PENGEMBANGAN PT KARYA MUKTI ABADI SEBAGAI SENTRA INDUSTRI KAROSERI DUMP TRUK UNTUK WILAYAH JAWA TENGAH DI UNGARAN

NURAINI, AMELIA (2005) PENGEMBANGAN PT KARYA MUKTI ABADI SEBAGAI SENTRA INDUSTRI KAROSERI DUMP TRUK UNTUK WILAYAH JAWA TENGAH DI UNGARAN. Undergraduate thesis, Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Undip.

[img]
Preview
PDF - Published Version
54Kb

Abstract

Pembangunan di sektor industri merupakan prioritas utama pembangunan ekonomi tanpa mengabaikan pembangunan di sektor yang lain. Sektor industri besar dengan jumlah tenaga kerja 100 orang atau lebih, industri sedang dengan jumlah tenaga kerja 20-99 orang, industri kecil dengan jumlah pekerja 5-19 orang, dan industri besar dan sedang di Jawa Tengah pada tahun 2002 tercatat sebesar 3.537 unit perusahaan dengan 586,43 riu orang tenaga kerja. (jawa tenah Dalam Angka 2004, BPS) Pada masa sekarang banyak kita temui bermacam-macam sektor industri besar khususnya industri karoseri mobil. Ramainya pangasa pasar otomotif di Indonesia yang hampir tiap tahun mengalami perkembangan, baik jenis, model, kualitas dan harga dari mobil itu sendiri. Dari hal itu dapat dipastikan tingkat permintaan pasar akan mobil semakin meningkat terus seiring dengan bertembahnya penduduk. Kotamadya Semarang sebagai Ibukota dan sebagai pusat perkembangan Propinsi Jawa Tengah, yang pada kawasan industrinya sudah memiliki berbagai fasilitas pendukung perindustrian dan dengan prospek pasar yang sangat mendukung sudah selayaknya dikembangkan sebuah industri karoseri untuk kendaraan berat (khususnya dump truk) dengan kapasitas besar dan kualitas yang baik untuk dapat memenuhi tuntutan kebutuhan sarana transportasi industri di Jawa Tengah. PT. Karya Mukti Abadi (PT. KMA) merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang industri karoseri untuk kendaraan berat (khususnya dump truk) di Jawa Tengah. Perusahaan yang berdiri sejak th 1994 ini pada awalnya hanya berproduksi untuk mencukupi pangsa pasar wilayah Semarang. Seiring dengan banyaknya permintaan dump truk sebagai salah satu sarana transportasi, maka PT. KMA pada tahun 2000 mulai menambah jumlah produksi dan mengembangkan perusahaan dengan memperluas pangsa pasar hingga Jawa Tengah. Namun demikian ada kendala yang harus dihadapi PT.KMA dalam usahanya untuk melakukan pengembangan tersebut. Kendala yang terbesar adalah dalam hal penyediaan lahan. Lahan yang ada sekarang dinilai kurang memadai untuk menampung jumlah produksi yang kian bertambah. Dari uraian tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa di Semarang dibutuhkan sebuah industri karoseri yang sesuai kebutuhan akan sarana transportasi kendaraan berat khususnya dump truk di Jawa Tengah pada umumnya dan Semarang pada khususnya. 1.2 Tujuan dan Sasaran 1.2.1 Tujuan Tujuan pembahasan adalah menggali dan mengkaji aspek-aspek fisik maupun non fisik dari Industri Karoseri Dump Truk untuk wilayah Jawa Tengah di Ungaran untuk mengungkapkan permasalahan perencanaan dan perancangan Industri Karoseri Dump Truk yang representative. 1.2.2 Sasaran Sasaran penulisan LP3A ini adalah mengarah pada suatu kesimpulan yang mendukung yang proses perencanaan dan perancangan Pengembangan Industri Karoseri Dump Truk untuk wilayah Jawa Tengah di Ungaran. 