ANALISIS KETERJAMINAN PANGAN RUMAH TANGGA KAITANNYA DE NGAN SISTEM PANGAN DI KABUPATEN DATI II RE MBANG, JAWA TENGAH (THE LINKAGES OF HOUSE HOLD FOOD REGENCY SECURITY WITH FOOD SYSTEM IN REMBANG REGENCY, CENTRAL OF JAVA)

PRASETYO , EDY and MUKSON, MUKSON and MULYATNO S., BAMBANG (2000) ANALISIS KETERJAMINAN PANGAN RUMAH TANGGA KAITANNYA DE NGAN SISTEM PANGAN DI KABUPATEN DATI II RE MBANG, JAWA TENGAH (THE LINKAGES OF HOUSE HOLD FOOD REGENCY SECURITY WITH FOOD SYSTEM IN REMBANG REGENCY, CENTRAL OF JAVA). Documentation. FAKULTAS PETERNAKAN.

[img]
Preview
PDF - Published Version
262Kb
[img]PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

1117Kb

Abstract

Belakangan ini akibat }crisis moneter dan ekonomi dikhawatirkan banyak rumah tangga menglconsumsi pangan di bawah norma kecukupan. Hal Mi. disebabkan oleh harga pangan semakin mahal tanpa diikuti oleh kemampuan daya bell yang memadai. Situasi ini dapat menurunkan kualitas gizi masyarakat yang dapat menyebabkan terganggunya aspek kesehatan, status gizi, produktivitas keria dan aktivitas lain sehari¬hari. Penelitian ini bertujuan untuk: I) mengalisa keterjaminan pangen rumah tangga, 2) mengidentitikasi laktor-faktor penentu yang mempengaruhi terhadap keterjaminan pangan rtunah tangga, clan 3) menilai sistem pangan dari aspek produksi, distribusi dan konsumsi pangan rumah tangga. Penelitian dilakukan di Kabupaten Dati II Rembang Penelitian dilakukan dengan metode survei. Penentuan lokasi Kecamatan ditentukan secara purposive sampling berdasarkan daerah pertanian (Kecamatan Pancur) dan perikanan/pantai (Kecamatan Kragan). Selanjutnya. mink masing-masing Kecamatan dia:nbil 2 desa sevara purposive sampling dengan didasarkan pada jundah penduduk miskin terbanyak baik didesa IDT manpun non IDT. Sampel diambil secara acak sebanyak 30 rumah tangga pada setiap kecarnatan. Unit analisis pada tingkat rumah tangga. Data yang diambil meliputi data primer dan data sekunder. Analisis data dilakukan secara. diskriptif dan analisis statistik.Hasil penelitian menunjuldam : 1) keterjaminan pangan rumah tangga di Kecamatan Parlour lebih rendah bila dibandingkan di Kecamatan Kragaa (1,30 c. 2,28), dengan distuibusi keterjaminan pangan nmiah tangga untuk Kecamatan Patient. adalah 46,47% berlebih, 10,10% seimbang dan 43,33% lcuranetidak terjamin, dan Kecamatan Kragan adalah 90,00% berlebih, 6,67% seimbang dan 3,33% kurang/tidak terjamin., 2) Keterjaminan pangan rumah tangga secara serempak dipengaruhi variabel luas lahan tanaman pangan, produktivitas lahan, tingkat dependensi rasio, pendidikan kepala keluarga, pola konsumsi pangan pokok dan lokasi, sedangkan secara parsial hanya dipengaruhi oleh variabel jumlah anggota keluarga dan pendapatan keluarga,` dan 3) Kebutuhan energi yang bersumber dari pangan bergs pada tingkat Kabupaten Rembang lebih besar dari pada ketersediaannya dengan NICE sebesar 0,98 dan baths aman NKE 0,81, secara keseluruhan bila sumber energi diperoleh dari penis pangan betas, jagung, ketela pohon dan ketela rambat, kebutuhan energi Kabupaten Rembang dapat terpenuhi dengan NICE sebesar 1,48 dan baths aman NICE sebesar 1,77. Dari basil penelitian ini disarankan perlu dilakukan upaya pemantauan secara intensif dan berkesinambungan khususnya pada Tomah tangga keterjaminan pangannya rendah (food in scurity) melalui pemberdayaan ekonomi rumah tangga, perbaikan sarana dan prasarana wilayah, manpun kebijakan pemerintah seperti jaring pengaman sosial bidang pangan, tingkat. harga. dan supply pangan pokok secara memadai, dan untuk inenjamin keterjaminan pangan di wilayah Kabupaten Rembang perlu membudayakan pangan non betas (jagung, ketela pohon, ketela rambat) sebagai subtitusi dari path pangan bet-as

Item Type:Monograph (Documentation)
Subjects:S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions:Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture
ID Code:21514
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:01 Sep 2010 07:20
Last Modified:01 Sep 2010 07:20

Repository Staff Only: item control page