PERSEPSI DAN PARTISIPASI ANGGOTA DPRD PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TERHADAP KESETARAAN GENDER

LESTARI, YUNI (2008) PERSEPSI DAN PARTISIPASI ANGGOTA DPRD PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TERHADAP KESETARAAN GENDER. Masters thesis, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
387Kb

Abstract

Pada dekade terakhir ini isu dan wacana kesetaraan gender semakin menghangat sejalan dengan era globalisasi dan liberalisasi ekonomi dunia. Wacana inipun semakin merambat pada domain politik terutama yang berkaitan dengan peran dan kontribusi wanita dalam dunia politik. Pada dekade sebelumnya peran politik perempuan terasa termajinalisasi karena sebagai aktor baik faktor budaya, institusional, sosial maupun nilai yang berlaku ditengah masyarakat. Kondisi ini turut mempengaruhi keterlibatan kaum perempuan pada umumnya dan secara khusus perempuan Daerah Istimewa Yogyakarta dalam berbagai bidang baik pemerintahan, publik maupun politik. Keterbatasan kaum perempuan untuk terlibat dalam berbagai bidang khususnya politik dipengaruhi oleh sistem rekrutmen yang berlaku selama ini belum terbuka secara optimal yang disebabkan oleh persepsi kaum laki-laki yang mendominasi partai poltik maupun organisasi masa yang ada, sehingga peluang secara terbuka untuk kaum perempuan belum optimal. Faktor penyabab lain yang mempengaruhi fenomena tersebut adalah adanya pengaruh adat istiadat dan nilai budaya masyarakat Yogyakarta umumnya menganggap perempuan sebagai insan yang lemah dan kalah, menimbulkan kurangnya kesempatan yang diberikan, sementara secara normatif kedudukan antara perempuan dan laki-laki adalah sejajar dalam berbagai hal. Oleh karena itu penelitian ini diarahkan pada dua pertanyaan mendasar yang perlu dikaji yaitu bagaimana persepsi dan partisipasi anggota DPRD Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta terhadap kesetaraan gender. In the latest decade the issue and idea of gender equality get more attention simultaneously with the globalization era and the world’s economy liberalization. The issue reaches the political domain especially which is related to the women’s political roles and contribution. In the previous decade, the women’s political roles was still marginal because of many factors including cultural, institutional, social and society values existing in the society. This condition influenced the participation of women in general. Moreover, in Yogyakarta, women’s contribution is limited in various fields such as in public governance and political field. The limitation of women’s political roles is influenced by the existing recruitment system which is not optimal. It is caused by men’s perception that dominates the politics and mass organization. Therefore, the chance for women is not optimally given. The other factors influencing the phenomenon are the traditions, customs and cultural values of the Yogyakarta people. In general they supposed that women as a weak and loose creatures. This perception makes women get less chance even though normatively both men and women have balanced position in various sectors. Therefore the research is directed to two main question which need to be answered, ie. how the perception and participation of legislative members about gender equality in the Daerah Istimewa Yogyakarta province.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:J Political Science > JF Political institutions (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Public Administration
ID Code:17733
Deposited By:Ms upt perpus3
Deposited On:27 Jul 2010 11:32
Last Modified:27 Jul 2010 11:32

Repository Staff Only: item control page