PENGENDALIAN PEMANFAATAN AIR BAWAH TANAH DI KOTA KUPANG

ADOE , TRISIANUS HANRY RINANDUS (2008) PENGENDALIAN PEMANFAATAN AIR BAWAH TANAH DI KOTA KUPANG. Masters thesis, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
1025Kb

Abstract

Underground water is alternative of raw water resources which used by Kupang City Government in fulfilling people needs, because, surface raw water resource is limited. Ninety percent of clean water needs fulfil by ground water resource. Water needs is getting increase along with human’s population increase, it is causes ground water utility get increase. According to Local Act Kupang City No 15 Year 2003, said that every ground water management should registered. However, many infractions to the rule and the punishment are weal. It could cause water utility uncontrolled. The impact of water utilization with underground water that infiltrate getting emerge that sea water intrusion in several place marked by taste changing on drill well in Alak Sub-district that becomes salty. Therefore, underground water utilization management should perform to maintain and preserve the water resource. This research aims to identify and evaluate influencing factors which is control utilization of underground water in Kupang City. This research focused on controlling efforts to underground water utilization in Kupang City by identify registration aspect, monitoring, law enforcement to underground water utilization and rehabilitation / conservation efforts of underground water by analyze the concept, actor or parties. And mechanism related with underground water utilization such above control effort. Through description analysis method, by compiling obtained interview data, coding performed by interview data, continued by data categorization. Based on data categorization, it is interpreted and took the issues due to concept factor, actor, or party and mechanism of controlling underground water resource utilization in Kupang City Government includes registration aspect, monitoring, ordering and underground water rehabilitation / conservation. Based on analysis result, concluded that controlling efforts on underground water utilization in Kupang City has not been use continuation concept of water resource. Controlling of underground water utilization is still forced by people needs priority due to clean water needs (it is hard to obtain clean water) and people income/welfare increase. Controlling of underground water utilization has not supported by proper and capable officer, and controlling mechanism has not supported by underground water data availability, better officer and adequate tools. Based on conclusion, suggested that; increases of awareness through socialization and campaign, officer empowerment, provide underground water data, increase the supporting tools, increase coordination among agency, effective ordering and agency and agency involvement in controlling underground water utilization. Air bawah tanah merupakan alternatif sumber air baku yang digunakan oleh Pemerintah Kota Kupang dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan air bersih karena terbatasnya sumber air baku permukaan. Sembilan puluh persen kebutuhan air bersih masyarakat Kota Kupang dipenuhi dari sumber air baku air tanah. Kebutuhan akan air bersih yang semakin meningkat seiring dengan jumlah penduduk yang terus bertambah menyebabkan pengambilan air tanah sebagai sumber air baku semakin meningkat. Sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Kupang Nomor 15 Tahun 2003, di antaranya menyatakan bahwa setiap pengelolaan air bawah tanah harus memiliki izin. Namun dalam implementasinya terjadi pelanggaran aturan dan lemahnya penegakkan sanksi. Hal tersebut dapat menyebabkan pengambilan air bawah tanah semakin tidak terkendali. Dampak dari ketidakseimbangan antara air tanah yang diambil/dimanfaatkan dengan air tanah yang dapat terserap mulai terlihat dengan adanya intrusi air laut pada beberapa daerah dengan ditandai adanya perubahan rasa pada beberapa sumur bor di Kelurahan Alak yang menjadi payau. Untuk itu upaya pengendalian pemanfaatan air bawah tanah untuk menjaga kelestarian sumber daya air tersebut perlu dilakukan. Tujuan yang akan dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengkaji faktor-faktor yang berpengaruh dalam pengendalian pemanfaatan air bawah tanah di Kota Kupang. Penelitian ini difokuskan kepada upaya-upaya pengendalian pemanfaatan air bawah tanah di Kota Kupang dengan melakukan identifikasi terhadap aspek perizinan, pengawasan, penertiban pemanfaatan air bawah tanah dan upaya rehabilitasi/konservasi air bawah tanah dengan melakukan analisa terhadap konsep, aktor atau pelaku dan mekanisme yang berkaitan dengan upaya pengendalian pemanfaatan air bawah tanah seperti yang disebutkan di atas. Melalui metode analisis deskripsi, dengan merekap data wawancara yang diperoleh. Kemudian dilakukan kodefikasi terhadap rekapan hasil wawancara, yang dilajutkan dengan mengkategorikan data. Berdasarkan hasil kategori data tersebut kemudian diinterpretasikan dan diambil maknanya berkaitan dengan faktor konsep, aktor atau pelaku dan mekanisme pada upaya pengendalian pemanfaatan air bawah tanah di Kota Kupang yang meliputi aspek perizinan, pengawasan, penertiban dan upaya rehabilitasi/konservasi air bawah tanah. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pengendalian pemanfaatan air bawah tanah di Kota Kupang belum menerapkan konsep pelestarian sumber daya air tersebut. Pengendalian pemanfaatan air bawah tanah masih terdesak oleh prioritas pemenuhan kebutuhan masyarakat akan air bersih (sulitnya mendapatkan air bersih) dan peningkatan ekonomi/pendapatan masyarakat. Pengendalian pemanfaatan air bawah tanah juga belum ditunjang oleh Aktor pelaksana yang tepat dan mampu. dan mekanisme pengendalian yang belum didukung oleh ketersediaan data air bawah tanah, pelaksana yang mampu dan peralatan yang memadai. Dari kesimpulan di atas maka dapat diberikan rekomendasi; peningkatan kepedulian melalui sosialisas dan kampanye, pemberdayaan aparat, melengkapi data air tanah, peningkatan peralatan pendukung, peningkatan koordinasi antar instasnsi, mengefektifkan penertiban dan pelibatan aparat kelurahan dalam upaya pengendalian air bawah tanah di Kota Kupang.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Urban and Regional Planning
ID Code:18046
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:29 Jul 2010 08:00
Last Modified:29 Jul 2010 08:00

Repository Staff Only: item control page