspective of Christian mythology by deconstructing male domination in life especially in Church. Therefore, the deconstruction of male domination in The Da Vinci Code by Dan Brown becomes the main topic and the discussion of this thesis. The problem formulation discussed in this thesis is: how The Da Vinci Code deconstructs male domination. Whereas the approach used in this thesis research is deconstruction by making use of A.J. Greimas structuralism theory as a fundament of finding binary opposition for deconstruction analysis, while deconstructive feminism is used as a reading upon the result of deconstruction analysis. The structural analysis shows that there is a binary opposition, i.e between doxa and orthodoxa. The deconstruction analysis with deconstructive feminism reading shows that there is deconstruction of male domination in the novel executed by doxa. The deconstruction includes: the marriage of Jesus Christ with Mary Magdalene which regards Magdalene as the partner of Jesus; the acknowledgement of Jesus’ daughter which reputes the existence of womanhood, for the bіrth of baby girl was considered a disgrace in Jesus’ period; Mary Magdalene was not a poor family descendant but a royal descendant; Mary Magdalene was not a prostitute but a sacred feminine; Jesus was a feminist as he commanded Mary Magdalene to carry out the Church after his death; the pilgrimage to woman’s tomb is not considered a taboo; and the proclamation of doxa “so dark the con of man” indicates doxa’s dislike to patriarchy. This novel also introduces many symbols which carries male and female harmony in each, like: pentacle, the vitruvian man, and star of David. Keywords: doxa, orthodoxa, paradoxa, deconstruction, male domіnation

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Humaniora
ID Code:23883
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:10 Nov 2010 07:58
Last Modified:07 Feb 2012 13:46

Repository Staff Only: item control page