ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI JAGUNG DI KABUPATEN BLORA (Studi Kasus Produksi Jagung Hibrida di Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora)

Suryana , Sawa (2007) ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI JAGUNG DI KABUPATEN BLORA (Studi Kasus Produksi Jagung Hibrida di Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora). Masters thesis, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
545Kb

Abstract

Blora Regency is a good area for corn cultivation product. Because of agricultural cultivation is traditional style in Blora, so has an impact in low product fluctuation, but the corn demand is increase every year with traditional, cultivation like this, makes corn production in Blora is less. Corn product less may be because of less of capital, lack of fertilizer, less of special variety and also because of long hot season impact. Sub district of Banjarejo chooses as a sample in this observation became Banjarejo is the biggest corn production and is one of hybrid corn innovation in Blora regency. By the way, if we look at the product from 1977 to 2005 corn production has fluctuation position. Some fact to increase hybrid corn such as: land area, manpower cost, new variety, plantation time and plantation, fertilizer and product cost must be predicted in hybrid corn business. The problem in this observation is how variables input increase hybrid corn product especially at Banjarejo sub district in Blora. If variable input influence to hybrid corn product, which variables has the biggest influence. Depends on this problem this observation wants to (1) to analyses the influence of variable input, such as land area, man power cost, new varieties, distance and hybrid corn at Banjarejo, Blora. (2) know the dominant of influence of hybrid corn product at Banjatrejo, Blora. To look for the answers to the problem and that observation purpose then has observed to some facts which influence to corn product at Banjarejo in Blora with take the sample for 170 respondents from 1717 hybrid corn farmers. The technic use proportional random sampling. Chosen respondent then has given questionnaire of business production which has done. Data analyses with SPSS program version 11.5. with statistic regression linier. Before to analyses, has assumption to test old assumption e.g. multicolinierity test, autocorrelation test, and heteroskedacity test. The results of this research show that : (1) all of corn products that estimates to give positive objects because all independent variables looks that variation land area (X1), New varieties (X2) distance and plantation lots (X3), man power Cost (X4) and cost of variables fertilizer buyer influence to hybrid corn product significant (Y). Consist of the analyse to table 5.5. see that F calculate to = 32,197 is significant, because p > 05. So Ho1 without influence of land area, new varieties , distance and plantation lots, manpower cost, fertilizer buyer to hybrid corn product, undeceived, and hypothesis alternative (Ha) received. (2) Depends on analyses of statistic at that table and partial test gives distance variable and plantation lots (X3) give the biggest dominant influence to corn product (Y) at Banjarejo sub district in Blora. Kabupaten Blora merupakan daerah yang sesuai untuk pengembangan tanaman jagung. Mengingat skala pengelolaan pertanian di Blora masih bersifat tradisionil maka produksinya masih relatif rendah dan produktivitasnya berfluktuasi, sedangkan permintaannya kebutuhan akan jagung semakin meningkat untuk tiap tahunnya. Dengan pengelolaan pertanian yang masih tradisional ini, mengakibatkan produksi Jagung di Kabupaten Blora kurang maksimal. Belum maksimalnya produksi jagung ini mungkin disebabkan karena kurang modal, langkanya pupuk, terbatasnya persediaan bibit unggul dan juga karena pengaruh musim kemarau yang panjang. Kecamatan Banjarejo dipilih sebagai sample dalam penelitian ini dengan alasan bahwa Kecamatan Banjarejo merupakan daerah produksi jagung terbesar dan merupakan salah satu wilayah daerah pengembangan tanaman jagung hibrida di kabupaten Blora. Disisi lain, bila ditinjau dari hasil produksi dari tahun 1997-2005 produksi jagung mengalami fluktuasi dalam produksinya. Beberapa faktor yang diduga dapat mempengaruhi hasil produksi jagung hibrida antara lain : luas lahan, biaya tenaga kerja, varietas bibit, jarak tanam dan jumlah tanaman, biaya pembelian pupuk dan biaya produksi lainnya adalah merupakan faktor yang harus diperhatikan dalam usaha tani jagung hibrida. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah variabel-variabel input tersebut berpengaruh terhadap hasil produksi jagung hibrida di Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora. Bila variabel input tersebut berpengaruh terhadap hasil produksi jagung hibrida, variabel mana yang paling besar pengaruhnya Berdasarkan permasalahan tersebut penelitian ini bertujuan: (1) menganalisis pengaruh variabel-variabel input, yaitu luas lahan, biaya tenaga kerja, varietas bibit, jarak dan jumlah tanaman, dan biaya pembelian pupuk terhadap hasil produksi Jagung Hibrida di Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora (2). Mengetahui variabel yang dominan yang mempengaruhi hasil produksi jagung hibrida di Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora Guna mencari jawaban atas masalah dan tujuan penelitian tersebut maka dilakukan penelitian terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi produksi jagung di Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora dengan mengambil sampel sebanyak 170 orang dari 1717 petani jagung hibrida.Teknik pengambilan sampel mengunakan teknik proposional random sampling. Responden yang terpilih kemudian diberi kuesioner yang terkait dengan usaha produksi yang dilakukan. Data yang diperoleh dianalisis dengan bantuan program SPSS versi 11.5 .dengan statistik model regresi linier. Sebelum analisis, dilakukan uji persyaratan asumsi klasik yakni uji multikolinieritas, uji autokorelasi, dan uji heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) keseluruhan model produksi jagung yang diestimasikan memberikan hasil yang positip karena semua variabel independent yang diamati terlihat bahwa variansi Luas Lahan (X1), Varietas Bibit (X2), Jarak dan Jumlah tanaman (X3), Biaya Tenaga Kerja (X4) dan variabel Biaya

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Economics and Development Studies
ID Code:18736
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:05 Aug 2010 06:44
Last Modified:05 Aug 2010 06:44

Repository Staff Only: item control page