PENGEMBANGAN KAWASAN TAMAN REKREASI PANTAI KARTINI REMBANG

WIDYA UTOMO, BANGUN (2001) PENGEMBANGAN KAWASAN TAMAN REKREASI PANTAI KARTINI REMBANG. Undergraduate thesis, Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Undip.

[img]
Preview
PDF - Published Version
61Kb

Abstract

Pariwisata merupakan sektor industri yang banyak mengahsilkan devisa bagi negara, sehingga pemerintah berusaha untuk meningkatkan sektor ini melalui langkah-langkah kebijakan pembangunan pariwisata. Usaha-usaha yang telah dilakukan pemerintah untuk mengembangkan industri pariwisata di Indonesia diantaranya yaitu mengadakan sarana akomodasi yang memadai, promosi, kemudahan perjalanan, penambahan dan pengembangan kawasan pariwisata dan terus mengupayakan produk wisata baru. Pembangunan sektor pariwisata nasional ini tidak terlepas dari peran dan program peningkatan serta pengembangan potensi pariwisata di seluruh wilayah Indonesia. Pariwisata juga merupakan sektor andalan dalam pembangunan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah yang sangat diperlukan dalam menyongsong otonomi daerah. Rembang yang terletak pada jalur Semarang – Surabaya merupakan kawasan yang mempunyai perkembangan wilayah dinamis yang tidak bisa terlepas dari kehidupan pantai. Perkembangan pariwisata di daerah rembang ini tertinggal dari daerah-daerah lain walaupun sebenarnya banyak potensi wisata yang dapat dikembangkan diantaranya adalah Taman Rekreasi Pantai Kartini. Usaha pengembangan harus mengacu pada prinsip pembangunan yang berkelanjutan menjamin kelestarian lingkungan serta dapat menjamin terlaksananya koordinasi antar sektor demi dapat menunjang tercapainya kesejahteraan rakyat secara nyata. Taman Rekreasi Pantai Kartini yang terletak di tepi jalan Pantura merupakan tempat wisata yang dapat digunakan sebagai lokasi pengembangan kawasan wisata. Terdapat beberapa faktor yang dapat menunjang pengembangan kawasan tersebut antara lain :  Lataknya yang strategis di pusat kota Rembang dengan jarak sekitar 500 m  Jaringan transportasi darat yang memadai karena lokasinya yang berada di pusat kota  Pantainya masih alami dan belum dikelola dengan baik  Keadaan pantainya yang stabil dan tidak mudah tererosi Pada saat sekarang ini Taman Rekreasi Pantai Kartini telah ramai dikunjungi wisatawan terutama pada hari libur dan mencapai puncaknya pada saat sepekan setelah lebaran, karena terdapat acara rutin yaitu Lomban. Pada kawasan ini sudah ada beberapa fasilitas pendukung seperti mushola, kantor pengelola, warung makan pos retribusi dan lain-lain. Untuk dapat lebih meningkatkan pariwisata di daerah ini perlu adanya pengembangan dengan mempertahankan bangunan konservasi yang terdapat pada eksisting untuk menggali dan mengembangkan potensi alam yang telah ada. Dari uraian di atas diketahui bahwa Taman Rekreasi Pantai Kartini Rembang perlu atau di pandang cukup layak untuk dijadikan pengembangan obyek wisata pantai dan dibutuhkan adanya penataan kawasan dan penambahan fasilitas penunjang. Oleh karena itu untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan perencanaan dan perancangan kawasan Taman Rekreasi Pantai Kartini. 1.2. TUJUAN DAN SASARAN PEMBAHASAN Tujuan pembahasan ini adalah untuk mengadakan penyusunan data dan menganalisis potensi-potensi yang dimiliki Pantai Kartini Rembang, dikaitkan dengan kebijakan pemerintah yang ada untuk dijadikan landasan dalam perencanaan dan perancangan pengembangan Taman Rekreasi Pantai Kartini sebagai pantai wisata regional dengan menambah berbagai fasilitas yang belum ada sehingga diharapkan Taman Rekreasi Pantai Kartini ini dapat menjadi transit point ke obyek wisata lain di wilayah pantura, dan untuk mewujudkan visi pengembangan kawasan sebagai kawasan historis sekaligus wisata alam dan budaya. Sedangkan sasaran pembahasannya adalah untuk merumuskan Landasan Program Perencanaan dan Perancangan Pengembangan obyek wisata Pantai Kartini dengan memperhatikan dan mempertimbangkan potensi dan kendala yang ada. 1.3. LINGKUP PEMBAHASAN Penekanan lingkup pembahasan diarahkan para perencanaan dan perancangan obyek wisata Taman Rekreasi Pantai Kartini menjadi suatu kawasan wisata bahari yang mengarah pada jenis wisata alam. 1.4. METODE PEMBAHASAN Metode pembahasan yang digunakan adalah metode deskriptif dan komparatif, yang dilakukan dengan analisis, sintesis, perbandingan kemudian penyimpulan, untuk memperoleh rumusan yang mendukung tujuan pembahasan. data diperoleh dari studi pustaka, pengamatan langsung serta wawancara. Pendataan primer maupun sekunder ditampilkan dalam bentuk perian, skema, tabel maupun foto. Data ini kemudian dianalisis dan ditarik kesimpulan yang akhirnya berguna untuk penyusunan program perencanaan dan perancangan. 1.5. SISTEMATIKA PEMBAHASAN Pembahasan dibagi dalam sistematika sebagai berikut : 1. Bab I. Pendahuluan Berisi latar belakang masalah, tujuan dan sasaran pembahasan, lingkup pembahasan, serta sistematika pembahasan. 2. Bab II. Studi Pustaka dan Studi Banding Berisi tinjauan umum wisata, berupa studi pustaka tentang wisata, wisata tirta, wisata pantai, fasilitas pendukung, studi pustaka perencanaan kawasan dan studi perbandingan obyek wisata pantai di Ancol. 3. Bab III. Tinjauan TRP Kartini dan Kebijakan Daerah Berisi tentang Kebijakan Pemerintah Daerah Jawa Tengah, Kebijakan Pemerintah Daerah Rembang, Kepariwisataan Kabupaten Rembang serta tinjauan Obyek wisata TRP Kartini Rembang. 4. Bab IV. Kesimpulan Batasan dan Anggapan Berisi kesimpulan, batasan dan anggapan yang dapat ditarik pada pembahasan sebelumnya. Baik kesimpulan batasan dan anggapan ini digunakan untuk memperoleh arah serta pendekatan bab selanjutnya. 5. Bab V. Pendekatan Program Perencanaan dan Perancangan Arsitektur Berisi pendekatan program perencanaan dan perancangan arsitektur, menjabarkan dasar pendekatan dan pendekatan esensi substansi berupa pendekatan kebutuhan, hubungan jumlah, dan besaran ruang. Pendekatan ini dilengkapi dengan pendekatan ruang dalam dan ruang luar, struktur dan utilitas, serta program ruang yang akan digunakan dalam tahap grafis selanjutnya. 6. Bab VI. Landasan Program Perencanaan dan Perancangan Arsitektur Berisi konsep dasar perancangan, persyaratan dan ketentuan perancangan, program ruang dan kebutuhan luasan tapak yang akan digunakan dalam tahap grafis selanjutnya.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:N Fine Arts > NA Architecture
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
ID Code:23327
Deposited By:Admin Agus P arsitek
Deposited On:20 Oct 2010 09:30
Last Modified:20 Oct 2010 09:30

Repository Staff Only: item control page