ANALISIS KINERJA BANK SEBELUM DAN SESUDAH PROGRAM REKAPITALISASI (Periode 1994-2004)

CHRISTANTI, PARAMITA LEA (2008) ANALISIS KINERJA BANK SEBELUM DAN SESUDAH PROGRAM REKAPITALISASI (Periode 1994-2004). Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
337Kb

Abstract

Economic Crisis of Indonesia in the year 1997 giving impact at economics of Indonesia including at banking sector. Weak bank finally close its effort. this Banking crisis affect at trust of society to bank. Governmental strive various means to make healthy again banking so that many indisposed bank of bank and liquidity which constructed healthy and handled by government conducted of banking rekapitalisasi program so that the bank again become healthy bank. On 13 March 1999 government announce 9 yank bank obliged to follow rekapitalisasi program, the bank is Bank Bali, BNI, Niaga, Lippo, BII, NISP, Panin, Danamon And BCA. This research wish to evaluate how difference of measured performance use monetary ratio which measured with CAMEL Go-Public bank ratio summarize before and after that rekapitalisasi program is run. Monetary ratio which used by CAR, Return On Risked Asset (RORA), Net Profit Margin (NPM), Return On Asset ( ROA), Operating Expenses to earnings of operational (BOPO), clean obligation of money call to circulating assets ( LQ1), credit to accepted fund ( LQ2). In this research of performance comparison before and after rekapitalisasi program conducted between time, that is by comparing performance per annum. Statistical examination use appliance test that is Wilcoxon's Sign Rank Test. Pursuant to result of analysis which have been conducted by hence concluded that ratio which there are difference which significant is CAR, NPM, LQ2. while RORA, ROA, BOPO, LQ1 do not there are difference which significant. v ABSTRAKSI Krisis ekonomi yang dialami Indonesia pada tahun 1997 memberi dampak pada perekonomian Indonesia termasuk pada sektor perbankan. Bank yang tidak kuat akhirnya menutup usahanya. Krisis perbankan ini berdampak pada kepercayaan masyarakat terhadap bank. Pemerintah mengupayakan berbagai cara untuk menyehatkan kembali perbankan sehingga banyak bank yang tidak sehat diliquidasi dan bank yang krang sehat dibina dan ditangani pemerintah dengan dilakukannya program rekapitalisasi perbankan supaya bank-bank tersebut kembali menjadi bank yang sehat. Pada tanggal 13 Maret 1999 pemerintah mengumumkan 9 bank yank diwajibkan mengikuti program rekapitalisasi, bank tersebut adalah Bank Bali, BNI, Niaga,Lippo, BII, NISP, Panin, Danamo dan BCA. Penelitian ini ingin mengevaluasi bagaimana perbedaan kinerja yang diukur menggunakan rasio-rasio keuangan yang diukur dengan rasio CAMEL bank Go-public rekap sebelum dan sesudah program rekapitalisasi itu dijalankan. Rasio-rasio keuangan yang digunakan adalah CAR, Return on Risked Asset (RORA), Net Profit Margin (NPM), Return on Asset (ROA), Biaya Operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO), kewajiban bersih call money terhadap aktiva lancar (LQ1), kredit terhadap dana yang diterima (LQ2). Dalam penelitian ini perbandingan kinerja sebelum dan sesudah program rekapitalisasi dilakukan antar waktu, yaitu dengan membandingkan kinerja tiap tahunnya. Pengujian statistik menggunakan alat uji yaitu Wilcoxon’s Signes Rank Test. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan maka disimpulkan bahwa rasio yang terdapat perbedaan yang signifikan adalah CAR, NPM, LQ2. sedangkan RORA, ROA, BOPO, LQ1 tidak terdapat perbedaan yang signifikan.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HG Finance
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Management
ID Code:18673
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:04 Aug 2010 09:34
Last Modified:04 Aug 2010 09:34

Repository Staff Only: item control page