PSIS CENTRE DI SEMARANG

ADIPRADANA, ISMET (2005) PSIS CENTRE DI SEMARANG. Undergraduate thesis, Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Undip.

[img]
Preview
PDF - Published Version
59Kb

Abstract

Sepakbola saat ini baik di seluruh dunia maupun khususnya di Indonesia tidak hanya sebuah olahraga, namun telah menjadi suatu industri dan kebanggaan masyarakat. Sekarang ini setiap kota di Indonesia berlomba-lomba memajukan klub sepakbola di daerahnya. Begitupun dengan PSIS, suatu klub sepakbola yang berada di Semarang. Secara umum, itulah gambaran yan telah ada dikota-kota peserta Liga Indonesia. Mereka semua berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik demi memberi kebanggaan bagi masyarakatnya. Prestasi yangbaik tentu tidak datang dengan sendirinya, sebuah klub sepakbola pasti membutuhkan sarana dan prasarana latihan yang baik serta manajemen yang baik pula. Pelatihan dan manajemen yang baik di level klub, juga akan bermuara pada prestasi Tim Nasional Indonesia. Saat ini, berbagai fasilitas yang dimiliki oleh PSIS seperti secretariat, mes pemain, tempat latihan dan sebagainya masih menyebar di berbagai lokasi yang saling berjauhan. Hal tersebut membuat kinerja para pelaku kegiatan di dalam PSIS tidak dapat maksimal karena kurangnya koordinasi. Selain itu orang merasa kesulitan bila ingin mencari informasi mengenai segala sesuatu tentang PSIS. Untuk itulah perlu dirancang suatu tempat yang dapat mewadahi segala kegiatan PSIS, yaitu PSIS Centre. PSIS Centre adalah suatu pusat segala kegiatan PSIS. Di dalam PSIS Centre terdapat seluruh fasilitas yang dibutuhkan pemain untuk berlatih dan bertempat tinggal, juga terdapat fasilitas bagi para pengurus, penggemar, wartawan, maupun masyarakat awam. Adanya PSIS Centre juga akan memudahkan bagi masyarakat yang ingin mencari informasi tentang PSIS maupun pengetahuan tentang hal-hal yang berkaitan dengan sepakbola karena di dalam PSIS Centre juga terdapat perpustakaan. Selain itu, PSIS Centre juga menjadi kebanggaan baru yang dapat melambangkan identitas kota Semarang. Arsitektur bangunannya direncanakan akan menggunakan penekanan desain neo-vernakular supaya dapat melambangkan identitas arsitektur bergaya tradisional khas Jawa Tengah. 1.2 Tujuan dan Sasaran  Tujuan Menggali, mengidentifikasi, dan menganalisa maalah-masalah yang berkaitan dengan perencanaan dan perancangan PSIS Centre.  Sasaran Merumuskan konsep dan program dasar perencanaan dan perancangan sebagai landasan konseptual bagi perancangan PSIS Centre dalam Desain Gambar Studio Tugas Akhir. 1.3 Manfaat  Secara Subyektif Untukmemenuhi salah satu persyaratan mengikuti Tugas Akhir di Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Diponegoro. Juga sebagai pedoman dan acuan selanjutnya dalam Studio Tugas akhir Periode 91.  Secara Obyektif Dapat bermanfaat sebagai tambahan pengetahuan dan wawasan bagi para pembacanya. 1.4 Lingkup Pembahasan  Substansial Pembahasan ditekankan pada hal-hal yang berada d dalam lingkungan pemikiran arsitektur.  Spasial Secara administrative, PSIS Centre direncanakan berada diwilayah administrative kota Semarang. 1.5 Metode Pembahasan Metode yang digunakan dalam pembahasan adalah deskriptif analisis, yaitu dengan mengumpulkan, menganalisa dan menyimpulkan data yang diperlukan dan berkaitan. Data yang dilakukan meliputi data primer dan sekunder dengan cara : a. Data Primer  Wwancara dengan narasumber terkait untuk mebdapatkan informasi yang diperlukan.  Observasi lapangan b. Data Sekunder  Pengumpulan data sekunder dilakukan dengan cara mempelajari buku-buku yang berkaitan dengan teori, konsep, standar perencanaan dan perancangan suatu kompleks latihan sepakbola terpadu, selain itu juga studi referensi dari internet. 1.6 Sistematika Pembahasan BAB I PENDAHULUAN Menguraikan tentang latar belakang, tujuan dan sasaran, manfaat, lingkup pembahasan, metode pembahasan, sistematika pembahasan dan alur pikir. BAB II TINJAUAN PUSTAKA Menguraikan tentang pengertian PSIS Centre, sandart perancangan pusat latihan sepakbola nasional, dan arsitektur neo-vernakular. BAB III DATA DAN ANALISA Menguraikan tentang data-data baik fisik maupun non fisik mengenai PSIS dan hal-hal yang berkaitan, studi banding dan analisa tentang data-data yang telah didapat. BAB IV KESIMPULAN, BATASAN DAN ANGGAPAN Menguraikan tentang kesimpulan bahasan permasalahan, serta berisi batasan yang merupakan ruang lingkup bagi perencanaan program perancangan. Anggapan yang dimaksud adalah permasalahan yang berhubungan dengan sesuatu yang memberatkan untuk dilaksanakannya proses perencanaan dan perancangan PSIS Centre. BAB V PENDEKATAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN Menguraikan tentang titik tolak pendekatan, pendekatan perencanaan dan perancangan yang meliputi pelaku, kegiatan, sirkulasi, fasilitas dan ruang, hubungan ruang, kapasitas ruang, besaran ruang, tata ruang luar, persyaratan bangunan, struktur dan bahan bangunan, utilitas, bentuk dan ruang, penekanan desain arsitektur neo-vernakular, dan tapak. BAB VI KONSEP DAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR Mnguraikan tentang konsep dasar perancangan yang meliputi tujuan perancangan, dasar perancangan, actor-faktor penentu perancangan dan program dasar perancangan.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:N Fine Arts > NA Architecture
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
ID Code:19990
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:10 Aug 2010 15:38
Last Modified:10 Aug 2010 15:38

Repository Staff Only: item control page