ANALISIS KOINTEGRASI: KETERKAITAN JAKARTA ISLAMIC INDEKS DENGAN IHSG DAN SBI DI BURSA EFEK JAKARTA (Periode April 2005 – Juli 2007)

Muhajir, M. Haris (2008) ANALISIS KOINTEGRASI: KETERKAITAN JAKARTA ISLAMIC INDEKS DENGAN IHSG DAN SBI DI BURSA EFEK JAKARTA (Periode April 2005 – Juli 2007). Masters thesis, PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[img]
Preview
PDF - Published Version
513Kb

Abstract

This study attempts to analysis Jakarta Islamic Index (JII) using Cointegration Analysis and Vector Error Correction Model (VECM). It explores to compare a parallel and unrestricted counterpart of JII is the Jakarta Composite Index (JCI/IHSG) which tracks the price performance all of the company which is listed in Indonesian stock market. Of that index, there’s only about 30 company meet the Sharia criteria, that construct Jakarta Islamic Index. Using cointegration techniques, we place JII under analytical scrutiny to find long-term relationship with conventional index which is Jakarta Composite Index (IHSG), furthermore Vector Error Correction Model (VECM) were used to find any short-term causalitiesp of that two index. Tthe result of study with Sharpe Ratio and statistic description explain that JII more risky and better performance than JCI. Trivariat and bivariat cointegration model, explain how JII was still linked with other variables, like SBI and JCI, but with VECM method that used for tracing causality between variable and a short-term relationship, JII had no short-term causalities with JCI and SBI, that’s proved JII more influenced Penelitian ini mencoba menganalisis Jakarta Islamic Indeks (JII) dengan menggunakan Analisis Kointegrasi dan Vector Error Correction Model. Melalui penelitian ini akan dijelaskan bagaimana hubungan antara dua indeks yang bergerak pararel secara bersamaan, namun dengan kriteria yang berbeda satu sama lainnya. Salah satu indeks adalah Jakarta Islamic Indeks yang memegang prinsip Syariah, sedangkan yang lain adalah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang memuat seluruh pergerakan harga emiten yang terdaftar dalam Bursa Efek Jakarta/Bursa Efek Indonesia. Dari keseluruhan emiten tersebut, hanya 30 emiten yang memenuhi persyaratan yang sesuai prinsip Syariah untuk masuk dalam komposisi JII. Dengan menggunakan teknik kointegrasi, JII dianalisis dengan cermat untuk mencari hubungan dalam jangka panjang dengan IHSG, kemudian untuk mencari hubungan jangka pendek digunakan metode VECM atau Vector Error Correction Model. Hasil penelitian tersebut menyatakan hasil perhitungan Sharpe Ratio dan Deskripsi Statistik yang menjelaskan bahwa JII lebih berisiko namun mempunyai kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan IHSG. Model trivariat dan bivariat kointegrasi menjelaskan bahwa JII mempunyai hubungan jangka panjang dengan IHSG dan SBI. Namun, dengan menggunakan metode VECM yang menjelaskan hubungan kausalitas dan jangka pendek menyatakan bahwa JII tidak mempunyai hubungan jangka pendek dengan IHSG dan SBI. Hal ini menyimpulkan bahwa JII lebih dipengaruhi faktor lain di pasar modal, selain IHSG dan faktor tingkat bunga yang diwakili oleh Sertifikat Bank Indonesia.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Management
ID Code:18397
Deposited By:Mr UPT Perpus 5
Deposited On:02 Aug 2010 08:31
Last Modified:02 Aug 2010 08:31

Repository Staff Only: item control page