FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PERUBAHAN FUNGSI RUANG DI SERAMBI PASAR INDUK WONOSOBO

Hermanto, Heri (2008) FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PERUBAHAN FUNGSI RUANG DI SERAMBI PASAR INDUK WONOSOBO. Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
1545Kb

Abstract

The development of economic in urban area causes the need of economic facilities also increase, so that grows many economic facilities such as : market, house with residence, supermarket and mini market. The existence of traditional market is one of real indicator of citizen’s economic activities in one area. As one of public facility, this existence will support citizen’s economic activities too. Wonosobo’s main market is a traditional market which has been revitalized with Wonosobo’s citizen necessity. It takes placed in the center of Wonosobo’s City Square. At the beginning of main market planning, the merchants are involved actively, so that almost all of their aspirations and will can be realized in the process of its building. The problems appeared after the building occupied are the grow of new market stalls in the space of consumers activities, such as: in the front porch, in the stairs, and in the Pedi cab parking lot, and the disfunction of the market stalls and rooms in the third floor because of rare consumers. The aim of this research is to prove that there are many factors that influence the changing of rooms function in the front porch of main Pasar Induk Wonosobo and to find out the strongest factors of it. Research method applied in this research is rationalistic; methods of collecting technique are interview, questioner, and field observation, while sample collecting technique using Purpose Sampling; main sample is the merchants, consumers sampling also used to support the analysis and meaning after the result of statistic observation found. Data analysis using descriptive and statistic, it is factor analysis. From the field observation, merchants interview and library analysis, the factors that are claimed to cause the changing of the room function in the front porch of the main market are : easy reached, the wide of circulation line, number of consumers spread, the board of market management’s license, market stall’s price and Rita Pasaraya. After data observation and analysis done, the researcher finds 4 ( four ) factors, they are: easy reached, the wide of circulation line, number of consumers spread, the board of market management’s license, market stall’s price and Rita Pasaraya, while the strongest factor that influence that changing is the number of consumers spread. Pesatnya pertumbuhan ekonomi di kawasan perkotaan menyebabkan kebutuhan akan fasilitas ekonomi pun akan semakin meningkat, sehingga tumbuhlah berbagai fasilitas ekonomi seperti, Pasar, Ruko, Supermaket, dan Mini Market. Keberadaan pasar, khususnya pasar tradisional merupakan salah satu indikator paling nyata adanya kegiatan ekonomi masyarakat di suatu wilayah. Sebagai salah satu sarana publik keberadaan pasar tradisional juga mendukung kegiatan ekonomi masyarakat. Pasar Induk Wonosobo adalah merupakan Pasar Tradisional yang telah mengalami revitalisasi sesuai dengan kebutuhan masyarakat Wonosobo, terletak di pusat Kawasan Perkotaan Wonosobo. Pada tahap awal perencanaan Pasar Induk Wonosobo, pihak pedagang sudah dilibatkan sehingga hampir semua aspirasi dan keinginan pedagang dapat diwujudkan dalam pelaksanaan pembangunan Pasar Induk. Permasalahan yang kemudian terjadi adalah tumbuhnya los/kios baru pada ruang ruang yang seharusnya digunakan untuk pergerakan pengunjung dan pembeli Pasar Induk seperti serambi, ruang tangga, dan parkir terminal angkot, serta tidak berfungsinya kios dan los di lantai 3 disebabkan sepinya pengunjung/pembeli ke lantai 3. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan bahwa faktor kemudahan pencapaian, penyebaran jumlah pembeli, ukuran jalur sirkulasi bagi pengunjung, kebijakan Dinas Pengelola Pasar yang berkaitan dengan perijinan dan penentuan harga los, serta faktor eksernal yaitu keberadaaan Pasaraya Rita diduga yang menyebabkan terjadinya perubahan fungsi ruang di serambi Pasar Induk Wonosobo serta untuk mencari faktor apakah yang paling berpengaruh terhadap perubahan fungsi ruang di serambi Pasar Induk Wonosobo. Metodologi penelitian yang digunakan adalah rasionalistik, metoda pengambilan data menggunakan teknik wawancara, kuesioner, dan observasi di lapangan. Metoda Pengambilan sample dengan purpose sampling,sample utama adalah pedagang, sedangkan sample sejumlah pembeli digunakan untuk memperkuat analisa dan pemaknaan setelah hasil uji statistik diketahui. Analisa data menggunakan deskriptif dan statistik yaitu analisis faktor. Dari hasil observasi di lapangan, wawancara terbatas dengan pedagang, serta kajian pustaka, maka faktor yang diduga menyebabkan perubahan fungsi ruang di Serambi Pasar Induk adalah : kemudahan pencapaian, lebar jalur sirkulasi, jumlah penyebaran embeli, Perijinan Dinas Pengelola Pasar, Harga Los, dan Pasaraya Ria. Setelah dilakukan penggalian data dan dilakukan analisa maka ditemukan ada 4 faktor yang mempengaruhi perubahan fungsi ruang di serambi Pasar Induk Wonosbo, yaitu faktor kemudahan pencapaian, penyebaran jumlah pembeli, Perijinan dan Rita Pasaraya, sedangkan faktor yang paling besar pengaruhnya terhadap perubahan fungsi ruang di serambi Pasar Induk adalah penyebaran jumlah pembeli.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:T Technology > TH Building construction
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Architecture
ID Code:17579
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:27 Jul 2010 07:59
Last Modified:27 Jul 2010 07:59

Repository Staff Only: item control page