Hubungan Persepsi Tentang Konseling Gizi dan Persepsi Ancaman Penyakit dengan Kepatuhan Diit dan Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Melitus RS DR Kariadi Semarang

Retnauli, Rohani (2004) Hubungan Persepsi Tentang Konseling Gizi dan Persepsi Ancaman Penyakit dengan Kepatuhan Diit dan Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Melitus RS DR Kariadi Semarang. Undergraduate thesis, diponegoro university.

[img]
Preview
PDF
28Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

213Kb

Official URL: http://wwwgiziundip.com

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu penyakit degeneratif yang bersifat kronik. Ketidakpatuhan pasien pada perencanaan diit merupakan kendala pada pelayanan DM. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan konseling gizi. Persepsi tentang konseling gizi dan persepsi ancaman penyakit akan mempengaruhi perilaku pasien yang berupa kepatuhan atau ketidakpatuhan pada perencanaan diit dan akan berdampak pada kadar gula darah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan persepsi tentang konseling gizi dan persepsi ancaman penyakit dengan kepatuhan diit dan kadar gula darah. Jenis penelitian adalah cross sectional. Sampel diambil secara purposif yaitu sebesar 30 orang. Skor rerata dan kategori untuk masing-masing variabel yaitu: persepsi tentang konseling gizi 3.0+0.26 dikategorikan positif, persepsi ancaman 2.9+0.22 dikategorikan negatif, kepatuhan diit 3.13+0.38 dikategorikan patuh, dan kadar gula darah 195+68.62 mg/dl dikategorikan buruk. Berdasarkan uji korelasi rank spearman didapatkan nilai p<0.05 pada hubungan persepsi tentang konseling gizi dengan kepatuhan diit (p=0.005 dan r=0.498) dan persepsi ancaman penyakit dengan kepatuhan diit (p=0.000 dan r=0.605) sehingga disimpulkan bahwa ada hubungan signifikan antara variabel-variabel tersebut. Sedangkan pada uji korelasi rank spearman antara persepsi konseling gizi dengan kadar gula darah (p=0.227 dan r=0.227) dan persepsi ancaman penyakit dengan kadar gula darah (p=0.654 dan r=-0.085) didapatkan p>0.05 sehingga disimpulkan tidak ada hubungan signifikan antara variabel-variabel tersebut. Persepsi bukanlah satu-satunya faktor yang dapat mempengaruhi kadar gula darah. Masih banyak faktor lain yang dapat mempengaruhi kadar gula darah. Kata kunci : Konseling gizi, persepsi, kepatuhan diit, kadar gula darah

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords:Konseling gizi, persepsi, kepatuhan diit, kadar gula darah
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
ID Code:19198
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:06 Aug 2010 10:11
Last Modified:06 Aug 2010 10:18

Repository Staff Only: item control page