Hubungan Antara Kerapatan Rumput Laut Sargassum sp dengan Kelimpahan Crustacea di Pantai Bandengan Jepara.

Kristanto., Anton (2010) Hubungan Antara Kerapatan Rumput Laut Sargassum sp dengan Kelimpahan Crustacea di Pantai Bandengan Jepara. Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[img]
Preview
PDF
31Kb

Official URL: htt://pfpik.undip.ac.id

Abstract

Perairan Pantai Bandengan Jepara terletak di daerah utara Pulau Jawa. Sesuai dengan kebanyakan perairan tropis, jenis biota yang ada beragam dengan populasi masing-masing jenis. Sumberdaya hayati yang terdapat di perairan pantai Bandengan Jepara antara lain rumput laut Sargassum sp, Crustacea, serta organisme-organisme lainnya yang hidup di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kerapatan rumput laut Sargassum sp dan kelimpahan Crustacea yang terdapat di pantai Bandengan Jepara serta hubungan antara kerapatan rumput laut Sargassum sp dengan kelimpahan Crustacea di pantai Bandengan Jepara. Penelitian ini dilakukan di pantai Bandengan Jepara pada bulan September 2007. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey lapangan dan metode pengambilan sampel adalah sistematik sampling. Lokasi sampling terdiri dari 3 stasiun yaitu stasiun A (kerapatan rumput laut Sargassum sp jarang) sebanyak 120 individu/100 m2, stasiun B (kerapatan rumput laut Sargassum sp sedang) sebanyak 365 individu/100 m2, stasiun C (kerapatan rumput laut Sargassum sp padat) sebanyak 872 individu/100 m2. Hasil penelitian didapatkan kelimpahan Crustacea pada ketiga stasiun di perairan pantai Bandengan Jepara didapatkan 14 spesies terdiri dari 4 famili yaitu Amphipoda, Isopoda, Cumacea, dan Decapoda. Famili Amphipoda terdapat 6 spesies yaitu Byblis sp, Photis sp, Aceros sp, Ampelisca sp, Callisoma sp, Oediceropsis sp. Famili Isopoda terdapat 5 spesies yaitu Gnathtia sp, Apanthura sp, Cirolana sp, Anthura sp, Idotea sp. Famili Cumacea terdapat 2 spesies yaitu Iphone sp, Bodotria sp, dan Famili Decapoda terdapat 1 spesies yaitu Etisus sp. Hasil penelitian didapatkan nilai Indeks Keanekaragaman (H’) dan nilai Indeks Keseragaman (e) pada stasiun A kelimpahan Crustacea 57 individu/ 5887.5 cm3, Indeks Keanekaragaman (H’) sebesar 2,520 dan Indeks Keseragaman (e) sebesar 0,982. Pada stasiun B kelimpahan Crustacea 74 individu/ 5887.5 cm3, Indeks keanekaragaman (H’) sebesar 2,604 dan Indeks Keseragaman (e) sebesar 0,987. Pada stasiun C kelimpahan Crustacea 122 individu/ 5887.5 cm3, Indeks Keanekaragaman (H’) sebesar 2.628 dan Indeks Keseragaman (e) sebesar 0,995. Hasil perhitungan regresi linier antara kerapatan rumput laut Sargassum sp dengan kelimpahan Crustacea diperoleh persamaan adalah sebagai berikut, y = a + bx menjadi y = 0.0877x + 44.675, F hitung = 202.307 dan F tabel = 161.44 pada taraf kepercayaan 95%, dapat disimpulkan bahwa F hitung > F tabel berarti menolak H0 dan menerima H1 maka hipotesanya adalah terdapat hubungan yang nyata antara kerapatan rumput laut Sargassum sp dengan kelimpahan Crustacea yang ada di pantai Bandengan Jepara

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords:Kerapatan rumput laut Sargassum sp dan Kelimpahan Crustacea
Subjects:S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions:Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science
ID Code:20249
Deposited By:Mr Setyo Wardoyo
Deposited On:12 Aug 2010 13:48
Last Modified:12 Aug 2010 13:48

Repository Staff Only: item control page