ANALISIS PENGARUH BID-ASK SPREAD, MARKET VALUE, DAN RESIKO SAHAM TERHADAP HOLDING PERIOD (Studi Kasus pada saham-saham LQ45 Periode 2003-2005)

HADI, HELMY YULIANTO (2008) ANALISIS PENGARUH BID-ASK SPREAD, MARKET VALUE, DAN RESIKO SAHAM TERHADAP HOLDING PERIOD (Studi Kasus pada saham-saham LQ45 Periode 2003-2005). Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
543Kb

Abstract

Dalam melakukan investasi, Investor memiliki kebebasan untuk memilih jenis saham perusahaan yang go public. Selain memilih saham, investor juga memiliki kebebasan dalam membeli jumlah lembar saham dan lamanya memegang financial asset tersebut. Akan tetapi investor harus memiliki pertimbangan untuk mengurangi resiko sampai serendah-rendahnya untuk mendapatkan gain yang optimal. Jika investor memprediksikan bahwa saham perusahaan yang dibelinya tersebut dapat menguntungkan, maka investor akan cenderung menahan sahamnya dalam jangka waktu yang lebih lama, tentunya dengan harapan bahwa harga jual saham tersebut akan lebih tinggi dimasa yang akan datang dan sebaliknya. Oleh karena itu lama tidaknya seorang investor menahan dananya pada suatu saham perusahaan tertentu untuk waktu tertentu yang disebut Holding Period merupakan hal yang menarik untuk di teliti. Penelitian ini bertujuan menganalisis apakah terdapat pengaruh dari bidask spread, market value dan Resiko Saham terhadap Holding Period. Penelitian ini menguji Holding Period pada saham-saham LQ45 di Bursa Efek Jakarta (BEJ) periode 2003-2005. Sampel dari penelitian ini menggunakan 17 perusahaan yang selalu terdaftar di LQ45. Penelitian ini menggunakan data harian, dengan perhitungan Holding Period menggunakan rata-rata harian selama satu semester. Analisis yang digunakan adalah uji t, dan regresi berganda. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah closing price, jumlah saham beredar, volume perdagangan saham, serta bid dan ask price. Dari hasil penelitian Adjusted R2 diperoleh nilai 38,6% variasi holding period dapat dijelaskan oleh ketiga variabel yaitu bid-ask spread, market value dan Resiko saham sedangkan 61,4% dijelaskan oleh variabel lain diluar model. Sedangkan dari hasil uji t diperoleh bukti bahwa variabel bid-ask spread, dan market value berpengaruh positif dan signifikan terhadap holding period. Disamping itu variabel Resiko Saham berpengaruh negatif dan signifikan terhadap holding period. Ketiga hasil tersebut telah teruji dengan signifikasi α = 5% dan yang paling berpengaruh terhadap holding period adalah resiko saham. Dari hasil uji F diperoleh bukti bahwa bid-ask spread, market value dan Resiko saham secara simultan bersama-sama berpengaruh terhadap holding period saham. Dari hasil penelitian ini maka para investor dipasar modal diharapkan lebih memperhatikan faktor Resiko Saham, karena memberikan informasi yang sangat penting bagi investor. Jika Resiko saham meningkat (ketidakpastian saham tersebut makin besar) maka sebaiknya cepat melepas saham perusahaan tersebut dan jika Resiko Saham menurun (ketidakpastian saham tersebut makin kecil) maka dapat menahan saham perusahaan tersebut lebih lama. Faktor lain yang perlu diperhatikan yaitu bid-ask spread dan market value. Semakin tinggi bid-ask spread dan market value maka akan semakin lama saham tersebut akan dimiliki oleh investor. In investment, Investor have a freedom to chosen type of company share which go public. Beside chosen share, investor have a freedom to buy amount of share and period to hold the financial asset. However investor have to own consideration to lessen risk until to get optimal gain. If investor predicts that company share which have been bought could earn a profit, hence the investor will hold his share in longer period, perhaps on the chance that sell price of the share will be higher in the future and conversely. Therefore the period a investor hold his fund at a certain company share for the certain time so-called Holding Period represent this research. The aim of this research is to analyse whether there are influence of bidask spread, market value and risk to Holding Period. This research examines Holding Period at shares of LQ45 in Jakarta Stock Exchanges on period 2003- 2005. Sample from this research are 17 company which always be listed in LQ45. This research uses daily data, with calculation of Holding Period uses daily mean during one semester. Method of analysis are t-test, and multiplier regression. The data in this research are closing price, shares outstanding, trading volume, and bid and ask price. The result of Adjusted R2 obtained value 38.6% variation of holding period can be explained the independent variables there are bid-ask spread, market value and risk while 61.4% can be explained by other variables outside model. While from result t-test obtained evidence that variable of bid-ask spread, and market value have a positive effect and significant to holding period. Variable of risk have a negative effect and significant to holding period. The result have been tested with significance α = 5% and most have an effect to holding period is risk. From result of F-test obtained evidence that bid-ask spread, market value and risk in simultaneously have an effect to holding period. The result is investor of capital market expected more pay attention to factor of risk, because giving information which of vital importance for investor. If risk increase (the share uncertainty bigger and bigger) will be better quickly release the company share and if risk decrease (the share uncertainty smaller and smaller) will be better hold the company share in longer period. The other factor which need pay attention is bid-ask spread and market value. The increasing of bid-ask spread and market value will longer the share will be owned by investor.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Management
ID Code:17548
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:26 Jul 2010 11:59
Last Modified:26 Jul 2010 11:59

Repository Staff Only: item control page