PELAKSANAAN PENYELESAIAN KLAIM ASURANSI JIWA DI ASURANSI JIWA BERSAMA BUMIPUTERA 1912 CABANG SEMARANG

ANDRIANI,, VIVIEN (2008) PELAKSANAAN PENYELESAIAN KLAIM ASURANSI JIWA DI ASURANSI JIWA BERSAMA BUMIPUTERA 1912 CABANG SEMARANG. Masters thesis, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
296Kb

Abstract

Insurance and insurance institution as the risk shifting institution possesses have important role. The insurance commerce as one of non banking financial institutions has a very important role concerning the development of economical field since it can collect fund securing from the society through the warranted premium collection. AJB Bumiputera 1912 as one of the life insurance companies in Indonesia always tries to develop the product service upon the insurance field, beside to deliver service to the customer, it is also as the investment from the society’s savings. However, upon the execution, AJB Bumiputera 1912 often receives obstacles, especially upon the execution of the claim complection of the life insurance. The purpose of the research is to acknowledge the execution process of the life insurance, the claim proposal condition, the obstacles upon the claim execution and the solution to solve the obstacles faced by AJB Bumiputera 1912. The research used juridical empirical as the approaches by using the qualitative data analysis. The execution of the life insurance agreement upon the insurance company of the AJB Bumiputera 1912 has been appropriated to the stipulation of the applied regulations, which are Civil Code (KUH Perdata), such as Section 1313, Section 1320, Section 1318, Section 1253-1262, Section 1338, Section 1339, Section 1342-1351, Section 1365, and Commerce Code (KUHD), such as Section 254-258, Section 269, and also Bill Number 2 Year 1992 upon insurance commerce. Upon the insurance agreement, besides it needs to fulfill the agreement general requirements, it also needs to fulfill particular requirements/ particular principle upon the life insurance agreement, which are Principle of indemnity, principle of insurable interest, and Principle of utmost good faith. Consequently, it needs to have serious efforts in order to make the insurance company develop and to socialize the life insurance for increasing the society’s consciousness upon the importance of insurance, especially the importance of life insurance. Asuransi dan lembaga asuransi sebagai lembaga peralihan risiko mempunyai peranan penting. Usaha perasuransian sebagai salah satu lembaga keuangan non Bank ini sangat penting peranannya dalam rangka pembangunan bidang ekonomi karena dengan usaha ini bisa menghimpun dana yang digali dari masyarakat melalui perolehan premi tertanggung. AJB Bumiputera 1912 sebagai salah satu perusahaan asuransi jiwa di Indonesia selalu berupaya untuk mengembangkan jasa produknya dibidang perasuransian, selain guna menjual jasa kepada pelanggan, disisi lain sebagai investor dari tabungan masyarakat. Namun di dalam pelaksanaannya, AJB Bumiputera 1912 seringkali mengalami hambatan-hambatan, khususnya pada saat pelaksanaan penyelesaian klaim asuransi jiwa itu sendiri. Dalam penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan asuransi jiwa, syarat-syarat pengajuan klaim, hambatan-hambatan dalam pelaksanaan klaim serta upaya penyelesaiannya guna mengatasi hambatan tersebut di AJB Bumiputera 1912 digunakan metode yuridis empiris dengan analisa data kualitatif. Pelaksanaan perjanjian asuransi jiwa pada perusahaan asuransi AJB Bumiputera 1912 telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku yaitu: Kitab Undang-undang Hukum Perdata (KUH Perdata), antara lain Pasal 1313, Pasal 1320, Pasal 1318, Pasal 1253-1262, Pasal 1338, Pasal 1339, Pasal 1342-1351, Pasal 1365.Kitab Undang-undang Hukum Dagang (KUHD), antara lain Pasal 254- 258, Pasal 269 serta Undang-undang No 2 Tahun 1992 tentang usaha perasuransian Di dalam perjanjian asuransi selain harus memenuhi syarat- syarat umum perjanjian, harus memenuhi pula syarat- syarat khusus/ prinsip-prinsip khusus bagi perjanjian asuransi jiwa yaitu: Principle of indemnity, Principle of insurable interest, Principle of utmost good faith Maka, perlu dilakukan upaya-upaya yang serius guna menjadikan perusahaan asuransi jiwa semakin berkembang dan untuk lebih memasyarakatkan lagi asuransi jiwa demi meningkatnya kesadaran masyarakat akan arti pentingnya asuransi, khususnya asuransi jiwa

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:K Law > K Law (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Notary
ID Code:17606
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:27 Jul 2010 08:28
Last Modified:27 Jul 2010 08:28

Repository Staff Only: item control page