ANALISIS KETERSEDIAAN DAN KAPASITAS PEMENUHAN INFRASTRUKTUR DI KAWASAN BISNIS BETENG SURAKARTA

Tri Nalarsih, Retno (2007) ANALISIS KETERSEDIAAN DAN KAPASITAS PEMENUHAN INFRASTRUKTUR DI KAWASAN BISNIS BETENG SURAKARTA. Masters thesis, PROGRAM PASCA SARJANA UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2171Kb

Abstract

Kawasan Bisnis Beteng Surakarta merupakan pasar yang sangat potensial, memiliki ciri tersendiri, dan sangat besar mengundang wisatawan baik dalam kota maupun luar kota, sehingga semakin tinggi minat pengunjung yang datang maka semakin tinggi pula penghuni di dalamnya, yang berdampak pada tingginya kebutuhan infrastruktur; Jalan, Air Bersih, Persampahan, Drainase, Listrik dan Telekomunikasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi ketersediaan dan menganalisis kapasitas pemenuhan infrastruktur; Jalan, Air Bersih, Persampahan, Drainase, Listrik dan Telekomunikasi di Kawasan Bisnis Beteng Surakarta, berdasarkan pendapat responden dan perhitungan kapasitas pemenuhan Analisis dilakukan pada tiap infrastruktur, dimana menghasilkan sintesa masing- masing sesuai dengan karakteristik ketersediaan, kebutuhan dan pemenuhan. Hasil analisis jaringan jalan didapat rata- rata memiliki derajat kejenuhan 0,80 menunjukkan bahwa melebihi standar jalan perkotaan yaitu 0,75. Fasilitas trotoar dan fasilitas penyeberangan responden menyatakan 53% membutuhan perbaikan. Hasil analisis air bersih didapat rata-rata 60% telah memenuhi kebutuhan, dengan asumsi kebutuhan air 40 lt/org/hr dalam perhitungan untuk di Bisnis Trade Center (BTC), Pusat Grosir Solo (PGS) dan, Ruko Beteng. Hasil analisis persampahan didapat bahwa pewadahan 65% terpenuhi, dan ketersediaan Tempat Penampungan Sampah (TPS) di dalam area 70% kurang memenuhi kebutuhan, sehingga dibutuhkan penambahan Tempat Penampungan Sampah (TPS) dengan dimensi seperti yang telah direkomendasikan. Hasil analisis drainase didapat bahwa responden 60% menyatakan kurang lancar. Tetapi berdasarkan perhitungan debit ketersediaan lebih besar dari debit beban limpasan. Hasil analisis jaringan listrik didapat bahwa responden menyatakan 60% sangat baik, dan 65% menyatakan pemenuhan listrik sangat baik, dan berdasarkan perhitungan kebutuhan daya listrik dan pemakaian memenuhi kebutuhan. Hasil analisis telekomunikasi didapatkan bahwa responden menyatakan 80% menyatakan kurang baik, karena belum terpasang, pada penggunaan alat komunikasi lain 65% Global System for Mobile (GSM) dan 65% Code Division Multi Akses (CDMA). Berdasarkan hasil analisis masing- masing infrastruktur di atas dapat digunakan sebagai rekomendsi dalam pengembangan selanjutnya.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Civil Engineering
ID Code:18821
Deposited By:Mr UPT Perpus 5
Deposited On:05 Aug 2010 09:26
Last Modified:05 Aug 2010 09:26

Repository Staff Only: item control page