IMPLIKASI PERUBAHAN GUNA LAHAN TERHADAP KUALITAS AIR BAKU KOTA BATAM

DICKY, MUHAMMAD (2008) IMPLIKASI PERUBAHAN GUNA LAHAN TERHADAP KUALITAS AIR BAKU KOTA BATAM. Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
16Mb

Abstract

Water is the substantial needs for human being. Along with rapid growth of population, clean water which required by people increases also. However, obsolence raw water quality for drinks, the production expense get increase, and the result is not good enough. Clean water supply has not according to the standard and impure in physically, biologic, or chemically. It could cause negative impact for people's or inhabitant's health in short of period. Therefore, clean water supply should able to provide water for people with comply healthy standard. Duriangkang Dam is one of the biggest dam in Batam Island, among 6 (six) existed dam. This Dam used to fulfil 78% of raw water needs, it caused by soil was hard to absorb water, and so that most of Batam City's area has not ground water reserve. This research aims to analysis the impact of land conversion into raw water quality in Duriangkang Dam, Batam City. While, to achieve the aim, this research performed. Some of activities are identifying land use conversion around Duriangkang Dam, Batam City, analysis the water contamination resource and provide recommendation due to handling raw water contamination in area of Duriangkang Dam Batam City. The method is descriptive by analysis development of land use which occurs in houses area around Duriangkang Dam. Furthermore, it continued by analysis the water quality, impact of domestic waste contamination to raw water Duriangkang Dam and relationship analysis of land use to Duriangkang Dam contamination. Based on analysis result, concluded that most of land use in study area for house is. Land use of houses get increases in 2000 to 2007 for 54.31 Ha or 18,17%. It is triggered by resident growth rate/year in study area from 2000 to 2007 for 18.73% which is influenced generally by resident growth in Batam City and the geographic position of study region that is strategic, near industrial area, governmental centre, trade, and others city's infrastructures such as intemational harbour and airport. There are many people's activities in study area that cause decreases of raw water quality in Duriangkang Dam. The domestic waste that entering Dam came from septic tank which connected to drainage through houses and ended in Duriangkang Dam. Ccontamination in Duriangkang Dam shows increase is from 2000 to 2006, especially for ammonia parameter from 0.3 mg/I to be 6.58 mg/1, colour from 55 TCU become 87.08 TCU and e coli from 65.22/100m1 to be 129.58/100 ml. The availability of raw water in a few Dam in Batam City, especially Duriangkang Dam used to fulfil people's need should maintained and protected, both the quality and quantity especially from domestic waste contamination which came from around people's activities. There are needs to perform socialization due to environmenes cleanness also performing waste processing both communal and centralized Air merupakan kebutuhan pokok bagi manusia. Seiring dengan pesatnya perkembangan penduduk maka kebutuhan air bersih untuk masyarakat juga semakin meningkat. Namun dengan buruknya kualitas air baku untuk air minum, biaya produksinya meningkat dan hasilnya juga kurang baik. Suplai air bersih dengan kualitas yang kurang memenuhi standar atau tercemar baik secara fisik, biologis ataupun kimia dapat mengakibatkan dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat atau penduduk secara luas dengan waktu yang singkat. Oleh sebab itu penyediaan air bersih harus dapat memasok air untuk masyarakat dengan kualitas yang memenuhi standar kesehatan. Dam Duriangkang merupakan dam terbesar di Pulau Batam di antara 6 (enam) dam yang ada. Dam ini digunakan untuk memenuhi 78% kebutuhan air baku penduduk Kota Batam, dikarenakan sifat tanahnya yang sulit menyerap air sehingga wilayah di Kota Batam sebagian besar tidak mempunyai cadangan air tanah. Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah menganalisis pengaruh perubahan penggunaan lahan permukiman terhadap kualitas air baku Dam Duriangkang Kota Batam. Sedangkan untuk mencapai tujuan tersebut, maka pada penelitian ini dilakukan beberapa kegiatan diantaranya mengidentifikasi perubahan penggunaan lahan di sekitar wilayah Dam Duriangkang Kota Batam, menganalisis sumber pencemaran air baku di Dam Duriangkang Kota Batam, dan membuat rekomendasi dalam mengatasi pencemaran air baku di wilayah Dam Duriangkang Kota Batam. Metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini bersifat deskriptif dengan melakukan analisis perkembangan penggunaan lahan yang terjadi di daerah permukiman di sekitar Dam Duriangkang. Kemudian dilanjutkan dengan analisis kualitas air, analisis dampak pencemaran limbah domestik terhadap air baku Dam Duriangkang dan analisis hubungan guna lahan terhadap pencemaran Dam Duriangkang. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar penggunaan lahan di wilayah studi adalah untuk permukiman. Penggunaan lahan permukiman mengalami peningkatan pada tahun 2000 hingga 2007 sebesar 54,31 Ha atau 18,17%. Hal ini dipicu oleh adanya laju pertumbuhan penduduk rata-rata per tahun di wilayah studi dari tahun 2000 hingga tahun 2007 sebesar 18,73%, yang dipengaruhi oleh pertumbuhan penduduk secara umum di Kota Batam serta letak geografis wilayah studi yang strategis dekat dengan kawasan industri, pusat pemerintahan, perdagangan dan berbagai sarana perkotaan seperti pelabuhan internasional serta bandara. Banyaknya aktivitas penduduk di wilayah studi menimbulkan dampak terjadinya penurunan kualitas air baku di Dam Duriangkang. Limbah domestik yang masuk ke dalam dam berasal dari buangan septik tank yang disalurkan ke drainase yang melewati permukiman dan berakhir di Dam Duriangkang. Pencemaran yang terjadi di Dam Duriangkang menunjukkan adanya peningkatan dari tahun 2000 hingga tahun 2006 terutama untuk parameter amonia dari 0,3 mg/l menjadi 6,58 mg/l, warna dari 55 TCU menjadi 87,08 TCU dan e coli dari 65,22/100ml menjadi 129,58/100 ml. Ketersediaan air baku pada beberapa dam di Kota Batam khususnya Dam Duriangkang yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup penduduk perlu dijaga dan dilindungi kualitas maupun kuantitasnya terutama dari pencemaran limbah domestik yang berasal dari aktivitas penduduk disekitarnya. Sosialisasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta melakukan pengolahan limbah dengan cara komunal maupun terpusat (centralized) perlu dilakukan.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Urban and Regional Planning
ID Code:18267
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:30 Jul 2010 11:14
Last Modified:21 Jun 2011 16:48

Repository Staff Only: item control page