JANUARY EFFECT DAN SIZE EFFECT PADA BURSA EFEK JAKARTA (BEJ) PERIODE 1998-2005

Pratomo , Agus Wahyu (2007) JANUARY EFFECT DAN SIZE EFFECT PADA BURSA EFEK JAKARTA (BEJ) PERIODE 1998-2005. Masters thesis, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
622Kb

Abstract

Efficient Market Hypothesis says that efficient market react swiftly to relevant information. If the market is efficient, it will quickly respond to new information so that will quickly reached a new balance price. In capital market emerge phenomenon showing deviation which oppose against efficient market concept (anomaly market). The Anomaly’s is January Effect and Size Effect. The data was employed in this study is secondary data from companies listed in Jakarta Stock Exchange between January 1998 until December 2005. Purposive sampling method is taken and generates 43 stocks as sample. Statistical analysis which used in this study is multiple regression dummy variables for the January Effect and T test for the Size Effect. From the regression shows result that only in August which have mean of return differ from January’s, and January is not the month with the highest return, so that the January Effect is not exist in BEJ. While the T test of the Size Effect shows result that small cap is not different from the larger cap. Hipotesis pasar modal yang efisien mengatakan bahwa pasar yang efisien bereaksi dengan cepat terhadap informasi yang relevan. Pada pasar yang efisien, pasar akan cepat bereaksi terhadap informasi baru yang masuk sehingga akan cepat tercapai harga keseimbangan yang baru. Pada prakteknya di pasar modal muncul fenomena yang menunjukkan penyimpangan yang bertentangan dengan konsep pasar modal yang efisien (market anomaly). Anomali-anomali tersebut antara lain January Effect dan Size Effect. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder dari perusahaan-perusahaan yang terdaftar pada Bursa Efek Jakarta selama periode penelitian dari Januari 1998 sampai Desember 2005. Sampel yang digunakan pada penelitian ini sejumlah 43 emiten dengan metode purposive sampling. Analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan analisis regresi berganda dengan variabel dummy untuk efek Januari dan Uji beda T untuk efek ukuran perusahaan. Hasil uji regresi berganda variabel dummy menunjukkan hanya pada bulan Agustus saja yang mempunyai rata-rata return berbeda lebih kecil dari bulan Januari dan bulan Januari bukan merupakan bulan dengan return tertinggi, sehingga tidak terbukti adanya efek Januari. Sedangkan Uji beda T untuk efek ukuran perusahaan tidak diperoleh hasil yang signifikan berbeda antara perusahaan kapitalisasi kecil dengan kapitalisasi yang lebih besar sehingga disimpulkan tidak adanya fenomena Efek Ukuran Perusahaan di Bursa Efek Jakarta (BEJ).

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Management
ID Code:17919
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:28 Jul 2010 08:28
Last Modified:28 Jul 2010 08:28

Repository Staff Only: item control page