PERTUMBUHAN RUMAH INTI PADA PERUMAHAN LAYAK HUNI BAGI KELUARGA MISKIN DI DUSUN KAYU GADANG KOTA SAWAHLUNTO

NURASRIZAL, NURASRIZAL (2010) PERTUMBUHAN RUMAH INTI PADA PERUMAHAN LAYAK HUNI BAGI KELUARGA MISKIN DI DUSUN KAYU GADANG KOTA SAWAHLUNTO. Masters thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2173Kb

Abstract

ABSTRAK Program pembangunan 150 unit rumah layak huni bagi warga miskin (GAKIN) di Dusun Kayu Gadang Kota Sawahlunto merupakan salah satu cara untuk membantu masyarakat miskin dalam menyediakan perumahan yang layak bagi keluarga mereka. Perumahan Gakin Kayu Gadang dibangun dengan konsep rumah inti di sebuah lahan bekas tambang dengan status hak pakai. Rumah inti Kayu Gadang memiliki ukuran 24 m2 yang hanya cukup untuk satu kamar tidur dan satu ruang keluarga. Oleh sebab itu, rumah inti harus tumbuh secepatnya sesuai dengan kebutuhan masing-masing penghuni. Dua tahun pasca huni, rumah inti pada perumahan GAKIN Kayu Gadang telah tumbuh dengan berbagai bentuk sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masingmasing penghuni. Sebahagian besar penghuni telah melakukan perluasan dengan penambahan ruang dapur, kamar mandi, ruang tidur, dan lain-lain. Sebagian kecil penghuni juga telah melakukan perombakan terhadap rumah inti yang mereka huni. Mereka memiliki alasan yang berbeda-beda dalam melakukan pertumbuhan terhadap rumah tersebut. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis pertumbuhan rumah inti pada perumahan GAKIN Kayu Gadang dan faktor-faktor yang mempengaruhi penghuni melakukan pertumbuhan terhadap rumah inti yang mereka huni. Data untuk keperluan penelitian diperoleh dengan menggunakan kuesioner yang disebar kepada kepala keluarga penghuni Perumahan Gakin Kayu Gadang yang menjadi sampel penelitian. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling. Penelitian ini dilakukan dengan cara pendekatan positivistik dengan metode penelitian kuantitatif. Untuk keperluan analisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (statistik induktif). Statistik deskriptif digunakan untuk mengetahui jenis pertumbuhan rumah inti Kayu Gadang sedangkan statistik inferensial digunakan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya pertumbuhan terhadap rumah inti Kayu Gadang. Alat analisis yang digunakan adalah Analisis Korelasi Non Parametrik Rank Spearman dan Analisis Faktor. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa jenis pertumbuhan rumah inti yang terjadi pada Perumahan GAKIN Kayu Gadang adalah perluasan (ekspansi) sebesar 98,82% dan perombakan 1,18%. Faktor-faktor yang mempengaruhi penghuni Perumahan GAKIN Kayu Gadang melakukan pertumbuhan rumah inti adalah faktor pendapatan keluarga dan pendukung perumahan serta faktor kebutuhan keluarga dan permasalahan lahan. Apabila dihubungkan antara jenis dan bentuk pertumbuhan rumah inti dengan faktor yang mempengaruhi pertumbuhan rumah inti dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan rumah inti yang dilakukan penghuni selama ini terkesan asal-asalan yang disebabkan oleh ketidakberdayaan dan keterpaksaan. Kata kunci : Pertumbuhan Rumah Inti, Rumah Layak huni, Keluarga Miskin. vii ABSTRACT Decent housing development program for the poor as many as 150 units in Kayu Gadang Area, Sawahlunto city is one way to help the poor to provide decent housing for their families. The housing for poor families in Kayu Gadang built with the concept of core housing in a former mining land with use rights status. All of Core houses in Kayu Gadang have 24 square meters area which are only enough for one bedroom and one living room. Therefore, The core housing have to grow as quickly as possible in accordance with the needs of occupants. After two years of inhabited, the core housing in Kayu Gadang have grown with various forms according to the needs and abilities of each occupants. The greater part of the occupants have expanded their houses with the addition of kitchen, bathroom, bedroom and more. But there are Small partial occupants remodel their core housing. They have different reasons to grow their houses. The purpose of this research is to know what type of growth in Kayu Gadang core housing and the factors that influence the growth of core housing that done by occupants. Data for research purposes is obtained by using questionnaires that distributed to the head of families in Kayu Gadang housing who became the research sample. The sampling technique that used was Accidental sampling. This research was conducted with a positivistic approach and quantitative research method. For the analysis purpose use descriptive statistics and inferential statistics (inductive statistics). Descriptive statistics used to determine the growth of the core housing in Kayu Gadang while inferential statistics are used to determine the factors influencing the growth of the core housing in Kayu Gadang. Analysis tools that used are Spearman’s Rank Correlation Analysis and Factor Analysis. Based on the results of research known that kind of core housing growth that occurred in Kayu Gadang are expansion of 98.82% and remodel of 1.18%. The factors that affect the growth of core housing that done by occupants are factor of family income and housing supporting and factor of family needs and land issues. When connected between the type and forms of core housing growth with the factors that influence the growth of core housing can be concluded that the growth of core housing that done by occupants are carelessly impressed caused by powerlessness and compulsion. Keywords: The Growth of Core Housing, Decent Housing, Poor Families.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Urban and Regional Planning
ID Code:23680
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:03 Nov 2010 08:00
Last Modified:24 Nov 2011 15:20

Repository Staff Only: item control page