EFEK TERAPI VAKSINASI BCG TERHADAP PERUBAHAN KADAR IgG TOTAL DAN PERBAIKAN GEJALA KLINIK PADA RINITIS ALERGI THE THERAPEUTIC EFFECT OF BCG VACCINATION TO THE TOTAL IgG LEVEL CHANGES AND IMPROVEMENT CLINICAL SYMPTOM OF THE ALLERGIC RHINITIS

Wigiyatmi, Ratna Setyo (2006) EFEK TERAPI VAKSINASI BCG TERHADAP PERUBAHAN KADAR IgG TOTAL DAN PERBAIKAN GEJALA KLINIK PADA RINITIS ALERGI THE THERAPEUTIC EFFECT OF BCG VACCINATION TO THE TOTAL IgG LEVEL CHANGES AND IMPROVEMENT CLINICAL SYMPTOM OF THE ALLERGIC RHINITIS. Masters thesis, PROGRAM PASCA SARJANA UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[img]
Preview
PDF - Published Version
364Kb

Abstract

Background: Allergic rhinitis is an immunologic disorder with Th2 cytokine dominant. The increase of Th1 cytokine level suppressed Th2 cytokine. BCG vaccination has an ability to induce the Th1 immune response with IFNγ as prominent cytokine cause switching from IgM to IgG. Objective: to evaluate whether BCG vaccination on allergic rhinitis patients will increase the total serum IgG level and improve allergic rhinitis symptom. Methods: this was randomized control trial pre-test and post-test design. There are 44 moderate-severe allergic rhinitis who fullfilled the study criteria. The 22 patients received 0,1 ml intracutaneous BCG injection and the others as control group receive 0,1 BCG solvent. Total serum IgG level were measure pre and post study by ELISA ( Diagnostic Automation, Inc ). Clinical symptom score and the total day of taking symptomatic medication were also measured. Result: in BCG group, the total serum IgG level were not significantly increase compare to the control group ( Mann Whitney, p = 0,88 ). The clinical symptom score of rhinitis allergic on each BCG and control group were significance difference (Wilcoxon, p = 0,01 ). However, clinical symptom score in BCG group compare to control groups were not significantly difference in after treatment ( Mann Whitney, p = 0,19 ). There were not any significant difference in asymptomatic days, comfortable days and total day of taking symptomatic medication between BCG and control group. Conclusions: BCG vaccination on the allergic rhinitis patients were not increase the total serum IgG level as well as decrease total clinical symptom score. Latar belakang : Rinitis alergi termasuk penyakit gangguan imunologis dengan sitokin sel Th2 yang dominan. Kenaikan respon sitokin Th1 akan menghambat sel Th2. Vaksinasi BCG mampu menginduksi respon imun (Th1) dengan IFNγ sebagai sitokin utama yang menyebabkan switching dari IgM ke IgG. Tujuan : untuk evaluasi apakah pemberian vaksinasi BCG pada penderita RA akan meningkatkan kadar IgG total serum dan efektif secara klinik. Metoda penelitian : rancangan penelitian ini randomized control trial pre-test and post-test design. Terdapat 44 penderita rinitis alergi derajat sedang-berat yang memenuhi kriteria penelitian, 22 penderita mendapat injeksi BCG 0,1 ml intrakutan dan penderita yang lain sebagai kelompok kontrol mendapat injeksi pelarut BCG. Pengukuran kadar IgG total serum pada awal dan akhir penelitian dengan metode ELISA ( Diagnostic Automation, Inc ). Selain pengukuran kadar IgG total serum dilakukan pencatatan skor gejala klinik dan jumlah hari minum obat. Hasil : kadar IgG total serum kelompok BCG tidak berbeda bermakna disbanding dengan kelompok kontrol (Mann Whitney, p = 0,88 ). Skor gejala klinik rinitis alergi pada masing-masing kelompok BCG dan kontrol ditemukan adanya perbedaan bermakna ( Wilcoxon, p = 0,01 ). Walaupun demikian skor gejala klinik kelompok BCG dibanding kelompok kontrol ternyata tidak ditemukan perbedaan bermakna pada akhir penelitian( Mann Whitney, p = 0,19 ). Perbedaan bermakna juga tidak ditemukan pada hari bebas gejala, hari nyaman dan jumlah hari minum obat antara kelompok BCG dibanding kelompok kontrol ( Mann Whitney, p = 0,16 ). Kesimpulan : vaksinasi BCG yang diberikan pada penderita rinitis alergi tidak meningkatkan kadar IgG total serum maupun menurunkan total skor gejala klinik.Latar belakang : Rinitis alergi termasuk penyakit gangguan imunologis dengan sitokin sel Th2 yang dominan. Kenaikan respon sitokin Th1 akan menghambat sel Th2. Vaksinasi BCG mampu menginduksi respon imun (Th1) dengan IFNγ sebagai sitokin utama yang menyebabkan switching dari IgM ke IgG. Tujuan : untuk evaluasi apakah pemberian vaksinasi BCG pada penderita RA akan meningkatkan kadar IgG total serum dan efektif secara klinik. Metoda penelitian : rancangan penelitian ini randomized control trial pre-test and post-test design. Terdapat 44 penderita rinitis alergi derajat sedang-berat yang memenuhi kriteria penelitian, 22 penderita mendapat injeksi BCG 0,1 ml intrakutan dan penderita yang lain sebagai kelompok kontrol mendapat injeksi pelarut BCG. Pengukuran kadar IgG total serum pada awal dan akhir penelitian dengan metode ELISA ( Diagnostic Automation, Inc ). Selain pengukuran kadar IgG total serum dilakukan pencatatan skor gejala klinik dan jumlah hari minum obat. Hasil : kadar IgG total serum kelompok BCG tidak berbeda bermakna disbanding dengan kelompok kontrol (Mann Whitney, p = 0,88 ). Skor gejala klinik rinitis alergi pada masing-masing kelompok BCG dan kontrol ditemukan adanya perbedaan bermakna ( Wilcoxon, p = 0,01 ). Walaupun demikian skor gejala klinik kelompok BCG dibanding kelompok kontrol ternyata tidak ditemukan perbedaan bermakna pada akhir penelitian( Mann Whitney, p = 0,19 ). Perbedaan bermakna juga tidak ditemukan pada hari bebas gejala, hari nyaman dan jumlah hari minum obat antara kelompok BCG dibanding kelompok kontrol ( Mann Whitney, p = 0,16 ). Kesimpulan : vaksinasi BCG yang diberikan pada penderita rinitis alergi tidak meningkatkan kadar IgG total serum maupun menurunkan total skor gejala klinik.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Epidemiology
ID Code:18730
Deposited By:Mr UPT Perpus 5
Deposited On:04 Aug 2010 14:15
Last Modified:04 Aug 2010 14:15

Repository Staff Only: item control page