ANALISIS PENGARUH EMPOWERMENT, SELF EFFICACY DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN KERJA DALAM MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN (Studi Empiris pada Karyawan PT. Mayora Tbk Regional Jateng dan DIY)

CHASANAH, NUR (2008) ANALISIS PENGARUH EMPOWERMENT, SELF EFFICACY DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN KERJA DALAM MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN (Studi Empiris pada Karyawan PT. Mayora Tbk Regional Jateng dan DIY). Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
553Kb

Abstract

Empowerment want cause employee have to good performance,so employee must give contribution to organization growth higher. Several management expert to said, that empowerment want to give purpose for organization (Holosko et al., 2001). Empowermnet can to higher performance, beside creativity basicog inovation. Employee that have creativity always seek new methodes and cheep to product have good quality and be able to give customer satisfaction. Employee that creativity be able to make product inovativ to. So empowerment that of urgent to survive organization. This study examines effect from empowerment, self efficacy, corporate culture to job satisfaction and job performance. Intake technique sample at this research is to using the proportional random smapling. Sample this research is equal to 161. Analitical tools of Structural Equation Modelling (SEM) has been involved to analize the data. Pursuant to result examination of the hypothesis done that seld efficacy have an effect on positive to job satisfaction and job performance, corporate culture have an effect on positive to job satisfaction and job performance. Beside empowerment haven’t effect on positive to job satisfaction and job performance. Perusahaan senantiasa menginginkan agar kinerja karyawannya baik, dengan demikian untuk meningkatkan kontribusi para karyawan kepada organisasinya, maka organisasi perlu menerapkan program pemberdayaan. Beberapa pakar manajemen, sepakat menyatakan bahwa pemberdayaan akan mendapatkan manfaat dan keuntungan bagi organisasi (Holosko et al., 2001). Pemberdayaan dianggap mampu menumbuhkan dan meningkatkan kreativitas para karyawan. Sedangkan kreativitas sendiri merupakan landasan bagi tumbuh berkembangnya inovasi. Karyawan yang memiliki kreativitas akan selalu mencari cara atau metode baru yang murah dan tepat dalam upaya untuk menghasilkan suatu produk yang berkualitas atau dalam memberikan pelayanan yang memuaskan kepada pelanggannya. Karyawan yang kreatif juga memberikan andil yang besar bagi terciptanya inovasi produk suatu organisasi. Oleh karena itu, pemberdayaan dipandang menjadi bagian yang penting dalam rangka menjamin kelangsungan hidup organisasi dalam lingkungan yang kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh empowerment, self efficacy, dan budaya organisasi terhadap kepuasan kerja dan kinerja karyawan serta menganalisis pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan. Sampel yang digunakan sebanyak 161 responden dengan analisis data menggunakan Stuructural Equation Modeling (SEM). Berdasarkan hasil pengolahan data dapat disimpulkan bahwa self efficacy, dan budaya organisasi berpengaruh terhadap kepuasan kerja dan kinerja karyawan. Kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Sedangkan empowerment tidak berpengaruh terhadap kepuasan kerja maupun kinerja karyawan.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Management
ID Code:18445
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:02 Aug 2010 09:30
Last Modified:02 Aug 2010 09:30

Repository Staff Only: item control page