Analisis Kelayakan Usaha Ikan Hasil Tangkapan Cantrang dan Purse Seine di Kawasan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tegalsari Kota Tegal.

Khasanah, Nur (2010) Analisis Kelayakan Usaha Ikan Hasil Tangkapan Cantrang dan Purse Seine di Kawasan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tegalsari Kota Tegal. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF
34Kb

Official URL: http://fpik.undip.ac.id

Abstract

Cantrang dan purse seine merupakan alat tangkap yang banyak digunakan nelayan di perairan Tegal. Ikan-ikan hasil tangkapan cantrang dan purse seine oleh sebagian penduduk Tegalsari diolah dalam bentuk usaha pengasinan dan usaha fillet. Usaha pengolahan pengasinan dan pembuatan fillet yang dilakukan di Kelurahan Tegalsari menggunakan bahan baku dari berbagai jenis ikan yang berbeda, sehingga biaya, pendapatan dan keuntungan yang diperoleh akan berbeda pula. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis biaya dan pendapatan sebagai dasar perhitungan ekonomi suatu kelayakan usaha pengolahan pangasinan dan pembuatan fillet ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aspek teknis dan ekonomi yaitu modal, biaya, penerimaan, keuntungan serta menganalisis kelayakan usahanya serta mengetahui usaha mana yang lebih menguntungkan dilihat dari aspek teknis dan aspek ekonomis usaha pengolahan pengasinan, dan pembuatan fillet ikan. Materi yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah unit usaha pengolahan pengasinan dan pembuatan fillet. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif yang bersifat studi kasus sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode survey, observasi. Metode analisis yang digunakan aspek ekonomi dianalisis dengan melihat besarnya modal, biaya, pendapatan dan keuntungan. Serta aspek kelayakan usaha dengan menghitung Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio (Net B/C R), Internal Rate of Return (IRR) serta Payback Period (PP). Hasil penelitian didapatkan modal usaha pengasinan sebesar Rp 88.829.382,00 /tahun, total biaya sebesar Rp 4.140.421.799,00/tahun, pendapatan sebesar Rp 4.169.550.000,00/tahun dan keuntungan sebesar Rp 29.128.201,00/tahun. Sedangkan pada usaha fillet diperoleh modal sebesar Rp 90.209.444,00/tahun, total biaya sebesar Rp 2.772.455.816,00/tahun, pendapatan sebesar Rp 2.799.591.667,00/tahun dan keuntungan sebesar Rp 27.135.850,67,00/tahun. Analisis kelayakan usaha menunjukkan bahwa usaha Pengolahan Pengasinan dan fillet masih layak diusahakan dengan nilai NPV rata-rata sebesar Rp 62.217.576 untuk pengasinan dan Rp 54.686.823 untuk NPV rata-rata fillet, nilai B/C R rata-rata sebesar 1,004 untuk pengasinan dan untuk fillet rata-rata sebesar 1.005, sedangkan IRR rata-rata untuk pengasinan sebesar 29,55 % untuk fillet IRR rata-rata 28,31 % dengan discount factor sebesar 15 % dan nilai PP rata-rata adalah 3 tahun 6 bulan untuk pengasinan dan untuk fillet PP rata-rata 3 tahun 8 bulan.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords:Pengasinan, Fillet, Analisis kelayakan usaha
Subjects:S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions:Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Fisheries
ID Code:20703
Deposited By:Ilmu Kelautan Admin
Deposited On:20 Aug 2010 13:20
Last Modified:20 Aug 2010 13:20

Repository Staff Only: item control page