KULTIVASI, KAIUKTERISASI DAN PEMBUATAN PUSTAICA, GENOM BAKTERI-BAKTERI TERMOFILIK ISOLAT JAWA TENGAH SERTA STUDI POTENSI ENZIM-ENZIM TERMOSTABIL

.Aminin, Agustina L.N and Madayanti, Fida and Mulyani, Nies Suci (2007) KULTIVASI, KAIUKTERISASI DAN PEMBUATAN PUSTAICA, GENOM BAKTERI-BAKTERI TERMOFILIK ISOLAT JAWA TENGAH SERTA STUDI POTENSI ENZIM-ENZIM TERMOSTABIL. Documentation. FAKULTAS MIPA.

[img]
Preview
PDF - Published Version
252Kb
[img]PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

1557Kb

Abstract

The isolation of thermophiles from the hot springs around Central Java is a continued attempt of the advance exploration of their prospective. The reproducible thermophilic cultures of two hot springs from Gedongsongo, Ambarawa volcanic area has been got using some synthetics medium. Two kinds of basic medium with various minimum nutrition were used for culturing the bacteria, both are anaerobic and aerobically. The first basic medium was BSM (Basal Salt Medium) with pH 6 and the other using DSMZ 261 pH 4. A number of single isolates have been chosen for further identification from each culture according to their difference colony morphology. Afterward, this collection was identified their phenotypic and genotypic characters. According to the cell morphology examination, all isolates is gram negative with coccus or bacilli cell types. Most of them have been extracted their chromosomal DNA and used as a template for the amplification of their complete 16S rRNA gene sequence. Fifteen isolates have been characterized genotypically as the new unique strains of Indonesia. Those are: eight strains-that closely related to the Geobacillus, five strains closely related to Alicyclobacillus, one Thermus dan the other is unidentified bacteria. The extracellular enzymes char‘cterization toward few strains showed that some of them having amylase, proteas and/or galactosidase. Isolasi mikroba termofilik dari sumber air panas sekitar Jawa Tengah merupakan upaya lanjut dalam rangka eksplorasi lebih mendalam terhadap berbagai potensi yang dimiliki oleh bakteri tersebut. Kultur mikroba dari dua sumber air panas di kawasan vulkanik Gedongsongo, Ambarawa telah berhasil dikultivasi dalam beberapa medium sintetik sehingga didapatkan koleksi kultur yang reproducible. Koleksi kultur tersebut diperoleh dari dua macam media kultivasi yang didisain mirip dengan kondisi air sumber dengan penambahan nutrisi minimal yang bervariasi dan ditumbuhkan balk secara aerobik maupun anaerobik. Media pertama merupakan BSM (Basal Salt Medium) dengan pH dibuat 6 sedangkan media kedua adalah media DSMZ 261 dengan pH 4. Beberapa isolat tunggal telah dipilih dari masing-masing kultur medium berdasakan perbedaaan bentuk koloni. Koleksi isolat tunggal selanjutnya dildentifikasi balk secara fenotipik maupun genotipik (gen lengkap 16S rRNA). Berdasarkan uji morfologi, seluruh koleksi isolat tunggal merupakan gram negatif dengan variasi bentuk batang dan coccus. Sebagian besar isolat berhasil diisolasi DNA kromosomnya dan digunakan sebagai templat untuk amplifikasi gen lengkap 16S rRNA. Namun beberapa diantaranya belum berhasil diisolasi DNA kromosomnya sehingga tidak bisa dilakukan identifikasi genotipik. W genotipik telah berhasil dilakukan terhadap 15 isolat dan telah teridentifikasi sebagai strain-strain baru sebagai strain unik Indonesia. Strain yang berhasil diperoleh diantaranya delapan strain masuk golongan Geobacillus, 5 strain merupakan golongan Alicyclobacillus, satu strain Thermus dan satu lagi merupakan kelompok unidentified bacteria. Uji terhadap potensi enzim ekstraseluler terhadap beberapa strain menunjukkan bahwa diantaranya memiliki enzim ekstraselular amilase, protease, dan/atau galaktosidase.

Item Type:Monograph (Documentation)
Subjects:Q Science > Q Science (General)
Divisions:Faculty of Science and Mathematics > Department of Mathematics
ID Code:20960
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:25 Aug 2010 08:23
Last Modified:25 Aug 2010 08:23

Repository Staff Only: item control page