MODEL ANALISIS BIOEKONOMI DAN PENGELOLAAAN SUMBERDAYA IKAN DEMERSAL (STUDI EMPIRIS DI KOTA TEGAL), JAWA TENGAH

Nabunome , Welhelmus (2007) MODEL ANALISIS BIOEKONOMI DAN PENGELOLAAAN SUMBERDAYA IKAN DEMERSAL (STUDI EMPIRIS DI KOTA TEGAL), JAWA TENGAH. Masters thesis, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
3006Kb

Abstract

The research aimed to estimate the catch and effort in the level of Maximum Sustainable Yield (MSY), Maximum Economic Yield (MEY), and Open Access (OA), respectively. All the those are considered as bionomic indicators and will be formulated the fisheries management for Tegal Municipality. This study has special reference to the arad-net (a kind of baby trawl) to proxy the stok of demersal fish. The bionomic models of Schaefer and Fox (Anderson, 1986) were been invoked. However, Fox model indicates the more suitable to estimate the demersal fish stok for Tegal fisheries. There after, all analysis are based on the Fox model. The result indicated that the catch and effort at MSY level are 5.530 ton/year and 20.823 trips/year, respectivey. While the catch and for Maximum Economic Yield (MEY) and Open Access (OA) levels are 5.376 ton/year ; 16.258 trips/year and 47.860 trips/year ; 3.469 ton/year. The profitability of arad-net accounted for Rp. 81.913/trip. Fox model concludes that Tegal fisheries is in overfishing condition since 1997 with averaged ulilisation of 149,92%. Ones of fisheries management schemes pruposed by this study among others are : fishing of the catch limit of MSY (266 kg/trip) and for MEY (331 kg/trip) ; mesh-size ; conservation effort ; closed season for spawning ground and fishing ground, fishing with alternate-day ; licensing control ; Co-management among the stakeholders ; enforcement and surveillance and Fisheries Information System (FIS). Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi hasil tangkapan dan upaya pada tingkat tangkapan maksimum lestari (MSY), Maximum Economic Yield (MEY) dan Open Acces (OA). MSY, MEY dan OA merupakan indikator bioekonomi yang akan digunakan untuk memformulasikan kebijakan yang tepat dalam pengelolaan perikanan di Kota Tegal. Penelitian ini khusus menggunakan jaring arad (mini trawl) sebagai pendekatan untuk analisis stok sumberdaya ikan demersal. Alat analisis yang digunakan adalah model bioekonomi Schaefer dan Fox (Anderson, 1986). Model Fox lebih sesuai untuk mengestimasi stok ikan demersal di Kota Tegal. Selanjutnya analisis dalam penelitian ini menggunakan model Fox. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil tangkapan dan upaya pada tingkat Maximum Sustainable Yield (MSY) sebesar 5.530 ton/tahun dan 20.823 trip/tahun. Sementara estimasi nilai Maximum Economic Yield (MEY) dan Open Acces (OA) pada tingkat 5.376 ton/tahun ; 16.258 trip/tahun.dan 3.469 ton/tahun ; 47.860 trip/tahun. Profitabitas jaring arad sebesar RP. 81.913/trip. Analisis dengan model Fox menunjukan bahwa sudah terjadi tangkapan lebih (overfishing) sejak tahun 1997 dengan tingkat pemanfaatan sebesar 149,92 % . Beberapa bentuk pengelolaan perikanan yang diajukan dalam penelitian ini diantaranya adalah: pembatasan kuota penangkapan ikan pada tingkat MSY sebesar 296 Kg/Trip dan untuk MEY 331 Kg/Trip ; kebijakan terhadap lebar ukuran mata jaring ; upaya konservasi ; kontrol terhadap musim/daerah penangkapan ikan (spawning ground dan fishing ground) ; penggiliran dalam melakukan penangkapan ikan (fishing with alternate day) ; pembatasan penerbitan izin penangkapan bagi kapal baru, ; Co-management diantara stakeholders ; Penegakan hukum (enforcement) dan pengawasan (surveilance) dan Fisheries Information System (FIS) perikanan tangkap sebagai dasar kebijakan pemanfaatan dan pengelolaan sumberdaya ikan demersal.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Coastal Resource Management
ID Code:17681
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:27 Jul 2010 09:37
Last Modified:27 Jul 2010 09:37

Repository Staff Only: item control page