HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI MUTU PELAYANAN PENGOBATAN DENGAN KEPUASAN PASIEN DI BALAI KESEHATAN KARYAWAN ROKOK KUDUS

SUPARDI, SUPARDI (2008) HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI MUTU PELAYANAN PENGOBATAN DENGAN KEPUASAN PASIEN DI BALAI KESEHATAN KARYAWAN ROKOK KUDUS. Masters thesis, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
277Kb

Abstract

Undang-undang (UU) RI nomor 13 tahun 2003 tentang Tenaga Kerja pasal 99 dan 100 menyebutkan bahwa setiap pekerja/buruh dan keluarganya berhak untuk memperoleh jaminan sosial tenaga kerja, yang dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku dan untuk meningkatkan kesejahteraan bagi pekerja/buruh dan keluarganya, pengusaha wajib menyediakan fasilitas kesejahteraan, yang dilaksanakan dengan memperhatikan kebutuhan pekerja/buruh dan ukuran kemampuan perusahaan. BKKRK sebagai sarana pelayanan kesehatan bagi para karyawan rokok di Kabupaten Kudus yang tergabung dalam PPRK bertanggung jawab dalam penyelenggaraaan pelayanan kesehatan dengan mutu yang baik. Dari data diketahui bahwa BKKRK mengalami penurunan jumlah kunjungan pasien. Untuk itu, diperlukan penelitian tentang hubungan antara persepsi mutu pelayanan pengobatan dengan kepuasan pasien di Balai Kesehatan Karyawan Rokok Kudus. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh hubungan antara persepsi pasien terhadap mutu pelayanan dokter, perawat, petugas administrasi, keadaan lingkungan, sarana peralatan dan obat dengan kepuasan pasien terhadap pelayanan di BKKRK. Jenis penelitian observasional dengan metode survei, pendekatan cross sectional. Instrumen penelitian dengan kuesioner terhadap 100 orang responden. Data dianalisa dengan uji korelasi Pearson. Analisis dengan menggunakan SPSS versi 11.0. Hasil penelitian diketahui bahwa 61,0% pasien berusia muda, pasien perempuan 92,0%, tingkat pendidikan SD 57,0% dan pendapatan lebih rendah dari UMK 90,0%. Berdasarkan pengelompokan jawaban diperoleh hasil bahwa mutu pelayanan dokter adalah cukup baik 37,0%, perawat tidak baik 41,0%, petugas administrasi cukup baik 41,0%, keadaan lingkungan tidak baik 39,0%, dan sarana peralatan dan obat tidak baik 45,0%. Tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan dokter adalah puas 69,0%, perawat (74,0%), petugas administrasi (69,0%), keadaan lingkungan (77,0%), sarana peralatan dan obat (84,0%), dan terhadap pelayanan pengobatan di BKKRK (81,0%). Ada hubungan antara persepsi mutu pelayanan dokter dengan kepuasan pasien terhadap pelayanan pengobatan di BKKRK (p = 0,012), mutu pelayanan perawat (p = 0,005), mutu pelayanan petugas administrasi (p = 0,0013), mutu keadaan lingkungan (p = 0,009), mutu sarana peralatan dan obat (p = 0,002). Disarankan kepada dokter, perawat, maupun petugas administrasi untuk lebih ramah dalam memberikan pelayanan, meningkatkan komunikasi yang lebih baik dengan pasien, dan meningkatkan keterampilan kerjanya. The 13th Law of Republic Indonesia in the year 2003 about the labour at 99th and 100th mentioned that each labour and the family had a right to get the labour social assurance, done as the rule and to increase the good life for the labour and the family, the had to give the facility, with care to the labour’s need and the capability of the company. Kudus Cigarette Labour Heath Center as the place to give the labour their right to get their health, that grouping in PPRK that responsible to give the health for the cigarette labour with a good health quality. From the profile data, outpatient admission had been decresing for the last years. To anticipate the preference of outpatient admission decreasing, it is necessary to do a research about relationship between service quality perception and outpatient’s satisfaction in Kudus Cigarette Labour Health Center. The aim of this research was to get an illustration about patient’s perception in doctor service quality, nursing service quality, administration service quality, the enviroment of health center, and equipment and medicine, and their relationship with outpatient’s satisfaction in Kudus Cigarette Labour Health Center. This was observational research with survey method in cross sectional approach. Questioners as a research instrument had been given to 100 respondents who came to the Kudus Cigarette Labour Health Center. The data had been processed and analyzed in quantitative way with bivariate with Pearson’s co-relations test and partial co-relationts. Analyzing process was done by Windows SPSS version 11,0. Research result shows that 61,0% of patients are adolescence with formal education level eleminary school (SD) 57,0% and level of salary lower than UMK 90,0%. On the grouping of answers shows that doctor service quality in the middle level is 37,0%, nursing service quality in lowest level 41,0%, administration service quality in lowest level 41,0%, the enviroment of helath center in the lowest level 39,0%, and the equipment and medicine in the lowest level, 45,0%. Satisfaction level of outpatient’s is 69,0% (doctor’s), 74,0% (nursing), 69,0% (administration), 77,0% (the enviroment of health center), 84,0% (instrument and medicine), and 81,0% (Cigarette Labour Health Center). There is relationship between doctor service quality (p = 0,012), nursing service quality (p = 0,005), administration service quality (p = 0,0013), the enviromen of health center (p = 0,009), and instrument and medicine (p = 0,002). It is suggested to improve the service from doctors, nurses, and administration person, to improve the arrangement and better communication with patients, and to increase the quality of works.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Public Health
ID Code:18657
Deposited By:Ms upt perpus3
Deposited On:04 Aug 2010 09:52
Last Modified:04 Aug 2010 09:52

Repository Staff Only: item control page