EVALUASI PENGATURAN WAKTU PENINGKATAN SALINITAS PADA KUALITAS PRODUKSI KISTA ARTEMIA

MINTARSO, YUNUS (2007) EVALUASI PENGATURAN WAKTU PENINGKATAN SALINITAS PADA KUALITAS PRODUKSI KISTA ARTEMIA. Masters thesis, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2006Kb

Abstract

Salah satu permasalahan dalam pengembangan budidaya Artemia untuk revitalisasi tambak garam adalah pada pengelolaan salinitas air tambak yang merupakan faktor pembatas dalam produksi kista Artemia. Media dengan salinitas ± 125 o/oo adalah yang terbaik untuk mendukung produksi kista Artemia yang maksimal. Pengaturan peningkatan salinitas merupakan kunci dari pengelolaan salinitas air pada budidaya Artemia di tambak garam. Dengan melakukan pengaturan waktu peningkatan salinitas yang tepat pada saat pemeliharaan Artemia di tambak maka diharapkan dapat meningkatkan kualitas kista Artemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh perbedaan waktu peningkatan salinitas menjadi ± 125 o/oo pada saat pemeliharaan Artemia terhadap kualitas produksi kista dan menentukan waktu peningkatan salinitas yang tepat pada pemeliharaan Artermia agar menghasilkan kista yang mempunyai ketebalan korion cukup untuk mendukung efisiensi tetas kista yang tinggi dan keefektifan tetas kista yang cepat. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 5 Oktober 2006 - 7 Januari 2007 di tambak Artemia Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Tengah di Desa Pasarbanggi - Rembang. Hewan uji adalah biomas Artemia stadia instar 1 - instar 15 (dewasa) yang dipelihara selama 20 hari. Tiga perlakuan waktu peningkatan salinitas diterapkan dalam penelitian ini yaitu : hari ke 5 naik menjadi ± 125 o/oo, hari ke 10 naik menjadi ± 125 o/oo, hari ke 15 naik menjadi ± 125 o/oo dan hari ke 1 sudah ± 125 o/oo sebagai kontrol. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan pengamatan dan pencatatan secara langsung dan sistematis pada obyek yang diteliti. Kista Artemia dianalisis di laboratorium untuk mengetahui kualitasnya. Variabel utama kualitas kista : efisiensi tetas, keefektifan tetas dan tebal korion kista dianalisis dengan anova dan analisis regresi. Variabel pendukung : kualitas air, kelangsungan hidup, jumlah individu Artemia dewasa jantan dan betina, fekunditas dan pertumbuhan dianalisis secara deskriptif untuk mendukung analisis kualitas kista. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tebal korion (TK) kista dan waktu peningkatan salinitas dengan persamaan regresi TK = 4,667 - 0,093 x Jumlah Hari Peningkatan Salinitas, r2 = 0,939. Hasil analisis terhadap efisiensi tetas dan keefektifan tetas kista Artemia menunjukan bahwa ketiga perlakuan menghasilkan efisiensi tetas dan keefektifan tetas kista yang sama atau tidak berbeda (P>0,05). Disimpulkan bahwa waktu peningkatan salinitas menjadi ± 125 o/oo pada media pemeliharaan Artemia di tambak harus dilakukan lebih awal yaitu 5-10 hari supaya menghasilkan ketebalan korion kista yang cukup untuk mendukung efisiensi tetas dan keefektifan tetas kista Artemia One problem in Artemia cultivation development to revitalize salt pond is pond water salinity management which is limitation factor at Artemia cyst production. Media with salinity ± 125 ‰ is the best to support maximal Artemia cyst production. Salinity increased management is the key of water salinity management at Artemia cultivation at salt pond. By doing the proper time management of salinity increased at the time Artemia cultivation at pond so it is expected can increased Artemia cyst quality. This research has purpose to study the impact of time difference of salinity increased to ± 125 ‰ at the time Artemia cultivation to cyst production quality and decide the proper salinity increased time to Artemia cultivation so that produce cyst has enough chorion thickness to support the high cyst hatching efficiency and the fast cyst hatching effectiveness. This research was done on 5 October 2006-7 January 2007 at Artemia pond Department of Fishery and Ocean Central Java Province in Pasarbanggi Village – Rembang. Experiment animal was biomass Artemia stadia instar 1 - instar 15 (adult) cultivated for 20 days. Three salinity time increased tests applied in this research are: 5th days rise to ± 125 ‰, 10th days rise to ± 125 ‰, 15th days rise to ± 125 ‰ and the first day has been ± 125 ‰ as a control. This research use experimental methods by observed and noted directly and systematically to object researched. Artemia cyst was analyzed in laboratorial to know its quality. The primary variable of cyst quality : hatching efficiency, hatching effectiveness and chorion thickness of cyst are analyzed by anova and regression analysis. The supported variable : water quality, life performance, the number of male and female adult individual of Artemia, fecundity and growth are analyzed descriptively to support cyst quality analysis. The result of research show that there was relationship between chorion thickness (TK) of cyst and salinity increased time with regression equality TK = 4,667 – 0,093 x the number of salinity increased day, r2 = 0,939. The result of analysis to hatch efficiency and hatch effectiveness of Artemia cyst show that three performances result the similar hatching efficiency and hatching effectiveness of Artemia cyst (P>0,05). Concluded that salinity increased time to ± 125 ‰ in cultivation media Artemia at pond has to be done early namely 5-10 days so that result enough cyst chorion thickness to support hatching efficiency and hatching effectiveness of Artemia cyst.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Management
ID Code:17763
Deposited By:Ms upt perpus3
Deposited On:27 Jul 2010 12:13
Last Modified:27 Jul 2010 12:13

Repository Staff Only: item control page