PENGEMBANGAN JARINGAN INTRANET DENGAN MENGGUNAKAN EMULASI ROUTER GUNA MENGAKSES SISTEM JARINGAN GLOBAL INTERNET

Santosa Markus , Stefanus and Utomo , Budi and Wahyudi , Wahyudi (1998) PENGEMBANGAN JARINGAN INTRANET DENGAN MENGGUNAKAN EMULASI ROUTER GUNA MENGAKSES SISTEM JARINGAN GLOBAL INTERNET. Documentation. UNIVERSITAS DIPONEDDRO .

[img]
Preview
PDF - Published Version
123Kb
[img]PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

568Kb

Abstract

En general local area network has many computers but it can't access wide area network or Internet. Because the networks that might be of interest exhibit so many differences, it is impractical to consider merging them into a sing le network but local area network and Internet can communicate in intranet systems. Special mechanisms are needed for communication across multiple networks, that is router. Network Address Translation (NAT) allows a network with non-global addresses to connect to the Internet. This is done by assigning one or more globally valid addresses, the internal and external IP ad- dresses, to the external interface of the router and specifying how addresses and port numbers are to be translated. Two separate tables are maintairmd for each interface running NAT. One table, the NAT configuration list, is entered as part of the router configuration. The other table is constructed dynamically by the router with one entry for each active translated connection. Router can emulate with personal computer ( 5x86/133 MHz processor ) and data control communication unit (IPRoute) base on layer three of the open system interconnection protocol. The hypothesis multiuser function, with router emulation, and single user function are equal is rejected. The observed significance level is 3.000E-14 with F-ratio - 184.721. Means of multiuser function transfer rate - 0.985 kbps and single user function - 14.20 kpbs. Researcher Pada umumnya jaringan !computer lokal memiliki banyak komputer tetapi tidak begitu sai a dapat berkoneksi dengan jaringan global internet. Karena jaringan lokal dan jaringan global Internet masing-masing memiliki karakteristik atau perbedaan yang sangat banyak, maka bukan suatu hal yang praktis apabila kedua minks jaringan ini dipaksakan mengadi satu jaringan, melainkan keduanya dapat saling belkomunikasi dalam lingkungan sistem Intranet. Mekanisme khusus diperlukan untuk mengkomEnikasikan berbagai jaringan, yakni router. Proses ini dapat berlangsung karena program emulatormeidliki penteradrah alamat jaringan (MAT = network address translation). NAT memungkinkan jaringan dengan alamat lokal (LAN) berhubungan dengan internet. Hal ini dapat dilaksanakan dengan menandai satu atau lebih alamat jaringan global yang valid, baik alamat internal maupun eksterrzal dari Internet Protokol (IP), ke antarmuka eksternal dari router danmembuat spesifikasi terjemahannya. Terdapat du tabel yang harus dikelola oeh setiap antarmuka yang s enjalankan NAT. Tabel yang pertama, daftar konfigurasi NAT, dimasukkan ebagai bagian dart konfigurasi router. Tabel yarn dzsusun secara dinamis oleh router dengan satu masukan untuk setiap hubungan yang aktif. Router dapat diemulasikan dengan komputer pribadi (prosesor Sx86/133 MHz) dan unit pengendali komunikasi data (IPRoutel berbasis lapisan ketiga dari protokol open system interconnection. Hipotesis yang menyatakan bahwa tidak terdapat beda nyata antara transfer rate fungsi multiuser dan single user ternyata ditolak. Dari basil pengudian diperoleh tingkat signifikansi 3.000E-14 dengan F-ratio - 784.721. Dana mean sampel diperoleh rata - rata transfer rate fungsi multiuser sebesar - 0.985 kbps, sedangkan fungsi single user sebesar = 14,207 kbps. Peneliti

Item Type:Monograph (Documentation)
Subjects:H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions:Document UNDIP
ID Code:20317
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:13 Aug 2010 08:50
Last Modified:13 Aug 2010 08:50

Repository Staff Only: item control page