PENGARUH PENGGULUDAN DAN PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUNIBUHAN DAN PRODUKSI I I LIAUAN RUMPUT PAKAN PADA TANAH LIN

Kusmiyati, Florentina and Mulatsih, Rahayuning Tri and Darmawati, Adriani (2001) PENGARUH PENGGULUDAN DAN PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUNIBUHAN DAN PRODUKSI I I LIAUAN RUMPUT PAKAN PADA TANAH LIN. Documentation. FAKULTAS PETERNAKAN.

[img]
Preview
PDF - Published Version
181Kb
[img]PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

675Kb

Abstract

Plants growing ini saline conditions usually face toxicity problems, especially sodium (Na) toxicity that often leads to crop failure. The research was conducted to evaluate the effect of bed type and manure on growth and herbage yield of forage crop in coastal areas. The experiments was arranged in split plot design with three replications. The first factor as main plot was bed type : Cl (without bed type) and G2 (with bed type). The second factor as sub plot was dosage of manure which was divided into 4 levels K1 (0 kg N/ha), K2 (50 kg N/Ha), K3 (100 kg N/ha) adn K4 (150 kg N/ha). The parameters were observed in this experiment : plant height, leaf number, fresh yield, dry yield, level of death and Sodium content in soil (ppm). Data were analyzed by analysis of variance. The differences among means were determined by using Duncan's Multiple Range Test. The results showed that the application of manure increased leaf number, fresh yield and dry yield significantly (p < 0.05). Application of manure decreased the level of death and Na content in soil significantly ( p < 0.05). There was no effect of using bed type on leaf number, fresh yield, dry yield, level of death and Na content in soil. Key words : bed type, manure, growth, herbage yield, saline soil Tanah yang terdapat di daerah pantai digolongkan sebagai tanah salin. Masalah tanah salin di daerah pantai adalah kandungan garam yang dapat larut dalam jumlah yang cukup besar. Garam yang dapat larut yang berjumlah besar kebanyakan dari Natrium. Pertumbuhan tanaman pada kondisi salin akan terhambat dikarenakan oleh keracunan ion Natrium (Na). Oleh sebab itu perlu dicari pemecahan untuk mengurangi keracunan ion Na pada tanah salin. Penelitian yang dilaksanakan bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan guludan dan berbagai dosis pupuk kandang terhadap pertumbuhan dan produksi hijauan pakan pada tanah salin. Penelitian dilaksanakan di daerah wisata pantai Kota madia Semarang. Jenis rumput pakan yang digunakan adalah rumput gajah. Rancangan yang digunakan adalah rancangan split plot dengan 3 ulangan. Perlakuan meliputi faktor pertama yaitu Guludan sebagai petak utama yaitu G1 (tanpa guludan) dan G2 (penggunaan guludan). Faktor kedua yaitu pupuk kandang yang ditempatkan pada anak petak meliputi K1 (tanpa pupuk kandang), K2 (pupuk kandang setara dengan 50 kg N/ha), K3 (pupuk kandang setara dengan 100 kg N/ha) dan K4 (pupuk kandang setara dengan 150 kg N/ha). Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah pertumbuhan (tinggi tanaman dan jumlah daun), produksi hijauan (berat segar dan produksi bahan kering), persentase kematian tanaman dan kadar Natrium (ppm). Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan sidik ragam, kemudian dilanjutkan dengan uji wilayah ganda Duncan.Pemakaian pupuk kandang secara nyata (p < 0.05) meningkatkan jumlah daun, berat segar dan bahan kering hijauan rumput gajah pada tanah salin. selain itu meningkatnya pupuk kandang akan menurunkan persentase kematian dan kadar Natrium (Na) tanah. Jumlah daun, berat segar dan bahan kering hijauan rumput gajah tertinggi dicapai pada perlakuan K4 (pupuk kandang 150 kg N/ha) berturut-turut adalah 15 helai/tanaman, 19.4 g/tanaman dan 4.0 g/tanaman. Sedangkan persentase kematian dan kadar Na terendah juga pada perlakuan K4 yaitu 18.3 % dan 9500 ppm. Pemakaian guludan dengan 2 baris tanaman meningkatkan tinggi tanaman rumput gajah pada tanah salin. Tetapi perlakuan pengguludan tidak mempengaruhi jumlah daun, berat basah dan bahan kering hijauan serta persentase kematian dan kadar Na tanah. Kadar Natrium (Na) tanah yang digunakan pada penelitian ini sangat tinggi sehingga pengguludan dengan 2 baris tanaman tidak mampu meningkatkan pertumbuhan dan produksi hijauan rumput gajah. Pada tanah dengan kadar Na yang tinggi sebaiknya digunakan guludan miring. Kata kunci: pengguludan, pupuk kandang, pertumbuhan, hijauan, tanah salin Jurusan Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Diponegoro. Penelitian ini dibiayai oleh Direktorat jenderal Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan Nasional. Nomor kontrak 059/XXIIIJ1/2001 Tahun 2001.

Item Type:Monograph (Documentation)
Subjects:S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions:Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture
ID Code:21535
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:01 Sep 2010 08:11
Last Modified:01 Sep 2010 08:11

Repository Staff Only: item control page