MENGAPA WANITA MEMILIH MOW?(Studi Kasus pada 8 Akseptor KB MOW di Desa Japura Lor Kecamatan Pangenan Kabupaten Cirebon Tahun 2005

Budianti , Novi (2005) MENGAPA WANITA MEMILIH MOW?(Studi Kasus pada 8 Akseptor KB MOW di Desa Japura Lor Kecamatan Pangenan Kabupaten Cirebon Tahun 2005. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
11Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

Kontrasepsi mantap wanita (kontap wanita) yang juga dikenal dengan sebutan MOW (Metoda Operasi Wanita) merupakan metoda kontrasepsi yang dikenal paling efektif dan ekonomis dibandingkan metoda kontrasepsi lainnya. Namun kesertaan akseptor terhadap MOW masih sangat rendah dibandingkan metoda lainnya seperti suntik dan implan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang faktor-faktor yang diduga melatarbelakangi akseptor KB Desa Japura Lor Kabupaten Cirebon memilih Metoda Operasi Wanita (MOW) sebagai alat kontrasepsi. Tipe penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan desain studi kasus dan menggunakan metoda kualitatif. Subyek penelitian adalah delapan akseptor KB MOW di Desa Japura Lor Kabupaten Cirebon, ditambah dengan wawancara mendalam pula terhadap informan cross-check yaitu suami dan tenaga kesehatan. Pemilihan subyek penelitian dilakukan secara purposive. Prosedur penentuan subyek penelitian yaitu dengan cara Snowball Chain Sampling(sampel bola salju). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan wawancara mendalam (indepth interview). Sebagian besar subyek penelitian berumur lebih dari 35 tahun, berpendidikan tidak tamat SD, rata-rata jumlah anak hidup 3 orang, bermatapencaharian pedagang. Sebagian subyek penelitian memiliki riwayat penyakit dan penyulit persalinan. Sebagian besar subyek penelitian memiliki pengetahuan yang cukup dalam hal mekanisme kerja MOW, syarat akseptor MOW, manfaat menggunakan MOW, akibat jika tidak menggunakan MOW, tempat tindakan dan tenaga pelaksana MOW. Motivasi utama sebagian besar subyek penelitian adalah karena keinginan sendiri (alasan ekonomi keluarga) dan karena terpaksa (alasan kesehatan). Mereka memiliki sikap positif terhadap MOW. faktor-faktor lain yang diduga melatarbelakangi perilaku mereka adalah adanya dukungan suami, nakes (tenaga kesehatan), biaya gratis, dan faktor budaya yaitu pergeseran nilai sebagian besar subyek penelitian tentang pandangan 'banyak anak banyak rejeki'. Hal yang perlu diupayakan adalah institusi terkait agar lebih dapat meningkatkan komitmen terhadap pelaksanaan program MOW dengan meningkatkan kerja sama lintas sektor dan lintas program yang telah baik terbina selama ini. Kata Kunci: perilaku, akseptor, MOW, Desa Japur Lor Why Women Choose MOW?(A Case Study on 8 Family Planning Program Accseptors of MOW at Desa Japura Lor, Sub District at Pangenan, Cirebon District in 2005) A women steady contraception, that is also well-known as MOW (Women Surgery Method) is a contraception method that is very effective and economical compared to the other contraception methods.However, the acceptor's participation in MOW is still low compared to the other methods like injection and implant. The aim of the research is to obtain a description about some factors caused MOW acceptors at Desa Japura Lor, Cirebon district choose Women Surgery Methods (MOW) as the contraception device. Type of the research is descriptive with case study design and in qualitative method. The research subject were 8 Family Planning Program acceptors of MOW at Desa Japura Lor, Cirebon district. The selection of research subject was purposively. The determination procedure of research subject was performed by Snowball Chain Sampling. The research data collecting technique was indepth interview. Most the researh subjects were in the age of more than 35 years old, not graduated from Elementary School, the average of living children were 3 peoples, and they work as merchant.Most research subjects have a disease story and child-birth difficulty. Most of research subjects have an enough knowledge in the case of mechanism of MOW, the requirements of MOW's acceptor, the advantage of MOW, the effect if they do not use MOW, the place of MOW servicing and its health staff. The main motivations or the research subjects are a matter of family economics and health. Also they have a positive tendency of MOW. The other factors that also back their behaviour are the support from husband and health staff, free charge, and also culture factor which there is perception change about 'more children more wealth'(banyak anak banyak rejeki). One thing that should be more increased is making more good cooperation between determinate institutions as well as possible. Keyword: behaviour, acceptor, MOW, Desa Japura Lor

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:20356
Deposited By:admin FKM undip
Deposited On:13 Aug 2010 10:00
Last Modified:13 Aug 2010 10:00

Repository Staff Only: item control page