ANALISIS PENGELOLAAN SAMPAH DENGAN PENDEKATAN SISTEM DI RSUD DR MOEWARDI SURAKARTA

HAPSARI, RIZA (2010) ANALISIS PENGELOLAAN SAMPAH DENGAN PENDEKATAN SISTEM DI RSUD DR MOEWARDI SURAKARTA. Masters thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[img]
Preview
PDF - Published Version
488Kb

Abstract

ABSTRAK Riza Hapsari ANALISIS PENGELOLAAN SAMPAH DENGAN PENDEKATAN SISTEM DI RSUD DR MOEWARDI SURAKARTA xvi + 192 hal + 24 tabel + 8 gambar + 15 lampiran Rumah sakit merupakan sarana kesehatan yang menyelenggarakan kegiatan pelayanan kesehatan. Selain membawa dampak positif, rumah sakit juga membawa dampak negatif yaitu adanya sampah yang dihasilkan dari kegiatan rumah sakit, yang jika tidak ditangani dengan baik akan menimbulkan dampak terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan. Sebagai penyedia jasa pelayanan kesehatan, pihak rumah sakit harus mampu menciptakan lingkungan yang sehat dan aman dari penyakit, yang salah satu caranya adalah dengan melakukan pengelolaan sampah dengan baik. RSUD dr. Moewardi Surakarta telah melaksanakan pengelolaan sampah meski dirasa belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan sampah melalui pendekatan sistem di RSUD dr. Moewardi Surakarta. Jenis penelitian ini adalah observasional, yaitu menggambarkan sistem pengelolaan sampah mulai dari input, proses, dan output untuk mengetahui masalahmasalah yang ada dalam sistem pengelolaan sampah di RSUD dr. Moewardi Surakarta. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari wawancara dan observasi langsung, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen yang ada. Hasil penelitian di RSUD dr. Moewardi ini menunjukan bahwa jumlah timbulan sampah medis sebesar 240,6443 kg/hari, yang tertangani 219,5014 kg/hari (91,214 %) dan yang tidak tertangani 21,1429 kg/hari (8,786 %). Untuk sampah non medis, jumlah timbulannya 1002,271 kg/hari, yang tertangani 969,6567 kg/hari (96,746 %) dan yang tidak tertangani 32,6143 kg/hari (3,254 %). Masalah yang ada pada tahap input adalah tidak dilakukannya perencanaan sumber daya manusia pengelola sampah. Dari segi keuangan, diminimalkannya penggunaan anggaran yang ada (selisih antara perencanaan anggaran dengan dana yang dialokasikan adalah Rp 8.719.500,00), sedangkan pada tahap proses masalahnya berada pada prosedur pelaksanaan pengelolaan sampah di RSUD dr. Moewardi Surakarta yang masih belum optimal (belum sesuai dengan standar yang ditetapkan). Terjadinya masalah-masalah tersebut karena pengelolaan sampah kurang mendapat perhatian dari pihak rumah sakit sehingga perlu adanya peningkatan manajemen pengelolaan sampah dan adanya evaluasi pengelolaan sampah secara reguler supaya tercipta lingkungan rumah sakit yang sehat. Kata kunci : pengelolaan sampah rumah sakit, pendekatan sistem, input, proses, output. ABSTRACT Riza Hapsari SYSTEM ANALYSIS OF SOLID WASTE MANAGEMENT AT DR. MOEWARDI HOSPITAL IN SURAKARTA xvi + 192 pages + 24 tables + 8 figures + 15 Appendix Hospital is a health facility conducting health services. Besides the positive impact, the hospital also give negative impacts from the solid waste generated from hospital activities, which if not handled properly will have an impact on public health and the environment. As a provider of health services, the hospitals should be able to create a health and safe from the disease environment, which one of the ways to do that is by performing a good solid waste management. Dr. Moewardi Hospital Surakarta has implemented solid waste management even though it has not been considered optimal. This study aims to analyze a system based on approach of solid waste management in dr. Moewardi hospital Surakarta. This research was an observational type that describes the solid waste management system starting from the input, process, and output to gain knowledge about the problems existing in the solid waste management systems in dr. Moewardi Surakarta Hospital. Types of data used are primary and secondary data. Primary data obtained from interviews and observation, while the secondary data obtained from existing documents. The results of the research in dr. Moewardi Hospital showed that the arising amount of medical waste for 240.6443 kg/day, which handled 219.5014 kg/day (91.214%) and that was not handled 21.1429 kg/day (8.786%). For non-medical waste, the arising amount was 1002.271 kg/day, which handled 969.6567 kg/day (96.746%) and that was not handled 32.6143 kg/day (3.254%). Existing problems in the input stage was human resource planning of solid waste management had not done. Financially, the reduced use of the existing budget (the difference between the budget planning with the allocated funds was Rp 8,719,500.00), meanwhile at the process stage, the problem lies on the implementation procedures for solid waste management in dr Moewardi hospital Surakarta which was not yet optimal (not in accordance with defined standards). The occurrence of these problems due to lack of the hospital's care in waste management. Therefore, it is necessary to improving waste management and its evaluation on a regular basis in order to create a healthy hospital environment. Keywords : hospital solid waste management, systems approach, input, process, output.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Epidemiology
ID Code:23847
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:09 Nov 2010 10:19
Last Modified:09 Nov 2010 10:19

Repository Staff Only: item control page