PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEBERADAAN REKLAME DAN ASPEK LEGAL HUKUMNYA DI JALAN SLAMET RIYADI KOTA SURAKARTA

PRAMONO, EDDY DJOKO (2006) PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEBERADAAN REKLAME DAN ASPEK LEGAL HUKUMNYA DI JALAN SLAMET RIYADI KOTA SURAKARTA. Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
1372Kb

Abstract

Pemasangan titik-titik reklame disatu sisi tidak terlepas dari peran masyarakat sebagai objek konsumsi isi reklame, selain itu juga seringkali penempatan titik-titik reklame tersebut merambah kawasan ruang publik perkotaan (public space) yang merupakan tempat berinteraksinya antar masyarakat dalam suatu ruang perkotaan. Pada sisi lain papan reklame sebagai Media Luar Griya (MLG) pemasaran produk barang dan jasa semakin penting perannya sebagai media pemasaran selain media konvensional seperti Televisi, Radio dan Surat Kabar. Perusahaan periklanan (biro iklan) kerapkali hanya mementingkan kliennya dari pada aspek keselamatan, keefektifan dan estetika kota, satu sama lain biro iklan kadang berebut titik-titik pemasangan reklame disetiap sudut kota dengan tidak ragu mengenyampingkan aspek hukum yang ada, sehingga akan berdampak pada kawasan perkotaan seperti hutan reklame. Tujuan dari penelitian tesis ini adalah mengevaluasi keberadaan reklame di Jalan Slamet Riyadi Kota Surakarta dilihat dari persepsi masyarakat (umum dan praktisi periklanan) dan aspek hukumnya. Yang akan dilakukan untuk dapat mencapai tujuan tersebut adalah dengan mengkaji karakteristik reklame yang ada di Jalan Slamet Riyadi, menghitung kontribusi pajak reklame terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta memproyeksikannya untuk beberapa tahun kedepan, menganalisis persepsi masyarakat terhadap keberadaan reklame di koridor tersebut, menganalisis persepsi praktisi periklanan (biro iklan) lokal serta melihat kesesuaian keberadaan reklame dengan regulasi daerah yang relevan. Untuk menganalisis ke-empat sasaran tersebut metode yang digunakan adalah dengan melakukan observasi langsung untuk analisis karaktersitik reklame dengan indikator yang bersumber dari kajian teori, untuk menganalisis kontribusi pajak reklame adalah dengan menghitung besaran pajak reklame dengan data series dari tahun 2001-2003 kemudian melakukan peramalan (forecasting) untuk dapat mengetahui proyeksinya, untuk menganalisis persepsi masyarakat dan praktisi periklanan (biro iklan) metode yang digunakan menggunakan Skala Diferensial Semantik (Semantic Defferensial Scale), untuk biro iklan disertakan pula beberapa pertannyaan yang sifatnya kualitatif, sedangkan untuk menganalisis kesesuaian aspek hukum mengenai keberadaan reklame di jalan Slamet Riyadi adalah dengan metode Skala Guttman dan teknik penelitian hukum dengan melakukan wawancara stakeholders terkait yang sifatnya kualitatif pula. Hasil Analisis menunjukan bahwa karakteristik reklame di jalan Slamet Riyadi di dominasi oleh jenis reklame komersial dibandingkan dengan reklame non-komersial, reklame yang komersial di cirikan dengan bentuk dan ukurannya yang besar, penempatannya selalu pada tempat yang strategis serta didukung oleh pencahayaan yang terang sedangkan reklame yang non-komersial sebaliknya. Analisis proyeksi pajak reklame menunjukan selalu ada peningkatan pajak reklame pada setiap tahunnya dan kontribusi pajak reklame terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 3,2%. Analisis persepsi masyarakat menunjukan bahwa keberadaan reklame di jalan Slamet Riyadi sudah penuh sehingga tidak memenuhi kriteria keefektifan lagi, untuk bentuk, ukuran dan jenis bahan serta ornamen papan reklame di jalan Slamet Riyadi masih belum kelihatan kesesuaian dan keseragaman seperti yang sudah diamanatkan oleh regulasi yang ada. Analisis persepsi biro iklan menunjukan bahwa pemerintah lebih transparan dalam menentukan harga pembukaan lelang, pemerintah hendaknya lebih memperhatikan biro iklan lokal dengan alasan perkembangan perekonomian lokal, memperpendek waktu perijinan dengan meningkatkan profesionalitas birokrasi pelayanan, membuat guideline atau master plan kawasan yang koomperhensif dan dapat dijadikan acuan stakeholders dalam menentukan titik pemasangan reklame baru. Analisis kesesuaian hukum terhdap keberadaan reklame di jalan Slamet Riyadi menunjukan bahwa terdapat regulasi yang dinilai terlalu memberi kewenangan yang besar kepada Walikota sebagai Kepala Daerah dalam menentukan titik-titik pemasangan reklame di Kota Surakarta. