AKIBAT PERCERAIAN DISEBABKAN TINDAK KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA Studi Kasus Putusan Nomor : 1098/Pdt.G/2008/PA.Dmk Di Pengadilan Agama Demak

Azizah, Siti Nur (2010) AKIBAT PERCERAIAN DISEBABKAN TINDAK KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA Studi Kasus Putusan Nomor : 1098/Pdt.G/2008/PA.Dmk Di Pengadilan Agama Demak. Masters thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[img]
Preview
PDF - Published Version
452Kb

Abstract

ABSTRAK Pengertian perkawinan menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974, adalah ikatan lahir antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami isteri untuk membentuk keluarga (rumah Tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Perkawinan adalah sah, apabila dilakukan menurut hukum masing-masing dan dicatat menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam agama Islam perkawinan disebut “Nikah” yang berarti melakukan suatu akad atau perjanjian untuk mengikatkan diri antara seorang laki-laki dengan seorang perempuan serta menghalalkan hubungan kelamin antara keduanya, dengan dasar suka sama rela dan persetujuan bersama demi terwujudnya keluarga (rumah tangga) bahagia, diridhoi oleh Allah SWT. Tetapi tujuan tersebut, kadang-kadang terhalang oleh keadaan-keadaan yang tidak dibayangkan sebelumnya, misalnya yang disebabkan putusnya hubungan suami isteri dalam perkawinan tersebut. Perceraian tersebut terjadi, sebagian besar disebabkan oleh adanya tindak kekerasan dalam rumah tangga yaitu kekerasan yang dilakukan suami terhadap isterinya. Menurut Pasal 5 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Dalam Rumah tangga, bentuk-bentuk kekerasan dalam rumah tangga antara lain kekerasan fisik, psikis, seksual dan penelantaran rumah tangga. Sehubungan dengan hal tersebut diatas, maka penulis tertarik melakukan penelitian akibat perceraian yang disebabkan oleh tindak kekerasan dalam rumah tangga, karena kasus ini merupakan kasus yang cukup banyak terjadi di Pengadilan Agama Demak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana akibat hukum perceraian dan alasan perceraian disebabkan oleh tindak kekerasan dalam rumah tangga. Metode pendekatan yang dilakukan penulis adalah metode analisis empiris, sebagai sample dalam penulisan ini adalah 1 (satu) orang Hakim, dan 1 (satu) orang isteri yang melakukan gugatan cerai akibat tindak kekerasan. Dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa tindak kekerasan dalam rumah tangga dapat dijadikan alasan perceraian. Adapun akibat perceraian adalah terhadap putusnya hubungan suami dan isteri, pemeliharaan anak, pembagian harta bersama (gono gini). Kata Kunci : Akibat Perceraian 8 8 ABSTRACT Understanding of marriage by law number 1 in 1974 birth is spiritual bond between a man with one woman as husband and wife to form a family (household) happy and stay on God Almighty.marriage was legal, if done according to the law each and recorded according to the laws and regulations applicable. Marriage in Islam religion called “marriage” which location would necessarily mean making a contract or agreement to bind themselves between a man and awoman justifies the gender relations between them, with the same willing and consensual agreement for realization of families (households) happy, blessed by Allah SWT. But that goal, sometimes hindered by circumstances that are not imagined before, such as those caused by loss of conjugal relations in marriage. Divorce occurs, largely due to the existence of domestic violence is violence by husbands againts wives. According to article 5 of law no 23 year 2004 on the elimination of domestic violence, other forms of domestic violence, among others, physical violence, psychological, sexual and neglect of the household. In connection with the above, the writer interested in conducting research due to divorce due to violence in the household, because this case is a case that quite a lot happening in the Religious Court of Demak. Purpose of this study is to determine how the legal consenquences of divorce and divorce due to domestic violence. Approach of the authors method is empirical and juridical methods of sampling methods, as sample in this writing is 1 (one) out of Demak Religious Court judges and 1 (one) wife did file for divorce due to violence. Of research can be concluded that domestic violence can be used as reason for divorce, the consequences of divorce is a breakup husband and wife, for the mainterance of children, agains the distribution of joint property (gono gini). Keywords : due to divorce

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:K Law > K Law (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Notary
ID Code:23738
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:04 Nov 2010 13:59
Last Modified:04 Nov 2010 13:59

Repository Staff Only: item control page