FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN JENIS KONTRASEPSI YANG DIGUNAKAN PADA PASANGAN USIA SUBUR (FACTORS INFLUENCING THE CHOICE OF CONTRACEPTION TYPE USED BY FERTILE AGED COUPLE)

Kusumaningrum, Radita (2009) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN JENIS KONTRASEPSI YANG DIGUNAKAN PADA PASANGAN USIA SUBUR (FACTORS INFLUENCING THE CHOICE OF CONTRACEPTION TYPE USED BY FERTILE AGED COUPLE). Undergraduate thesis, Medical Faculty.

[img]
Preview
PDF
170Kb

Official URL: http://www.fk.undip.ac.id

Abstract

Latar belakang: Dilaporkan jenis kontrasepsi yang paling banyak digunakan adalah suntik padahal suntik bukanlah Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) sehingga perlu pengkajian lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi Pasangan Usia Subur (PUS) dalam memilih jenis kontrasepsi yang digunakan. Tujuan: Menganalisis hubungan faktor umur istri, jumlah anak, tingkat kesejahteraan keluarga, Jamkesmas, tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan, dukungan pasangan, dan agama dengan pemilihan jenis kontrasepsi yang digunakan pada PUS. Metode:Observasional analitik dengan desain potong lintang dengan sampel PUS yang menjadi akseptor KB (Keluarga Berencana), dan bertempat tinggal di lokasi penelitian. Penentuan lokasi penelitian berdasarkan data BKKBN untuk Kecamatan Blado tahun 2008. Lokasi yang dipilih adalah lokasi dengan CPR (Contraceptive Prevalence Rate) di atas CPR nasional. Berdasarkan data tersebut didapatkan Desa kambangan, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang. Dari lokasi penelitian diperoleh sebagian besar akseptor KBnya berada dalam kelompok umur 30–49 tahun, ini berbeda dengan data nasional yang sebagian besar berada dalam kelompok umur 20–39 tahun. Penentuan sampel secara acak sederhana. Besar sampel minimal 69 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner penelitian yang telah diuji validitasnya. Cara pengambilan data adalah wawancara dengan responden. Data diuji dengan menggunakan analisis Chi Square (􀁆2) dan uji Fisher dilanjutkan dengan uji Binary Logistic. Hasil: Sebagian besar responden memilih non MKJP sebagai jenis kontrasepsi yang digunakan. Faktor tingkat kesejahteraan keluarga, kepemilikan Jamkesmas, tingkat pengetahuan, dukungan pasangan, dan pengaruh agama tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan pemilihan jenis kontrasepsi yang digunakan pada PUS. Faktor umur istri, jumlah anak, dan tingkat pendidikan memiliki hubungan yang bermakna dengan pemilihan jenis kontrasepsi yang digunakan pada PUS dan setelah dilakukan uji Binary logistic diketahui bahwa umur istri merupakan faktor yang paling berpengaruh. Simpulan: Pada penelitian ini faktor yang memiliki hubungan yang bermakna dengan pemilihan jenis kontrasepsi yang digunakan pada PUS adalah umur istri (p=0,011), jumlah anak (p=0,049), dan tingkat pendidikan (p=0,081). Sedangkan faktor tingkat kesejahteraan keluarga (p=1,000), kepemilikan Jamkesmas (p=0,485), tingkat pengetahuan (p=0,537), dukungan pasangan (p=1,000), dan pengaruh agama (p=1,000) tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan pemilihan jenis kontrasepsi yang digunakan pada PUS.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords:Jenis kontrasepsi, Pasangan Usia Subur, umur istri, jumlah anak, tingkat kesejahteraan keluarga, Jamkesmas, tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan, dukungan pasangan, pengaruh agama.
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Faculty of Medicine > Department of Medicine
Faculty of Medicine > Department of Medicine
ID Code:19194
Deposited By:Mr Kristiawan .
Deposited On:06 Aug 2010 09:45
Last Modified:06 Aug 2010 09:45

Repository Staff Only: item control page