EFEKTIVITAS DAN EFEK SAMPING KETOROLAC SEBAGAI TOKOLITIK PADA ANCAMAN PERSALINAN PREMATUR Tinjauan perbandingan dengan nifedipin THE EFFECTIVITY AND SIDE EFFECT OF KETOROLAC AS TOCOLYTIC IN PRETERM LABOR Comparison with Nifedipine

Jusuf, Jenny (2008) EFEKTIVITAS DAN EFEK SAMPING KETOROLAC SEBAGAI TOKOLITIK PADA ANCAMAN PERSALINAN PREMATUR Tinjauan perbandingan dengan nifedipin THE EFFECTIVITY AND SIDE EFFECT OF KETOROLAC AS TOCOLYTIC IN PRETERM LABOR Comparison with Nifedipine. Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
1054Kb

Abstract

Latar belakang : Persalinan prematur berkisar 6-10% dari seluruh kehamilan dan merupakan penyebab utama kesakitan dan kematian perinatal tanpa kelainan kongenital yaitu 75% dari seluruh kematian perinatal. Hampir separuh dari neonatus yang berhasil hidup akan mengalami kecacatan neurologis kongenital termasuk serebral palsi dan akan menderita penyakit kronis yang merupakan komplikasi prematur. Melihat hal ini diperlukan usaha-usaha untuk menunda terjadinya persalinan prematur yaitu dengan pemberian tokolitik seperti ketorolac dan nifedipin. Tujuan : Membandingkan efektivitas dan efek samping ketorolac dan nifedipin dalam mencegah persalinan prematur. Metode : Penelitian kontrol acak ( randomized control trial) terhadap 84 kasus ancaman persalinan prematur periode bulan Nopember 2007 sampai Maret 2008. Sampel penelitian dibagi ke dalam 2 kelompok yaitu kelompok yang mendapat kapsul nifedipin peroral sebagai kelompok kontrol (n=42) dan kelompok yang mendapat injeksi ketorolac intramuskuler sebagai kelompok perlakuan(n=42). Dilakukan penilaian terhadap efektivitas dan efek samping obat. Hasil : Ketorolac dan nifedipin mempunyai efektivitas yang sama dalam menunda terjadinya persalinan prematur selama > 2x24 jam dengan p = 0,658. Pada skor Bishop < 5 dan skor Baumgarten < 3 nifedipin lebih efektif dibanding ketorolac dalam menunda terjadinya persalinan prematur selama > 2x24 jam. Efek samping ketorolac lebih sedikit dibanding nifedipin. Kesimpulan : Ketorolac tidak terbukti lebih efektif tetapi efektifitasnya sama dengan nifedipin dalam mencegah terjadinya persalinan prematur dengan efek samping yang lebih sedikit. Background: Preterm birth occurs in approximately 6-10% of all gestations and is the most important cause of neonatal mortality after congenital anomalies have been excluded, accounting for 75% of all neonatal deaths.More than half of the neonatus will have premature complications such as congenital neurologic abnormality including cerbral palsy and various chronic disease. To overcome prematur complication, we need to delay preterm labor with tocolytic agents such as ketorolac and nifedipin. Objective : To compare the effectivity and side effect of ketorolac and nifedipine in delay preterm labor. Methods : Randomized control trial study of 84 cases with preterm labor from November 2007 until March 2008. Study divided in 2 groups. The first group was given nifedipin capsule per oral as a control group, and the other group was given ketorolac injection intramuscular as the experiment group. The effectivity and side effect of ketorolac and nifedipine were evaluated. Results : Ketorolac and nifedipine have the same effectiveness in delay preterm labor for > 2x24 hours (p=0,658). With Bishop score < 5 and Baumgarten score < 3, nifedipine is more effective than ketorolac as tocolytic in preterm labor for > 2x24 hours. Side effect of ketorolac is less than nifedipin . Conclusions : Ketorolac has the same effectiveness as nifedipine in delay preterm labor for > 2x24 hours, with less side effect.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Biomedical Science
ID Code:17969
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:28 Jul 2010 11:34
Last Modified:28 Jul 2010 11:34

Repository Staff Only: item control page