1.3 Manfaat 1.3.1 Secara Obyektif a. Memberi pengertian akan industri karoseri khususnya dump truk dan segala hal yang berkaitan dengan industri karoseri serta perkembangan yang terjadi. b. Memberi alternative upaya untuk meningkatkan perekonomian Propinsi Jawa Tengah melalui pembangunan suatu fasilitas industri karoseri khusus dump truk yang memiliki prospek yang baik untuk dilaksanakan. 1.3.2 Secara Subyektif a. Penyusunan naskah ini digunakan sebagai landasan program perencanaan dan perancangan arsitektur yang akan dilanjutkan dalam bentuk grafis. b. Sebagai salah satu persyaratan kelulusan yang harus dipenuhi dalam mata kuliah Tugas Akhir 1.4 Metoda Penyusunan Metoda penyusunan Landasan Program Perencanaan dan Perancangan Pengembangan PT. Karya Mukti Abadi Sebagai Sentra Industri Karoseri Dump Truk di Ungaran ini menggunakan metoda : 1.4.1 Descriptive and documentative method Yaitu dengan mengamati dan merekam konteks lingkungan, bangunan sekitar tapak serta kebutuhan masyarakat Jawa Tengah sesuai dengan karakternya dipandang dari sudut arsitektural, yang kesemuanya itu mengacu pada pembentukan industri karoseri khusus dump truk di Ungaran ini. 1.4.2 Case Study Research Yaitu survey lapangan dan wawancara dengan berbagai pihak yang terkait, dalam hal ini PT. Hydraxle Perkasa dan PT. Karya Mukti Abadi yang dilakukan untuk mendapatkan data primer mengenai topic yang dibahas. 1.4.3 Studi Literatur Dilakukan untuk mendapatkan data sekunder, dalam hal ini berupa studi kepustakaan yang berkaitan erat dengan industri karoseri dump truk dan kondisi lingkungan, standar ruang serta pengumpulan data informasi dan peta dari instansi terkait. 1.5 Sistematika Pembahasan Sistematika pembahasan dalam penyusunan Landasan Program Perencanaan dan Perancangan Arsitektur (LP3A) ini adalah sebagai berikut : BAB I PENDAHULUAN Menguraikan tentang latar belakang pembahasan, tujuan dan sasaran, lingkup pembahasan, metode pembahsan serta sistematika pembahasan. BAB II TINJAUAN PUSTAKA Menguraikan tentang teori-teori untuk mengkaji aspek-aspek perencanaan dan perancangan arsitektur dan studi komparasi. BAB III DATA Menguraikan tentang data fisik dan non fisik Kabupaten Semarang yang berkaitan dengan perencanaan dan tinjauan tentang rencana pembangunan Pengembangan PT. Karya Mukti Abadi Sebagai Sentra Industri Karoseri Dump Truk Untuk Wilayah Jawa Tengah. BAB IV KESIMPULAN, BATASAN DAN ANGGAPAN Menguraikan tentang kesimpulan, batasan dan anggapan yang diperlukan agar Landasan Program Perencanaan da Perancangan yang disusun lebih terarah dan tidak melebar. BAB V PENDEKATAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR Menguraikan tentang Dasar Pendekatan yang meliputi dasar filosofi dan dasar fungsional, Pendekatan Lokasi dan Tapak, Pendekatan Kebutuhan Ruang, meliputi pelaku, aktivitas, kebutuhan ruang, kapasitas dan besaran ruang serta hubungan kelompok ruang, Pendekatan Persyaratan Bangunan meliputi utilitas, fisiologi bangunan, struktur, bahan bangunan dan sistem pengamanan, Pendekatan Tata Ruang Luar meliputi pola tapak, lanskap dan ruang terbuka, serta Pendekatan Arsitektural. BAB VI KONSEP DAN PROGRAM DASAR PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR Mnejelaskan konsep dan dasar perancangan yang berisi rekapitulasi program ruang dan besaran tapak.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:N Fine Arts > NA Architecture
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
ID Code:19950
Deposited By:arsitek Agus Pramono arsitek
Deposited On:10 Aug 2010 10:03
Last Modified:10 Aug 2010 10:03

Repository Staff Only: item control page