ANALISIS PERBANDINGAN ABNORMAL RETURN DAN TRADING VOLUME ACTIVITY SEBELUM DAN SETELAH SUSPEND BEI (Studi Kasus Pada Saham LQ-45 Di BEI Periode 6 - 15 Oktober 2008)

MUNAWARAH, MUNAWARAH (2009) ANALISIS PERBANDINGAN ABNORMAL RETURN DAN TRADING VOLUME ACTIVITY SEBELUM DAN SETELAH SUSPEND BEI (Studi Kasus Pada Saham LQ-45 Di BEI Periode 6 - 15 Oktober 2008). Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
620Kb

Abstract

The purposes of this research is to analyze differences in average abnormal return and average trading volume activity on LQ-45 stocks before and after Indonesia Stock Exchange suspended trading from 6 to 15 October 2008. This research uses the event study method. In this method, we observe the average abnormal return and the average trading volume activity within 3 days before, after the event date. This research uses secondary data. The data is collected from Indonesia Stock Exchange and Indonesia Securities Market Database. The data of this research consist of: day’s closing price, index of LQ-45 stocks, daily trading volume, and the number of shares of the stocks. The sample of this research consists of LQ-45 stocks that were listed in the Indonesia Stock Exchange. The result shows that: (1) based on the statistical test on the average abnormal return during the event, the finding is that there is an average abnormal return but not significant before and after the Indonesia Stock Exchange suspended trading. This finding indicates that investors are anticipating the suspended trading because of the global crisis. Most of the abnormal returns are negative: it means that the information from the event is a bad news. Nevertheless, on the first day after the Indonesia Stock Exchange suspending trading, the abnormal returns are positive which it means that is good news. It also means the government policies in suspending the stocks trading were accepted as a positive action, so that it reduces the investor panic reaction and creates a more conducive market. (2) From the paired sample test of the average trading volume activity before and after the event of Indonesia Stock Exchange suspending trading, it shows that statistically there is no significant difference before and after the event. The mean value of the average trading volume activity shows that there is an increase of the average trading volume after the event than before the event. It is because after the event, the government inform about the policy of SE-004/BEI.PSH/10-2008 that regulate the highest and the lowest price of the stocks listed in Jakarta Automatic Trading System either in the regular market or in the cash market. Keyword: Average Abnormal Return, Average Trading Volume Activity, event study, Indonesia Stock Exchange Suspended Trading. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan rata-rata abnormal return dan rata-rata trading volume activity pada saham LQ-45 sebelum dan setelah suspend Bursa Efek Indonesia pada tanggal 6 sampai dengan 15 oktober 2008. Penelitian ini menggunakan event study, dimana dilakukan pengamatan terhadap rata-rata abnormal return dan rata-rata trading volume activity selama 3 hari sebelum, event date, dan 3 hari setelah peristiwa. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia dan Pusat Data Pasar Modal. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi harga saham penutupan harian, indeks saham LQ-45, volume perdagangan harian, dan jumlah saham yang beredar. Sedangkan sampel yang digunakan adalah saham-saham yang termasuk dalam daftar LQ-45 di Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Berdasarkan uji statistik terhadap rata-rata abnormal return saham selama periode peristiwa, ditemukan bahwa terdapat ratarata abnormal return tetapi tidak signifikan sebelum dan setelah peristiwa suspend BEI. Hal ini mengindikasikan bahwa pelaku pasar (investor) telah mengantisipasi peristiwa tersebut yang disebabkan oleh krisis global. Abnormal return yang diperoleh sebagian besar bernilai negatif yang berarti kandungan informasi dalam peristiwa tersebut merupakan berita buruk (bad news). Walaupun demikian, pada hari pertama setelah suspend BEI terdapat abnormal return positif yang berarti adanya berita baik (good news) dimana kebijakan pemerintah melakukan suspend BEI direspon positif oleh investor, sehingga dapat mengurangi kepanikan investor dan mengkondusifkan pasar. (2) Dari hasil uji-beda rata-rata Trading Volume Activity sebelum dan setelah peristiwa suspend BEI, menunjukkan bahwa secara statistik tidak terdapat perbedaan yang signifikan terhadap rata-rata Trading Volume Activity sebelum dan setelah peristiwa suspend BEI. Nilai rata-rata Trading Volume Activity saham yang dihasilkan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata volume perdagangan saham pada periode setelah peristiwa jika dibandingkan dengan rata-rata volume perdagangan sebelum peristiwa suspend BEI. Hal ini disebabkan karena pemerintah setelah melakukan suspend BEI mengeluarkan informasi mengenai SE-004/BEI.PSH/10-2008 yang mengatur pembatasan terhadap harga penawaran tertinggi atau terendah atas saham yang dimasukkan ke JATS di pasar reguler dan pasar tunai.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Management
ID Code:18306
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:30 Jul 2010 11:59
Last Modified:30 Jul 2010 11:59

Repository Staff Only: item control page