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa pemasangan reklame di jalan Slamet Riyadi di lihat dari aspek persepsi masyarakat belum dapat memnuhi kriteria keefektifan dan estetika Kota Surakarta dikarenakan jumlah reklame yang terlalu banyak memenuhi ruang koridor jalan Slamet Riyadi serta belum adanya keseragaman bentuk, ukuran, ornamen serta standarisasi bahan pepan maupun tiang reklame. Sedangkan dilihat dari aspek legal hukumnya keberadaan reklame di Kota Surakarta sudah saatnya dibuat regulasi daerah yang komprehensif meliputi terintegrasinya kriteria teknis pemasangan reklame masing-masing Dinas Teknis, mekanisme lelang, mekanisme perijinan, perlindungan terhadap biro iklan lokal serta master plan kawasan reklame. The mounting of advertisement points in other hand cannot separeted from the community role as the target of advertisements consumption purpose, beside that the locating of the advertisements points often reach the public space region in which effect to annoyed the function of public space itself. In other hand the advertisements boards as the unconventional media, the product market of goods and service either as the marketing media besides the conventional media like television, radio and mass media. Advertisement department often only making accounts of its client than the safety aspect, effectiveness and the city town esthetics, each other advertisement department sometime grabing the mounting of advertisements points in every corner of the city without overruling the existing law aspect, so that in the end will effect for the urban region like advertisement jungle. The purpose of this thesis research is to evaluate the advertisements existence on Slamet Riyadi St. at Surakarta city viewing from the community perception (ordinary and also advertisement practitioner) and the law aspect. The way to reaching those target is to studying the advertisement characteristic on Slamet Riyadi St., calculate the advertisement tax to Pendapatan Asli Daerah (PAD) and also projecting of it for some years forwards, analyzing community perception to the advertisement exisitance in its corridor, analyzing local advertisement department practioner and also to view the fitness of advertisement existence with the relevant regional regulation. To analysis those four target, the used methods are doing the direct observation to analyze the advertisement characteristic with indicator which source from the theory study, to analysis the advertisement contribution is to calculate the advertisement tax unit with its projection data, to analysis community perception and advertisement department practioner the methods is using the Semantic Defferensial Scale, for the advertisement department also include some questions which in qualitative character, while to analysis the law aspect the methods is using the Guttman Scale and fitness by doing interview with the relevant stakeholders which in qualitative character too. The result from some analysis shows that advertisements characteristic on Slamet Riyadi St. dominated by commercial advertisement type compared to non-commercial advertisement, the commercial adverticement is mark by wide form and size, always locate in the strategic place and also supported by bold illumination while the non-commercial advertisement is on the contrary. From the projection analysis advertisement tax always showing the increasing every years, and the contribution of the advertisement tax to Pendapatan Asli Daerah (PAD) equal to 3,2%. Community perception analysis shows that advertisement existence on the Slamet Riyadi St, not fitness yet which commended by the existing regulation. Advertisement department analysis shows that government more transparent in determining the price opening of auction, government better more paying attention to local advertisement department with growth of economics of local reason, cutting short the permit time with increasing the service bureaucracy profesionality, making guideline or comprehensive region master plan and can be made for reference for the stakeholders in determining of the new advertisement points mounting. The fitness law analysis to the advertisement existence on The Slamet Riyadfi St. shows that there are regulation which assessed give too much power to the lord mayor as the regional leader in determining points mounting ot the advertisement in Surakarta city. So that can be concluded that the advertisement points mounting on Slamet Riyadi St. viewed from community perception aspect not yet earned to fulfill the effectiveness and town esthetic. The mentioned before caused by the mount of advertisement which too much fulfilled the corridor region on Slamet Riyadi St. and also there is no equality of the form, size, ornament and standardization of the board and pillar. While viewing from legality law aspect, the advertisement existence in Surakarta city is time to made the comprehensice region regulation covering the integration of the technical advertisement mounting criteria in each technical department, auction mechanism, permition mechanism, the protection for the local advertisement department and also advertisement region master plan.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Urban and Regional Planning
ID Code:17238
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:22 Jul 2010 13:04
Last Modified:22 Jul 2010 13:04

Repository Staff Only: item control page