PERANAN NOTARIS DALAM PENGESAHAN PENDIRIAN PERSEROAN TERBATAS

PURNAWATI , EVA (2006) PERANAN NOTARIS DALAM PENGESAHAN PENDIRIAN PERSEROAN TERBATAS. Masters thesis, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
658Kb

Abstract

Tesis ini mengambil judul: Peranan Notaris Dalam Pengesahan Pendirian Perseroan Terbatas, mengingat kebutuhan akan notaris terutama pada bidang usaha, khususnya dalam tumbuh kembangnya Perseroan Terbatas sebagai badan hukum terutama pada proses pendiriannya, oleh masyarakat global saat ini merupakan kebutuhan primer, karena dengan adanya campur tangan notaris maka perlindungan hukum diharapkan dapat dicapai di samping memenuhi ketentuan undang-undang. Kehadiran akta otentik yang merupakan produk hukum yang dilahirkan oleh notaris adalah pendukung terciptanya konsep kepastian hukum yang merupakan cikal bakal keadilan. Sebuah prosedur adalah kunci dari suatu sistem hukum yang berlaku, tanpa prosedur yang benar dan sesuai dengan undang-undang serta ketentuan yang berlaku, maka seluruh sistem tersebut akan timpang, sehingga prosedur memegang peranan penting dalam sebuah keberlangsungan suatu sistem. Begitu pula dalam sistem pengesahan pendirian Perseroan Terbatas, dimana peranan notaris adalah sebuah mata rantai dari seluruh prosedurnya, terutama dengan lahirnya sebuah sistem baru yang dinamakan SISMINBAKUM sejak tahun 2000 dengan Keputusan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia This Tesis use tittle: The Role of notary in the founding of Limited Corporation legalization, which is the need of notary in business, especially in the growth of Limited Corporation as legal institution in the process of making is considered important. Therefore, besides obeying the rules, the corporation is also able to gain legal protection. In the presence of authentic act--legal product released by notary--is the supportive of law concept that becomes the source of justice. Procedure is the key of the established law, without right procedure that based on the established law, without right procedure that based on established rules and regulations, the whole system will fall therefore, procedure has an important role in maintaining a system. In founding a Limited Corporation, the role of notary becomes the link of all procedures especially after the establishing of legal institution Administration Sistem in 2000 with decree of Minister of Law and Human Rights of Republic of Indonesia number M-01.HT.01.01. Year 2000 about: The Enforcement of Legal Institution Administration Sistem in General Directorial of General Law Administration of Law and Human Rights Departement Republic of Indonesia. Legal Institution Administration System was established to replace the ineffective manual system in the founding of limited Corporation Legalization. Many reasons still support the use of manual system although it against the former rule that mentioned if manual system is no longer usable. Keywords: notary, legalization of Limited Corporation Nomor: M-01. HT. 01.01 TH 2000 tentang Pemberlakuan Sistem Administrasi Badan Hukum Di Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. SISMINBAKUM dihadirkan guna menggantikan sistem manual dalam prosedur pengesahan pendirian Perseroan Terbatas yang dirasa tidak efisien, namun karena berbagai alasan, maka sistem manual tetap berlaku disamping kehadiran SISMINBAKUM, hal ini tentu saja tidak sejalan dengan peraturan pendahulunya yang menyatakan bahwa sistem manual sudah tidak berlaku lagi.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:K Law > K Law (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Notary
ID Code:17260
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:22 Jul 2010 14:04
Last Modified:22 Jul 2010 14:04

Repository Staff Only: item control page