ANALISIS DAMPAK DEFISIT ANGGARAN TERHADAP EKONOMI MAKRO DI INDONESIA (TAHUN 1993 -2007)

Pamuji TNH , Teguh (2008) ANALISIS DAMPAK DEFISIT ANGGARAN TERHADAP EKONOMI MAKRO DI INDONESIA (TAHUN 1993 -2007). Masters thesis, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
712Kb

Abstract

The main purpose of this research was to find out the effect of budget deficit finance by foreign debt on the Indonesian macroeconomy. The study attempted to examine the effect of budget deficit on inflation and economic growth. Design of the research used a specification of a simultaneous macroeconomic model, consisting of twelve(12) behaviour equations and five (5) identity equations with three (3) blocks. The behaviour equations in the model were estimated by TSLS (two staqe least square). Data used were derived from the Indonesian economic secondary, data for the periode of 1993-2007. The research also applied an econometric test to result in a BLUE estimator. Result of analysis showed that budget deficit financed by foreign debt would improve economic growth and had an inflationary. The estimation resulted in an improvement of money supply when the budget deficit was financed by foreign debt. It had effect on increase of price rate or inflation. In addition, the deficit also affected the economic growth as it might be found by building factors of national income. The rise of taxes affected increasing of nation's input. So that it decreased the deficit. Tax instruments affected disposible income and this disposible income affected purchasing power of the people. In the other words, the would experience higher consumption rate. The effect of the budget deficit increased national income from agregate demand. Once it occured, it could give rise to the national economic growth. Tujuan utama penelitian ini untuk mengetahui dampak defisit anggaran yang dibiayai dengan utang luar negeri terhadap ekonomi makro di Indonesia. Dimana tujuan akhir dari penelitian ini akan melihat dampak defisit anggaran terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Desain penelitian yang digunakan yaitu dengan menspesifikasikan sebuah model ekonomi makro simutan, yang terdiri dari 12 persamaan perilaku dan 5 persamaan identitas dengan 3 blok. Persamaan perilaku dalam model diestimasi dengan menggunakan TSLS (two stage least square). Data yang digunakan merupakan data sekunder perekonomian Indonesia antara tahun 1993-2007. Uji ekonometrika dilakukan untuk menghasilkan penaksir yang BLUE. Hasil analisis menunjukkan bahwa defisit anggaran yang dibiayai dari utang luar negeri akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan bersifat inflationary. Dimana dari hasil estimasi menunjukkan bahwa defisit anggaran yang dibiayai dari utang luar negeri akan meningkatkan jumlah uang beredar, yang akan berpengaruh pada peningkatan tingkat harga atau inflasi. Sedangkan dampak defisit terhadap pertumbuhan ekonomi dapat ditelusuri dengan faktor-faktor pembentuk pendapatan nasional. Dimana peningkatan pajak akan berdampak pada peningkatan penerimaan negara, sehingga akan mengurangi besarnya defisit yang terjadi. Di samping itu instrumen pajak mempengaruhi besarnya pendapatan disposibel. Besarnya pendapatan disposibel akan berdampak terhadap kemampuan daya beli masyarakat, sehingga akan meningkatkan konsumsi masyarakat. Sehingga, dampak defisit anggaran akan meningkatkan pendapatan nasional dari sisi permintaan. Yang akhirnya akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu negara.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HG Finance
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Economics and Development Studies
ID Code:17902
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:28 Jul 2010 08:14
Last Modified:28 Jul 2010 08:14

Repository Staff Only: item control page