STUDI EKONOMI LINGKUNGAN PENGGUNAAN PESTISIDA DAN DAMPAKNYA PADA KESEHATAN PETANI DI AREA PERTANIAN HORTIKULTURA DESA SUMBER REJO KECAMATAN NGABLAK KABUPATEN MAGELANG JAWA TENGAH ( ENVIRONMENTAL ECONOMIC STUDY OF PESTICIDE USING AND IT’S EFFECT ON THE HEALTH OF FARMERS IN THE AREA HORTICULTURE AGRICULTURE SUMBER REJO VILLAGE, SUB DISTRICT OF NGABLAK, DISTRICT OF MAGELANG CENTRAL JAVA)

YUANTARI, MARIA GORETTI CATUR (2009) STUDI EKONOMI LINGKUNGAN PENGGUNAAN PESTISIDA DAN DAMPAKNYA PADA KESEHATAN PETANI DI AREA PERTANIAN HORTIKULTURA DESA SUMBER REJO KECAMATAN NGABLAK KABUPATEN MAGELANG JAWA TENGAH ( ENVIRONMENTAL ECONOMIC STUDY OF PESTICIDE USING AND IT’S EFFECT ON THE HEALTH OF FARMERS IN THE AREA HORTICULTURE AGRICULTURE SUMBER REJO VILLAGE, SUB DISTRICT OF NGABLAK, DISTRICT OF MAGELANG CENTRAL JAVA). Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
466Kb

Abstract

Pesticides in the agricultural system is quite a role in increasing the plant, however, pesticides are also hazardous materials that could cause a negative influence on human health and environmental sustainability. Based on the results of blood examination kholinesterase on farmers in Magelang regency in the year 2006 with the number of examined samples of 550 people shows 99.8% with poisoned details poisoned weight 18.2%; virulence are 72.73% and 8.9% mild virulence. Goal of this research is to know the impact of economic environment resulting from the use of pesticides on the health of farmers in the area of agriculture horticulture Sumber Rejo village sub district Ngablak district of Magelang Central Java. The method of this research was an observation research with a cross sectional approach, the population is all farmers of vegetable at Sumber rejo village, Sub District of Ngablak. Sixty eight samples were taken using the simple random sanpling, while the residues of pesticides in soil samples taken 20. The result of this research showed significant relationship between the using dose of pesticide (p = 0,001), the use of APD (p = 0,001), method of spraying (p = 0,001), the method of mixing (p = 0,032) and mixing location (p = 0,002) with the occurrence of pesticides poisoned organofosfat and have poisoned the relationship between pesticide treatment of the cost with the results of the test statistics (p = 0,001) in the vegetable farmers in Sumber Rejo village sub district of Ngablak, district of Magelang. Conclusions of this research cholinesterase examination on farmers of vegetable who suffered pesticide poisoning 76,5 %, while pesticide residues in soil negative if examined in theory there are residues of pesticides in the womb of land. To avoid pesticides poisoned, Department recommended perform agricultural and health monitoring of both the farmers how to use pesticides and farmers' health checks periodically. Pestisida dalam sistem pertanian cukup berperan dalam peningkatan hasil tanam, namun demikian pestisida juga merupakan bahan berbahaya yang dapat menimbulkan pengaruh negatif terhadap kesehatan manusia dan kelestarian lingkungan hidup. Berdasarkan hasil pemeriksaan kholinesterase darah pada petani di Kabupaten Magelang pada tahun 2006 dengan jumlah sampel yang diperiksa 550 orang menunjukkan keracunan 99,8 % dengan rincian keracunan berat 18,2%; keracunan sedang 72,73% dan keracunan ringan 8,9%. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dampak ekonomi lingkungan akibat penggunaan pestisida pada kesehatan petani di area pertanian hortikultura desa Sumber Rejo kecamatan Ngablak kabupaten Magelang Jawa Tengah. Metode penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional, dengan populasi petani sayuran di Desa Sumber Rejo Kecamatan Ngablak. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling, jumlah sampel 68 orang, sedangkan residu pestisida pada tanah diambil 20 sampel. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan bermakna antara pemakaian dosis (p=0,001), penggunaan APD (p=0,001), metode penyemprotan (p=0,001), metode pencampuran (p=0,032) dan lokasi pencampuran (p= 0,002) dengan kejadian keracunan pestisida organofosfat serta ada hubungan antara keracunan pestisida terhadap biaya pengobatan dengan hasil pengujian statistik(p=0,001) pada petani sayuran di Desa Sumber Rejo Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah petani sayuran yang mengalami keracunan sebesar 76,5% sedangkan residu pestisida pada tanah negatif namun jika dikaji secara teori masih terdapat kandungan residu pestisida dalam tanah. Untuk menghindari keracunan pestisida, disarankan Dinas pertanian dan Kesehatan melakukan pemantau terhadap petani baik itu cara penggunaan pestisida serta pemeriksaan kesehatan petani secara berkala.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Environmental Health
ID Code:18103
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:29 Jul 2010 09:39
Last Modified:29 Jul 2010 09:39

Repository Staff Only: item control page