Analisis Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Kredit Konsumsi Pada Bank Umum Di Propinsi Jawa Tengah (Periode 2003 - 2007)

AULIA, Andaru Fadhil and BUDININGHARTO, Syaffiudin (2009) Analisis Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Kredit Konsumsi Pada Bank Umum Di Propinsi Jawa Tengah (Periode 2003 - 2007). PERPUSATAKAAN FE UNDIP.

[img]
Preview
PDF - Published Version
101Kb

Abstract

ABSTRAKSI Dalam sistem perekonomian sekarang ini perbankan memegang peranan penting dalam mengejar pertumbuhan ekonomi. Oleh karena fungsi utama bank adalah sebagai perantara antara masyarakat yang kelebihan dana dengan masyarakat yang kekurangan dana, maka usaha pokok yang dilaksanakan adalah kegiatan - kegiatan pada sektor perkreditan. Perkembangan kredit Bank Umum sekarang ini masih dominan disalurkan untuk kredit modal kerja dan disusui oleh kredit konsumsi dan terakhir kredit investasi. Namun laju pertumbuhan kredit konsumsi dibanding jenis kredit lainnya masih yang terbesar dan meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 2003 laju pertumbuhannya sebesar 37,12% dan meningkat hingga 69,01% pada tahun 2004. Sedangkan rata - rata laju pertumbuhan kredit modal kerja dan kredit investasi masing - masing hanya sebesar 15% dan 110/6. Sedangkan porsi kredit konsumsi pada tahun 2003 sebesar 20,73% dari total kredit yang disalurkan dan mengalami peningkatan setiap tahunnya hingga sebesar 34,19% pads tahun 2007. Hal ini menunjukkan bahwaperbankan melihat bahwa kredit konsumsi memiliki tren pertumbuban yang cukup baik dan berekspansi di sektor kredit konsumsi. Kredit konsumsi adalah kredit yang memberi margin cukup besarnamunjugs relatif berisiko dibanding kredit lainnya. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh tingkat suku bunga, PDRB, jumlah penduduk terhadap permintaan kredit konsumsi pada bank umum di daerah Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan metode panel data dengan Wilayah penelitian yang mencakup 35 Kabupaten di Jawa tengah dalam kurun waktu tahun 2003 sampai dengan tahun 2007. Model yang digunakan adalah modelfixedeffect. Hasil uji regresi menunjukkan hanya PDRB yang berpengaruh signifikan terhadap permintaan kredit konsumsi pada Bank Umum di seluruh Kabupaten / Kota di jaws Tengah. Sedangkan untuk tingkat suku bunga dan jumlah penduduk tidak berpengaruh signifikan terhadap permintaan kredit konsumsi Bank Umum di Jawa Tengah. Variabel PDRB memiliki pengaruh yang positif hal ini sejalan karena sebagian besar proporsi PDRB masih didominasi oleh sektor konsumsi. Sedangkan variabel tngkat suku bunga tidak berpengaruh karena seberapapun tingginya suku bungs permintaan kredit akan konsumsi tetap tinggi Karena adanya promosi dari barang - barang konsumsi yang gencar sehingga masyarakat masih mampu untuk membayar cicilan kredit walau dengan bunga tinggi. Jumlah penduduk tidak berpengaruh karena tinggi rendahnya jumlah penduduk bukan merupakan proksi dari repayment capacity masyarakat sehingga tidak mempengaruhi permintaan kredit konsumsi pada Bank umum di Jawa Tengah. Kata Kunci : kredit konsumsi, tingkat suku bunga, perekonomian

Item Type:Other
Subjects:H Social Sciences > HJ Public Finance
Divisions:Faculty of Economics and Business > Department of Economics and Development Studies
ID Code:17343
Deposited By:Mr. Perpustakaan Ekonomi
Deposited On:23 Jul 2010 08:21
Last Modified:23 Jul 2010 08:22

Repository Staff Only: item control page