Pengukuran Performansi Aktivitas Proyek Menggunakan Metode Earned Value Management Systems (EVMS) (Studi Kasus Proyek Penurapan Sheet Pile Tepi Sungai Selor, Kab. Bulungan, Kalimantan Timur, PT Hutama Karya)

KURNIAWAN, DWI NUGROHO (2009) Pengukuran Performansi Aktivitas Proyek Menggunakan Metode Earned Value Management Systems (EVMS) (Studi Kasus Proyek Penurapan Sheet Pile Tepi Sungai Selor, Kab. Bulungan, Kalimantan Timur, PT Hutama Karya). Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
23Kb

Abstract

PT. Hutama Karya merupakan perusahaan di bidang jasa konstruksi dimana dalam implementasi pelaksanaan proyeknya menggunakan metode analisis variansi yang hanya mampu menjawab pertanyaan apakah proyek pada saat pelaporan masih sesuai dengan anggaran atau jadwal, namun belum mampu mengungkapkan performansi kegiatan yang dilakukan. Untuk meningkatkan afaktivitas dalam pengendalian proyek dan mengetahui sejauh mana efisiensi penggunaan sumber daya perlu dilakukan pengukuran performansi biaya dan jadwal secara terpadu. Adapun dalam pengukuran biaya dan proyek secara terpadu menggunakan metode Earned Value Management System (EVMS). Konsep earned value menyajikan tiga dimensi yaitu penyelesaian fisik dari proyek (the percent complete) yang mencerminkan rencana penyerapan biaya (budgeted cost), biaya aktual yang sudah dikeluarkan atau yang disebut dengan actual cost serta apa yang didapatkan dari biaya yang sudah dikeluarkan atau yang disebut earned value. Hasil dari penelitian ini adalah diketahui performansi proyek penurapan sheet pile sungai selor kab. Bulungan, Kalimantan Timur yang dikerjakan oleh pihak Hutama Karya kurang baik. Hal ini dapat dilihat dari indeks performansi jadual dan biaya yang menunjukkan nilai 0,7398 dan 0,9843 yang kurang dari satu mengindikasikan terjadinya keterlambatan jadwal dan pembengkakan biaya dari rencana pelaksanaan proyek ini. Selain Adapun perkiraan keterlambatan jadwal selama 190 hari dengan perjiraan pembengkakan total biaya sebesar 289.171.166,00 rupiah. Dari hasil pengukuran performansi dan peramalan aktivitas proyek yang menunjukkan keterlambatan jadwal dan pembengkakan biaya maka dilakukan analisa optimasi biaya dan waktu (crashing analysis). Crashing analysis menunjukkan bahwa percepatan optimim untuk proyek penurapan sheet pile sungai selor kab. Bulungan, Kalimantan Timur adalah 587 hari dengan biaya total terendah sebesar Rp. 18.395.382.730,00, Jadi keterlambatan jadwal dapat dioptimalkan menjadi 47 hari sedangkan pembengkakan total biaya dapat dioptimalkan juga menjadi Rp 195.168.090,00.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords:earned value, performance measurement, project management
Subjects:T Technology > T Technology (General)
T Technology > TS Manufactures
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering
Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering
ID Code:19125
Deposited By:Admin teknik industri
Deposited On:06 Aug 2010 08:52
Last Modified:06 Aug 2010 08:52

Repository Staff Only: item control page