ANALISIS KARAKTERISTIK INDIVIDU DAN FAKTOR INTRINSIK YANG BERHUBUNGAN DENGAN KINERJA BIDAN PELAKSANA POLIKLINIK KESEHATAN DESA DALAM PELAYANAN KESEHATAN DASAR DI KABUPATEN KENDAL TAHUN 2007 (Analysis of Individual Characteristics and Intrinsic Factors related to Midwife’s Work Performance at the Village Health Policlinic in Providing Basic Health Services in District of Kendal Year 2007)

Surani, Endang (2008) ANALISIS KARAKTERISTIK INDIVIDU DAN FAKTOR INTRINSIK YANG BERHUBUNGAN DENGAN KINERJA BIDAN PELAKSANA POLIKLINIK KESEHATAN DESA DALAM PELAYANAN KESEHATAN DASAR DI KABUPATEN KENDAL TAHUN 2007 (Analysis of Individual Characteristics and Intrinsic Factors related to Midwife’s Work Performance at the Village Health Policlinic in Providing Basic Health Services in District of Kendal Year 2007). Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
538Kb

Abstract

PKD adalah salah satu syarat untuk dapat mencapai desa siaga dan bidan desa adalah sebagai pelaksananya. Permasalahan yang muncul adalah rendahnya kinerja bidan desa pelaksana PKD di Kabupaten Kendal. Tujuan Penelitian ini adalah menguji ada tidaknya hubungan antara umur, pendidikan, masa kerja, status perkawinan, status kepegawaian, pengalaman, motivasi, persepsi terhadap kepemimpinan, persepsi terhadap insentif, persepsi terhadap beban kerja, persepsi terhadap supervisi dan pelatihan dengan kinerja bidan desa pelaksana PKD adalam pelayanan kesehatan dasar di PKD. dibandingkan dengan bidan desa biasa. Penelitian ini merupakan penelitian analitik. Metode penelitian dengan pendekatan belah lintang (cross sectional). Populasi dalam penelitian ini adalah bidan desa pelaksana PKD, sampel penelitian berjumlah 67 bidan desa pelaksana PKD, analisis bivariat dengan uji Chi Square dan dilanjutkan pendekatan kualitatif untuk hasil analisis statistik yang ada masalah. Hasil analisis penelitian ditemukan mayoritas responden usia ≤ 35 tahun sebesar 63%, rata-rata berusia 33 tahun, tingkat pendidikan dalam kategori kurang sesuai dengan standar profesi (D1 Kebidanan) sebesar 54%, masa kerja rata-rata 12 tahun, mayoritas sudah kawin 97%, dan berstatus PNS sebanyak 52%, analisis bivariate menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengalaman dengan kinerja (p=0,031),motivasi dengan kinerja (p=0,0001), persepsi terhadap kepemimpinan dengan kinerja (p=0,001), persepsi terhadap insentif dengan kinerja (p=0,022), persepsi terhadap beban kerja dengan kinerja (p=0,004), pengalaman dengan kinerja (p=0,027), sedangkan yang tidak berhubungan dengan kinerja adalah umur, pendidikan, masa kerja, status perkawinan, status kepegawaian dan persepsi terhadap supervisi dengan kinerja (p=0,943), Saran yang dapat direkomendasikan dalam penelitian ini untuk dinas kesehatan dan puskesmas adalah menambah sarana-prasarana, mengevaluasi pembagian pengembalian jasa, segera memberikan dana bantuan PKD, memberikan rangsangan non financial, menambah pelatihanpelatihan, lebih mengoptimalkan peran lintas program dan lintas sektor. Saran bagi bidan desa pelaksana PKD agar meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dengan mengikuti pelatihan-pelatihan/seminar dan melalui peningkatan jenjang pendidikan, agar lebih mandiri dengan pengembangan program PKD dengan pemberdayaan seperti WOD dan usaha-usala lainnya. A Village Health Policlinic (VHP) is one of requirements to achieve status of ready village and a midwife is as an officer in charge. Work performance of midwives in Kendal District to implement the program of village health policlinic is still low. Aim of this research was to analyze relationship among age, education, length of work, marital status, official status, experience, motivation, perception towards leadership, perception towards incentive, perception towards work burden, perception towards supervision, and training and Midwife’s Work Performance at the VHP in providing Basic Health Services in comparison with other midwives.` This research used analytic method using cross sectional approach. Population was midwives who were in charge at the VHP. Number of sample was 67 persons. Quantitative data were analyzed using Chi-Square test and qualitative data were analyzed using content analysis. The result of this research shows that most of the respondents have age less than or equal to 35 years old (63%) with the age average is 33 years old. Most of the respondents have an educational level which is not appropriate with professional standard (54%). Average of work length is 12 years and most of the respondent status is married (97%) and works as a civil servant (52%). Result of bivariat analysis shows that variables of experience (p=0.031), motivation (p=0.0001), perception towards leadership (p=0.001), perception towards incentive (p=0.022), perception towards work burden (p=0.004) have significant relationship with the midwife’s performance. Otherwise, variables that statistically do not have significant relationship with work performance are age, education, length of work, marital status, official status, and perception towards supervision. District Health Office and Health Centers should add number of means, evaluate sharing of incentive, immediately provide budget for the VHP, provide non financial stimulation, train the midwives, and improve role of inter-program and inter-sector. Midwives should improve their knowledge and skill by attending training/seminar and continuing study. Beside that, in order to be more independent, they should develop the program of VHP by empowering community.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Public Health
ID Code:17401
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:23 Jul 2010 10:50
Last Modified:27 Dec 2010 10:20

Repository Staff Only: item control page