PENGEMBANGAN KAWASAN INDUSTRI DALAM MENINGKATKAN INVESTASI DI KOTA SEMARANG

PRATIKNYA, PRATIKNYA (2007) PENGEMBANGAN KAWASAN INDUSTRI DALAM MENINGKATKAN INVESTASI DI KOTA SEMARANG. Masters thesis, Program Sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF
528Kb

Abstract

Leave from growth of Industrial Area in Semarang City which still slow moving, which result its existence not yet can become medium to give amenity to industrial activity utilize to push investment enthusiasm in Semarang City as commended by regulation of law, so this research is lived in framework develop and build again valves which implied in the area of industri with a purpose to be area of industri can take a hand in to create better investment climate in Indonesia specially in Semarang City. Target of this research is to know how peripheral of regulation of existing invitation have enough supported to growth of industrial area in drawing, investment enthusiasm in town execution of development of industrial area in Semarang City Walk as according to expectation, and also to know existing resistances and give suggestion and also input to government for repair later on next day. Method which is used in this research is with approach of normative juridical and of empirical juridical. Approach of normative juridical is used with pallet of that area of industri represent institution running its role pursuant to law norms, while approach of used empirical juridical to see how the development of industrial area walk in reality. While obtained that data to be analyzed qualitative. Existence of industrial area arranged with decision of president of No. 14 year 1996, but the developing of industrial area in execution involved by some institution, while it is needed by the existence of coordination. The coordination will be able to walk better where there is peripheral of regulation at level center and also area which still not yet last for supporting to growth of industrial area in drawing investment interest in Semarang City. In line with area autonomy matters, the governmental of Semarang City can exploit investment climate utilize to improve town competitiveness of Semarang to the other towns in drawing investor. So that industrial area can share in a optimal fashion in joining into improve investment enthusiasm, so that needed the existing industrial area. Steps able to he gone through by government of Semarang City to realize the mentioned is by including industrial area in each taken by policy government of Semarang City in investment area, including by giving special treatment to investor investing capital in industrial area location. Key word : Industrial Estate, Investment. Berangkat dari perkembangan kawasan industri di kota Semarang yang masih berjalan lambat, yang mengakibatkan keberadaannya belum mampu menjadi sarana untuk memberi kemudahan bagi kegiatan industri guna mendorong minat investasi di kota Semarang sebagaimana diamanahkan oleh peraturan perundang-undangan, maka penelitian ini diangkat dalam kerangka membangun kembali nilai-nilai yang terkandung dalam kawasan industri dengan tujuan agar kawasan industri dapat mengambil bagian dalam menciptakan iklim investasi yang lebih baik di Indonesia khususnya di kota Semarang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah perangkat peraturan perundangan yang ada sudah cukup menunjang bagi perkembangan kawasan industri dalam menarik minat investasi di kota Semarang, tujuan lainnya adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pembangunan kawasan industri di kota Semarang berjalan sesuai dengan harapan, serta untuk mengetahui hambatan-hambatan yang ada dan memberikan saran serta masukan kepada pemerintah untuk perbaikan di kemudian hari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan yuridis normatif dan yuridis empiris . pendekatan yuridis normatif digunakan dengan alasan bahwa kawasan industri merupakan institusi yang menjalankan perannya berdasarkan norma-norma hukum, sedangkan pendekatan yuridis empiris digunakan untuk melihat bagaimana pembangunan kawasan industri berjalan dalam realitanya. Sedangkan data yang diperoleh dianalisa secara kualitatif. Keberadaan kawasan industri diatur dengan Keputusan Presiden no. 41 tahun 1996, namun pembangunan kawasan industri dalam pelaksanaannya melibatkan beberapa instansi, sehingga diperlukan adanya koordinasi. Koordinasi tersebut akan dapat berjalan dengan baik manakala ada perangkat peraturan pada tingkat pusat maupun daerah yang mengatur keterlibatan tersebut. Sampai saat ini perangkat peraturan yang ada masih belum cukup untuk menunjang bagi perkembangan kawasan industri dalam menarik minat investasi di kota Semarang. Sejalan dengan Otonomi Daerah, pemerintah kota Semarang dapat memanfaatkan kawasan industri yang ada sebagai sarana meningkatkan iklim investasi yang lebih baik guna meningkatkan daya saing kota Semarang terhadap kota-kota lainnya dalam menarik investor. Agar kawasan industri berperan secara optimal dalam ikut serta meningkatkan minat investasi, maka diperlukan adanya dukungan dan sinergi dari pemerintah kota Semarang kepada kawasan industri yang ada . Langkah –langkah yang dapat ditempuh pemerintah kota Semarang untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan memasukkan kawasan industri di dalam setiap kebijakan yang diambil pemerintah kota Semarang di bidang investasi, termasuk dengan memberikan perlakuan khusus kepada investor yang menanamkan modalnya di dalam lokasi kawasan industri. Kata Kunci : Kawasan Industri, Investasi.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:K Law > K Law (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Law
ID Code:17687
Deposited By:Mr upt perpus 4
Deposited On:27 Jul 2010 09:44
Last Modified:27 Jul 2010 09:44

Repository Staff Only: item control page