EVALUASI KINERJA FORUM BINA LINGKUNGAN (BILIK) DALAM PENGAWASAN DAN PENGENDALIAN PENCEMARAN AIR SUNGAI DI KECAMATAN CIKARANG BARAT KABUPATEN BEKASI

SUPARYADI, EKO (2008) EVALUASI KINERJA FORUM BINA LINGKUNGAN (BILIK) DALAM PENGAWASAN DAN PENGENDALIAN PENCEMARAN AIR SUNGAI DI KECAMATAN CIKARANG BARAT KABUPATEN BEKASI. Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
3129Kb

Abstract

Forum Bina Lingkungan (Forum Bilik) sebagai manifestasi partisipasi stakeholder dalam pengelolaan lingkungan hidup merupakan salah satu strategi pengawasan dan pengendalian pencemaran air dalam pengelolaan sungai. Masyarakat memiliki fungsi kontrol dalam pengelolaan lingkungan hidup yang dapat diwujudkan melalui pengawasan terhadap kinerja industri dalam pengelolaan lingkungan dan peningkatan partisipasi. Forum Bilik dibentuk di sekitar sub daerah aliran sungai dengan keanggotaan terdiri dari masyarakat (tokoh-tokoh masyarakat, pemerhati lingkungan) dan pengusaha/ industriawan. Dengan terbentuknya Forum Bilik diharapkan dapat membantu pemerintah dalam pengelolaan lingkungan hidup, terutama dalam pengawasan dan pengendalian pencemaran air sungai. Melalui penelitian studi kasus terhadap partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup akan dikaji kinerja forum bina lingkungan (bilik) dalam pengawasan pencemaran air sungai. Fokus penelitian yaitu mendeskripsikan realita yang terjadi di wilayah studi atas kinerja forum bilik dalam pengawasan dan pengendalian pencemaran air sungai. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi langsung, wawancara dan diskusi kelompok kecil. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kinerja dari Forum Bilik tersebut belum efektif dan efisien. Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja forum bilik, yaitu faktor stakeholder internal (masyarakat dan industri) dan stakeholder eksternal (pemerintah pdaerah). Faktor stakeholder eksternal (peran pemerintah daerah) terlihat dari proses perencanaan dalam pembentukan forum bilik, dimana masyarakat dan industri tidak terlibat dalam setiap tahapan (proses) perencanaan. Selain itu, hasil penelitian juga memperlihatkan bahwa pembentukan forum bilik hanya berorientasi proyek yang merupakan perwujudan dari perencanaan dari atas ke bawah (top down planning). Hal ini berdampak terhadap dukungan/program dari pemerintah terhadap forum bilik, seperti ketersediaan sarana dan prasarana, pembiayaan/stimulan dan pendampingan/fasilitator, termasuk juga sosialisasi serta pembinaan yang tidak berjalan. Adapun faktor stakeholder internal antara lain: persepsi dan partisipasi masyarakat dan industri serta kelembagaan forum bilik. Persepsi masyarakat terhadap pembangunan secara partisipatif, khususnya dalam pengawasan dan pengendalian pencemaran air sungai masih kurang. Hal ini sesuai dengan informasi yang diperoleh dari sumber data, yaitu bahwa pengelolaan sungai menjadi tanggung jawab pemerintah. Persepsi perusahaan/industri tentang partisipasi dalam pengawasan dan pengendalian pencemaran air sungai baru sebatas pemenuhan kewajiban terhadap peraturan dan perundangan yang berlaku, sehingga inisiatif pihak perusahaan untuk berpatisipasi dalam pengelolaan lingkungan hidup masih kurang. Dari hasil penelitian direkomendasikan untuk menyusun kembali (restrukturisasi) kelembagaan forum bilik dengan konsep perencanaan partisipatif (perencanaan program pembangunan yang bertumpu pada kebutuhan nyata masyarakat), sehingga memberikan peluang dan jaminan partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan. Selain itu, diperlukan program pendampingan (fasilitasi) dan pemberian stimulan kepada forum bilik agar kinerja forum bilik menjadi efektif dan efisien. Dengan demikian, diharapkan pencemaran sungai akibat limbah industri dapat diminimalkan dan pada akhirnya ekosistem sungai dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Forum Bilik as the manifestation of stakeholder participation in environmental management is one of management and control action strategy of waste water in river management. Society has control function in environmental management that can be realized by controling the industrialist performance. Forum Bilik is formed around river basin (Sub DAS) with membership consist of form society (society figure, environmental activity) and industrialist. The forming of Forum Bilik is expected to help government in environment management, especially in management and control action of waste water. Through case study research of society participation in environment management, Forum Bina Lingkungan (Bilik) will be studied in observation of water river contamination. Research will be focused on describing reality that happened in study region for the problem of Forum Bilik performance in observation and control action of water contamination. Data collecting in this research was conducted by direct observation, interview and small group discussion. From the research result, it is found that Forum Bilik activity in study region experiences emptyness, so it can be concluded that performance of Forum Bilik referred as uneffective and unefficient. Factors influencing performance of Forum Bilik is internal stakeholder factor (society and industry) and external stakeholder factor (local government). External stakeholder factor (local government role) is seen in the planning process of Forum Bilik forming where society and industry keep off in every parts of planning process. On the other hand, research result also shows that forming of Forum Bilik is just oriented as the consequence of top down planning. This condition affects governmen􀁗􀂶􀁖􀀃support to Forum Bilik such as availability of basic facilities, defrayal/stimulant, facilitating and also included socialization and construction which are done unwell. Internal stakeholder factor are perception and participation of society, industry and institute of Forum Bilik. Society perception of partisipative development, especially in observation and control action of water contamination still less. This condition is in according with information gotten from data source which tells that river management becomes government responsibility. Whereas company/industry perception about participation in observation and control action of water contamination is limited in obligation accomplishment based on applied regulation and law, so company initiative to participate in environment management still less. From the result of research, it is recommended to rearrange (restructured) institute of Forum Bilik into the participative planning concept (development program planning that lay on real need of society), so that it gives opportunity and guarantee of society participation in decision making. On the other hand, facilitating program and stimulant giving are also needed in order to make Forum Bilik performance become effective and efficient. With all of this, hopefully, river contamination caused by industrial diposal can be minimized and finally river ecosystem can be functioned properly.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Urban and Regional Planning
ID Code:17351
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:23 Jul 2010 08:57
Last Modified:21 Jun 2011 16:33

Repository Staff Only: item control page