PERBEDAAN PENGARUH INFLASI, TINGKAT SUKU BUNGA DAN NILAI TUKAR RUPIAH/US DOLLAR TERHADAP RETURN SAHAM (STUDI KASUS PADA SAHAM PROPERTI DAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA 2000 - 2005)

Meta, Rayun Sekar (2006) PERBEDAAN PENGARUH INFLASI, TINGKAT SUKU BUNGA DAN NILAI TUKAR RUPIAH/US DOLLAR TERHADAP RETURN SAHAM (STUDI KASUS PADA SAHAM PROPERTI DAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA 2000 - 2005). Masters thesis, PROGRAM PASCA SARJANA UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[img]
Preview
PDF - Published Version
417Kb

Abstract

Saham properti dan manufaktur merupakan sektor yang memiliki sensitifitas tinggi terhadap perubahan kondisi ekonomi makro serta memiliki volatilitas return saham yang berbeda. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbedaan pengaruh indikator ekonomi makro seperti inflasi, tingkat suku bunga dan nilai tukar Rupiah/US Dollar terhadap return saham di sektor properti dan manufaktur. Variabel independen dalam penelitian ini adalah inflasi, tingkat suku bunga dan nilai tukar Rupiah/US Dollar sedangkan variabel dependen adalah return saham properti dan manufaktur. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dengan kriteria terdaftar di Bursa Efek Jakarta dan memiliki laporan keuangan lengkap. Sampel penelitian ini terdiri dari 30 perusahaan 2 properti dan 40 perusahaan manufaktur. Teknik analisis data menggunakan analisis linier berganda dan uji chow test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial dengan alpha (α) 0.05 bahwa inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham properti namun berpengaruh signifikan positif terhadap return saham manufaktur. Tingkat suku bunga tidak berpengaruh terhadap return saham properti namun berpengaruh negatif terhadap return saham manufaktur. Sedangkan kurs Rupiah/US Dollar berpengaruh signifikan negatif terhadap return saham properti dan manufaktur. Hasil uji chow test menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan pengaruh antara inflasi, tingkat suku bunga dan kurs Rupiah/US Dollar terhadap return saham properti dan manufaktur. Stock of property and manufacture are sector having high sensitivity to the chage of macro economic condition and having different stock return volatility. The aim of this research are to analyze the differences influence of economic macro indicator such as inflation, rate of interest and exchange rate of Rupiah/US Dollar towards stock exchange of property and manufacture. Independent variables in this research are inflation, rate of interest and exchange rate of Rupiah/US Dollar. Dependent variables are stock return of property and manufacture. Technique sampling used purposive sampling method with listed criteria in Jakarta Stock Exchange which have a complete financial statement. Sample of research are consist of 30 property companies and 40 manufactures. Data technique analysis used in this research is doubled linear regression analysis and chow test. The result of this research indicates that by parsial analysis with alpha (α) 0.05 find that inflation does not have a significant effect to stock return of property but have a positively significant effect to stock return of manufacture. Rate of interest does not has a significant effect to stock return of property but have a negatively significant effect to stock return of manufacture. While kurs Rupiah/US Dollar have a negatively significant effect to stock return of property and of manufacture. the result chow test indicates that there is no differences of influence among inflation, rate of interest and kurs Rupiah/US Dollar to stock return of properti and manufacture.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Accounting
ID Code:18777
Deposited By:Mr UPT Perpus 5
Deposited On:05 Aug 2010 08:09
Last Modified:05 Aug 2010 08:09

Repository Staff Only: item control page