PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP KEBANGKRUTAN BANK DI INDONESIA

Mulyaningrum, Penni (2008) PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP KEBANGKRUTAN BANK DI INDONESIA. Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
301Kb

Abstract

The purpose of this research is to analyze bank financial ratio to predict bank bankruptcy. The variables which used are seven financial ratios, CAR, LDR, NPL, BOPO, ROA, ROE and NIM. The data of this research obtained by sensus that means all population can used in this research which is 130 banks in 2006. The statistic methods which is used to test on the research hypothesis is logit regression. The multivariate result of this research shows that LDR variable is significantly affect for the probability of bank bankruptcy in Indonesia at α = 5% in spite of having different sign with that being predicted. CAR, NPL, BOPO, ROE and NIM variable have the same sign as that being predicted but are not significant. ROA variable is not significant and have the different sign with that being predicted. Generally, the result were not accept all Ha. The accuracy of prediction bank bankruptcy in 2006 reaches to 94.6%. Level of error in bank bankruptcy is type II, where bank which is predicted bankrupt apparently non bankrupt. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rasio keuangan bank untuk memprediksi kebangkrutan bank di Indonesia. Variabel yang digunakan sejumlah tujuh rasio keuangan bank yakni CAR, LDR, NPL, BOPO, ROA, ROE dan NIM. Data penelitian diperoleh secara sensus yang berarti keseluruhan populasi digunakan dalam penelitian yang sejumlah 130 bank pada tahun 2006. Alat analisis yang digunakan adalah regresi logit. Hasil uji multivariate memperlihatkan bahwa variabel LDR signifikan berpengaruh terhadap profitabilitas kebangkrutan bank di Indonesia pada α = 5% namun tidak mempunyai tanda yang sama dengan yang diprediksikan. Variabel CAR, NPL, BOPO, ROE, dan NIM mempunyai tanda yang sama dengan yang diprediksikan namun tidak signifikan. Variabel ROA tidak signifikan dan mempunyai tanda yang berbeda dengan yang diprediksikan. Secara umum, hasilnya tidak menerima keseluruhan Ha.Ketepatan prediksi kebangkrutan bank tahun 2006 sebesar 94.6%. Tingkat kesalahan yang dilakukan dalam memprediksi kebangkrutan adalah tipe II yaitu bank yang diprediksi bangkrut ternyata tidak bangkrut.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HG Finance
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Accounting
ID Code:18682
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:04 Aug 2010 10:06
Last Modified:04 Aug 2010 10:09

Repository Staff Only: item control page