KEBERADAAN DAN PERKEMBANGAN PASAR KAGET RAWAJATI JAKARTA

PUTRA, WICAK HARDHIKA (2010) KEBERADAAN DAN PERKEMBANGAN PASAR KAGET RAWAJATI JAKARTA. Masters thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2411Kb

Abstract

ABSTRAK Pasar kaget Rawajati mulai muncul sekitar tahun 70‟an, yang dimulai dari tempat mangkal seorang pedagang sayur keliling. Saat ini telah berkembang menjadi 120 pedagang dengan menempati lahan pinggir jalan seluas 750m2. Seiring waktu dengan bertambahnya tuntutan (demand) terhadap pemenuhan kebutuhan hidup atas meningkatnya jumlah penduduk, maka Pasar Kaget juga mengalami perkembangan secara perlahan. Sejak awal, lokasi pasar kaget Rawajati memang tidak layak untuk digunakan sebagai pasar. Namun meski dengan keterbatasan tersebut, pedagang lama tetap bertahan dan pedagang baru tetap bermunculan. Nampaknya terdapat faktor penarik, baik bagi pedagang maupun konsumen yang menjadikan lokasi pasar kaget Rawajati menjadi tempat favorit untuk melakukan aktivitas perdagangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui permasalahan yang muncul akibat dari keberadaan dan perkembangan pasar kaget Rawajati terhadap di permukiman sekitar pasar kaget Rawajati Jakarta. Dan berdasarkan tujuan penelitian tersebut, maka sasaran yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu terindikasikannya perkembangan pasar kaget, teridentifikasinya permasalahan permukiman serta menjabarkan preferensi masyarakat di permukiman sekitar pasar sebagai dampak perkembangan pasar kaget Rawajati. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deduktif, dimana merupakan pendekatan dengan cara berpikir dari depan dan mencari serta mengkaji variabel penelitian yang berpengaruh. Metode analisis dibagi menjadi dua jenis pendekatan yaitu metode Kuantitatif yang digunakan untuk mengetahui faktor–faktor yang berpengaruh dalam prefrensi masyarakat terhadap perkembangan pasar kaget serta metode Deskriptif Kualitatif yang digunakan untuk mengetahui kondisi lingkungan serta aktifitas perdagangan di pasar kaget serta aktifitas masyarakat di sekitar pasar kaget. Metode ini mencoba melihat keadaan obyek penelitian melalui uraian, pengertian atau penjelasan terhadap analisis yang bersifat terukur maupun tidak terukur. Adapun hasil akhir yang diperoleh adalah diketahui dan dipahaminya permasalahan yang muncul mulai dari potensi perkembangan pasar, karena adanya demand yang selalu meningkat serta hal hal yang mendukung kemudahan pedagang dan pembeli untuk bertransaksi. Dampaknya terhadap permukiman yang akan menurunkan kualitas lingkungan karena tidak ada peningkatan sarana dan prasarana lingkungan. Teridentifikasinya sikap setuju dan tidak setuju masyarakat Rawajati terhadap perkembangan pasar kaget Rawajati. Dengan menstrukturkan permasalahan dapat diketahui kaitan dan hirarki permasalahan serta permasalahan pokoknya yaitu minimnya sarana & prasarana pasar. Sehingga dapat diberikan rekomendasi bahwa apabila pasar kaget Rawajati akan dibiarkan berkembang maka Pemerintah Kota Jakarta Selatan harus memperbaiki sarana dan prasaran pasar serta memperbaiki sistem pengelolaanya. Tetapi apabila Pemerintah Kota Jakarta Selatan belum mampu melakukan pembinaan ini, maka sebaiknya segera mengeluarkan peraturan bahwa tidak diizinkan menambah pedagang baru dan memperketat proses izin mendirikan bangunan (IMB) dan pengawasan pembangunan agar kualitas lingkungan pasar dan permukiman tidak menurun. Kata Kunci: Pengelolaan, lingkungan pasar dan permukiman. vi ABSTRACT Pasar kaget Rawajati was established in 1970s which started by the place of selling of vegetable peddler. Nowadays it has been developed 120 merchantmen in the roadside of 750m2. As time ongoing and the increase of demand to the fulfillment of life needs of the increased population, hence pasar kaget has slowly increased. Since the first time, the location of Pasar kaget Rawajati is not suitable to use as a market. However, with the restrictiveness, the old merchantmen are still defendable and the new merchantmen appear. It seems there are attractive factors, both for the merchantmen and consumers which makes the market becomes the favorite place to perform trading activities. Purpose of the research is to know the problems reveal as the resulting of the existing and development of pasar kaget Rawajati to the settlement in the surrounding of pasar kaget Rawajati Jakarta. According to the research, hence the objectives of the research are the indicated of the development of pasar kaget, the identified of settlement problems and describing community preference of settlement in the surrounding of market as the impact of the development of pasar kaget Rawajati. The research uses deductive quantitative approach where it is an approach of front side thinking ways and searching and analyzing the influential research variables. The analysis method is divided into two types of approach that are quantitative method that used to know the environment condition and trading activities in pasar kaget and community activity in the surrounding of pasar kaget. The method attempts to observe the condition of research objects through review, definition or explanation toward the measured and non measured analysis. The result of research states that it is known and understood the problems reveal started by the potential of market development as the consequence of increased demand and supportive matters the easiness of merchantmen and consumers to conduct a transaction. The impact toward settlement is the decrease of environment quality because there is no increased environment infrastructure. It is identified the attitude of agree and disagree of the Rawajati community for the development of pasar kaget Rawajati. By structuring the problems it may known the relevancy and hierarchy of the problem and major problems that is the minimum of market infrastructure. Therefore it is recommended that if pasar kaget Rawajati is deliberately developed then the local government of South Jakarta should have restructuring the market infrastructure and its management system. But if the local government of South Jakarta has not able to develop this, the government should release a rule that it is not permitted to add new merchantmen and strict the process of building permits and development monitoring therefore the quality of environment in the market is not decrease. Keywords: management, the surroundings of market and settlement.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Urban and Regional Planning
ID Code:23591
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:28 Oct 2010 12:57
Last Modified:24 Nov 2011 11:03

Repository Staff Only: item control page