ELASTISITAS PRODUKSI PERIKANAN TANGKAP KOTA TEGAL

SUHARSO, SUHARSO (2006) ELASTISITAS PRODUKSI PERIKANAN TANGKAP KOTA TEGAL. Masters thesis, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
451Kb

Abstract

Dari tahun 1999 – 2003 pelaksanaan program pembangunan perikanan tangkap kota Tegal telah berhasil meningkatkan jumlah kapal perikanan dan alat tangkapnya, tetapi rata-rata hasil tangkapannya menurun. Biasanya rencana proyeksi produksi perikanan menggunakan ekstrapolasi tren produksi perikanan beberapa tahun yang lalu. Diwaktu mendatang prediksi produksi perikanan akan lebih baik didasarkan atas perilaku faktor produksi. Faktor produksi yang peka inilah dalam istilah ekonomi disebut elastisitas. Tujuan penelitian adalah mengkaji model persamaan fungsi produksi perikanan tangkap kota Tegal untuk memprediksi produksi dengan menggunakan beberapa variabel yang mempengaruhinya dan mengkaji elastisitasnya. Metoda yang digunakan adalah metoda deskriptif. Data yang diperoleh meliputi produksi perikanan laut, jenis-jenis kapal perikanan dan alat tangkapnya yang merapat di Pangkalan Pendaratan Ikan pada Dinas Pertanian Dan Kelautan Kota Tegal dari tahun 1997 – 2004. Untuk mengetahui nilai elastisitas melalui analisis fungsi produksi Cobb-Douglas dan untuk analisis kuantitatif menggunakan program computer SPSS. Hasil penelitian menjelaskan bahwa model ketiga dengan tujuh variabel bebas nilai R2 = 0,78. Model kedua dengan tiga variabel bebas dengan R2 = 0,43 dan model pertama dengan satu variabel bebas nilai R2 = 0,032. Ketiganya berpengaruh nyata terhadap produksi perikanan laut kota Tegal pada taraf kepercayaan 95%. Elastisitas unit penangkapan purse seine pada model ke dua sebesar 0,386 (inelastis). Sedang pada model ke tiga yang dibedakan antara mini purse seine dan purse seine sedang sampai besar masing-masing sebesar 0,239 dan 0,465 (inelastis). Semua besaran elastisitas untuk purse seine mempunyai pengaruh positif pada peningkatan produksi. Pada unit penangkapan gill net, untuk model ke dua besarnya elastisitas adalah 0,166 (inelastis). Sedang pada model ke tiga dibedakan antara trammel net dan gill net hanyut yang masing-masing besarnya 0,115 dan 0,309 (inelastis). Semua besaran elastisitas untuk gill net mempunyai pengaruh negatif pada peningkatan produksi. Pada unit penangkapan seine net untuk model kedua pengaruhnya tidak nyata, sedang pada model ke tiga pengaruhnya nyata terhadap peningkatan produksi pada taraf kepercayaan 95%. Untuk model ke tiga dibedakan antara unit penangkapan seine net yang menggunakan perahu motor tempel dengan alat tangkap beach seine dan dogol/cantrang dengan kapal motor ukuran > 20 GT serta dogol/cantrang dengan kapal motor ukuran 5 GT – 20 GT yang masing-masing besarnya elastisitas 0,076 dan 0,244 (inelastis) yang pengaruhnya positif terhadap peningkatan produksi serta 0,586 (inelastis) yang pengaruhnya negatif terhadap peningkatan produksi. The fisheries development program in Tegal were carried out from 1999- 2003 has able to increase the number of fishing boats and their gears, but decrease in the average of fish production. Usually the fishery product projection plan have been using the fishery product trend extrapolation of some years ago. In the future time, the fishery product prediction will be better based on behavior of production factor. This sensitive production factor in economic terms is called elasticity. The research objective was study the fishery production function equation model in Tegal to predicting the fishery production by using some dependent variables and to studied elasticity. The research used descriptive method. Data of marine fish production, kinds of fishing boats and their gears were collected from the Agriculture and Marine Office of Tegal government from 1997 – 2004. To know the elasticity value using the product function of Cobb-Douglas and for quantitative analysis using the SPSS computer programme. The research result explain that third model with seven free variables is valued of R2 = 0,78. Second model with three free variables as R2 = 0,43 and first model with one free variable is valued R2 = 0,032. All of them have an effect on reality to the fish marine production in Tegal. Elasticity of purse seiner at the second model is 0,386 (in elastic). While at third model that is differented between mini purse seine and middle to large purse seine, each of them are 0,239 and 0,465 (in elastic). All of the elasticity for purse seine have positive effect on increasing production. The second model for gill netter elasticity as 0,166 (in elastic). While at third model that is differented between trammel net and drift gill net, each of them are 0,115 and 0,309 (in elastic). All of the elasticity for gill net have negative effect on increasing production. The second model for seine neter were not real, while at third model its effect is real to increasing production (class interval 95%). For third model is differented between: - out board motor with lampara and beach seine; - denish seine with in board motor > 20 GT and 5 GT – 20 GT whose each of them have amount of elasticity of 0,075 and 0,244 (in elastic) which its positive effect to increasing production an also 0,586 (in elastic) whose have negative effect to increasing production.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Management
ID Code:18167
Deposited By:Ms upt perpus3
Deposited On:29 Jul 2010 13:07
Last Modified:29 Jul 2010 13:07

Repository Staff Only: item control page